Vitamin B (onus) Obat Letih, Lemah, Lesu

Mata ngantuk,badan lemes, lebih enakan lanjutin tidur daripada mandi air dingin. Ada yang pernah ngerasain gejala-gejala yang disebutkan tadi? Itu adalah tanda-tanda karyawan yang jenuh pada pekerjaan, jenuh pada situasi kantor, dan menginginkan situasi baru. Kantor baru, orang-orang baru, penghasilan baru, pekerjaan baru.

Beberapa waktu yang lalu saya melihat sebuah liputan di channel tv indonesia yang membahas tentang loyalitas yang rendah di generasi Y. Generasi Y ini mungkin maksudnya anak-anak muda angkatan 2000-an yang bekerja di sebuah perusahaan. Kalau diangkat menjadi sebuah topik di channel tv tersebut berarti ada sebuah fenomena dimana setiap kantor memiliki turnover karyawan usia muda yang sangat tinggi.

Kalau di kantor saya malah hampir setiap bulan ada saja karyawan yang pindah kapal. Rata-rata alasan kepindahan mereka adalah soal salary. .

Vitamin (B)onus, Penyemangat Saat Salary Dibawah Rata-rata

Ini bukan vitamin B yang diiklan sebuah industri farmasi namun kekurangan atau ketidakmampuan mendapatkan vitamin ini mempunyai gejala-gejala yang sudah saya sebutkan diatas tadi.
Bonus tahunan. Isu mengenai tanggal bonus didapat, jumlah bonus yang diberikan menjadi bahan pembicaraan yang menarik bagi setiap pekerja kantoran. Apalagi ketika Eksternal Auditor telah menyelesaikan audit keuangan dan mengumumkan hasil auditnya. Terkadang isu vitamin B ini lambat laun hilang seiring waktu dan para pekerja kantor yang telah berangan-angan dan berharap kemudian menelan ludah, mengurut dada karena harapan dan kenyataan tidak sesuai. Apalagi dikawasan kantor mengadakan bazar dan disana ada barang yang sedang dibidik.
Politik Manajemen
Vitamin B mungkin hanya sebuah permainan politik elit manajemen kantor untuk membelenggu para pekerjanya. Untuk pekerja yang udah jenuh namun juga oportunis mendapat bonus sebelum mengundurkan diri merupakan sebuah keputusan yang menguntungkan. Dan jika tidak terjadi maka si pekerja hanya akan mendapatkan janji-janji bonus akan tetap akan diberi.
Sebagian orang sudah mulai bisa menerima keadaan dengan tidak adanya bonus dengan berbagai cara. Ada yang biasa saja dalam artian tetap bekerja seperti biasa, ada yang kehilangan semangat yang berefek berkurangnya motivasi kerja, ada yang terang-terangan tidak menerima dengan membeberkan perasaannya baik langsung ataupun tidak. Tergantung pada karakter pribadi bagaimana menyikapinya.
Aturan Pembagian Bonus
Menurut peraturan perusahaan bonus adalah hak karyawan yang diberikan untuk mereka yang telah mempunyai masa kerja satu tahun. Meskipun begitu ada beberapa perusahaan dalam peraturannya tidak mengkhususkan pengertian masa kerja satu tahun tersebut. Karyawan yang berstatus tidak permanen pun bisa mendapat bonus sesuai dengan masa kerjanya dalam perusahaan yang ia dipekerjakan.
Bagi perusahaan lain meskipun masa kerja telah satu tahun dan telah dikeluarkan surat keputusan manajemen tentang pengangkatan karyawan tetap, karyawan yang bersangkutan tidak berhak mendapat bonus (secara prorate sekalipun) karena alasan yang hanya manajemen yang tahu. Bonus memang hak prerogatif Elit Manajemen.

Berusaha survive dan bekerja dengan sakit hati Salah satu cara untuk melewati cobaan yang diberikan elit manajemen ini adalah tetap beraktivitas. Hal inilah merupakan hal tersulit namun mampu melejitkan potensi. Bekerja kemudian disangkut pautkan dengan Berapa yang diterima. Kualitas kemudian menjadi sebuah dagelan.
Ubah suasana kerja dalam bertahan, mengubah tata letak meja kerja contohnya.
Ikhlas. Kata yang mudah namun mempunyai arti mendalam. Ikhlas tidak mudah untuk diamalkan namun jika mampu hidup akan terasa lebih mudah. Inilah obat yang paling mujarab untuk sakit hati oleh angin surga yang pernah ditiupkan Elit Manajemen. Meski tetap bekerja dengan sakit hati, reputasi pribadi tetap harus diperhatikan. Jangan sampai Elit Manajemen yang lain, yang mungkin lebih baik daripada yang disini, akan melihat dan menolong untuk keluar dari perangkap Elit Manajemen ini.

Sekarang pertanyaannya Apakah Elit Manajemen ini Mendengar??

Advertisements

3 Balasan untuk “Vitamin B (onus) Obat Letih, Lemah, Lesu”

  1. Ping-balik: Mari Belajar Tentang Rejeki Yang Barakah/Berkah | PencariCerah

Tinggalkan Balasan