Uncategorized

Tujuh Kebiasaan Untuk Manager

Dapat email promosi dari salah satu penyedia pelatihan untuk manajemen perusahaan, Mardanus Dunamis tentang 7 Habit for Managers. Pelatihannya lumayan mahal kalau menurut kantong saya tapi melihat materinya pelatihan ini akan membantu pribadi seorang pejabat menengah perusahaan untuk menjadi leader. Saya lebih suka menggunakan istilah leader dari pada bos, karena secara esensi karakter pemimpin seorang leader akan membuat bawahannya merasa percaya diri untuk mengeksplorasi kemampuannya dan menemukan arti kerjasama tim yang diimpikan oleh setiap pekerja. Superteam lebih baik dari pada superman, itu pernyataan yang pernah disampaikan oleh seorang mentor saat pelatihan kepemimpinan di kampus dulunya. Melihat kisi-kisi materi yang disampaikan oleh newsletter lembaga Mardanus Dunamis membuat saya kembali nostalgia kemasa-masa kuliah.

[quote]
Seorang pemimpin yang baik membuat timnya mempercayai pemimpin. Seorang pemimpin yang hebat membuat timnya mempercayai diri sendiri. Richard Kovacevich – CEO, Wells Cargo [/quote]

Jika kawan penasaran tentang kisi-kisi materinya silahakan dibaca lebih lanjut

The 7 Habits for Managers:

Habits 1: Be Proactive (Jadilah Proaktif)

* Melihat alternatif, bukan hambatan.
* Fokus pada apa yang dapat mereka pengaruhi.
* Memperluas, bukan membatasi pemberdayaan diri.
* Bertanggung jawab dan memiliki akuntabilitas
* Menjaga komitmen.

Habit 2: Begin With The End in Mind (Mulai dengan Tujuan Akhir)

* Menentukan kontribusi unik mereka sebagai manajer.
* Menentukan hasil-hasil yang aplikatif
* Fokus pada hasil yang ingin dicapai.
* Menyelaraskan priotitas tujuan.

Habit 3: Put First Things First (Dahulukan Yang Utama)

* Fokus pada yang penting, bukan sekadar genting.
* Menentukan beberapa tujuan-tujuan sangat penting (wildly important goals). * Merencanakan secara mingguan, bertindak dalam harian.
* Menggunakan keterampilan manajeman waktu yang efektif.
* Menerapkan keterampilan delegasi yang efektif.

Habit 4: Think Win-Win (Berpikir Menang -Menang)

* Menyeimbangkan antara keberanian dan tenggang rasa,
* Mengelola performa dengan proses Menang-menang.
* Membangun kepercayaan dengan rekan kerja dan anggota tim.

Habit 5: Seek First to Understand Then to Be Understood (Berusaha Mengerti Terlebih Dahulu, Baru Dimengerti) * Melatih mendengarkan secara empati.
* Memberikan umpan balik yang jujur dan akurat.
* Menerapkan komunikasi yang efektif.
* Menerapkan keterampilan mendengarkan secara efektif memahami orang lain.

Habit 6: Synergize (Wujudkan Sinergi)
* Menggali sudut pandang yang berbeda, tidak sekadar menerima perbedaan. * Mewujudkan sinergi untuk mendapatkan alternatif yang baru dan lebih baik. * Menerapkan pengambilan keputusan yang kolaboratif atau bersinergi.

Habit 7: Sharpen The Saw (Asahlah Gergaji)

* Memperlakukan anggota tim sebagai “manusia utuh”.
* Menerapkan perbaikan terus-menerus.
* Mencapai keseimbangan hidup.

Advertisements

Leave a Reply