Website dan Performa Adsense

Orang bilang kalau ingin cepat punya penghasilan lewat adsense itu sebaiknya membuat website yang banyak dengan berbagai niche/ceruk. Dengan banyaknya website dan niche yang dipilih maka traffic kecil yang terdapat pada sebuah blog tidak akan membuat penghasilan adsense 0 (baca: nol). Yah setidaknya begitu teorinya. Tapi prakteknya …
Saya mencoba mempraktekkannya namun akhirnya saya sampai pada titik jenuh, lelah, dan menyerah. 
Trik membuat beragam jenis website dengan niche berbeda ini datang dari website niche pursuit. Pemiliknya Spencer Haws membuat proyek dengan membuat beberapa website dengan niche berbeda. Untuk kontennya ia menyewa beberapa orang melalui sebuah situs freelance.

Bagi orang yang sudah mempunyai website niche dan mendapat penghasilan dari adsense secara kontinu saya pikir tindakannya untuk membuat banyak website cukup bagus. Tapi untuk meniru metodenya dengan blogger.com saya merasakan berapa kesulitan.

Kesulitan yang saya temui antara lain adalah

  1. mengambil url yang pas untuk niche yang saya pilih. Blogger.com adalah situs yang menjadi favorit bagi banyak orang yang mencoba peruntungannya dalam memulai bisnis online. Jadi beragam nama yang berhubungan dengan niche yang saya pilih sudah diambil semua. Solusinya adalah membeli domain TLD yang berarti saya harus mengalokasikan dana untuk itu. Hal ini masih sulit saya lakukan karena pendanaan saya masih satu pintu. 
  2. menulis konten berdasarkan niche yang dipilih. Jangankan menyewa tenaga penulis untuk membuat konten membeli domain TLD saja saya sulit. Menulis sendiri konten? Ah saya kadang merasa buntu untuk menulis sesuatu. Ingat yang ditulis adalah artikel informatif yang menjawab rasa penasaran dari visitor yang berasal dari search engine.
  3. rasa bosan. Kadang (bukan kadang sih, acapkali malahan) seorang blogger kehilangan minatnya untuk menulis. Apalagi menulis sesuatu yang harus masuk dalam kategori SEO.
Disinilah saya mulai untuk kembali berpikir dengan keras dan memutuskan websites yang telah saya bangun apakah harus diterminate atau dibiarkan saja?

Website dan blog apapun itu jika anda telah memulainya maka anda harus serius. Itulah yang disampaikan oleh seorang internet marketer bernama John Chow. Ia sendiri telah menuai kesuksesan menjadi internet marketer dengan website johnchow.com-nya.

Jika saya menganalisa apa yang salah dari metode blogging saya selama ini, maka jawabannya ada pada pernyataan John Chow tersebut. Keseriusan seseorang untuk berbisnis online melalui blog, lanjutnya, harus dibuktikan dengan tindakan. Dan tindakan yang paling sederhana adalah dengan menggunakan hosting dan membeli domain.

Saat saya mencoba menghitung-hitung tindakan pertama yang disarankan oleh John Chow maka saya menemukan kalau modal awal sekitar satu juta rupiah sudah cukup untuk memulai bisnis selama satu tahun.

Dengan kondisi sudah menikah dan perekonomian Indonesia yang lagi down, saya berharap pintu rejeki dari google adsense dapat terbuka. Pay Out pertama dari adsense yang saya lakukan adalah dengan membeli domain TLD atau mungkin juga membeli website yang sudah punya traffic dari situs flippa.

Kesalahan lain yang saya lakukan adalah menghapus postingan yang mempunyai traffic luar biasa. Tulisan yang saya buat bukan tentang adsense atau yang lain tapi trafficnya konstan. Selalu ada dan disana performa adsense saya lebih baik.

Saya tidak merencanakan postingan yang telah dihapus tersebut, hanya mencoba untuk memberikan informasi kepada kelompok masyarakat yang membutuhkannya. Hasilnya luar biasa. Sayang saya tidak mengerti membaca performa adsense yang sangat luar biasa tersebut.

Saya terlambat mengetahui adanya komunitas publisher adsense yang membimbing anggotanya untuk mengembangkan performa adsense yang terdapat di website. Jadi komunitas ini saling berbagi rahasia teknik-teknik untuk meningkatkan performa adsense yang dimiliki.

Tidak ada kata terlambat kata orang, dan yang mulia presiden pun mengajak kita untuk kerja, kerja, kerja. Maka saya mulai bekerja untuk menyambut calon anak dengan PO adsense pada akhir tahun. Hahaha..

Advertisements

Tinggalkan Balasan