About these ads

TKW ini Kuliah Sastra Inggris di Universitas Terbuka

Namanya Anisa saat ini ia sedang melanjutkan S2 Sastra Inggris UI. Tapi siapa yang menyangka jika Anisa, mahasiswa magister sastra inggris, tersebut sebelumnya bekerja sebagai salah satu Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Singapura.

Pendidikan menjadi prioritas yang sangat tinggi bagi para pekerja wanita di luar negeri. Anisa adalah contoh dari ratusan mahasiswa Universitas Terbuka yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Linda A. Gumelar, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Terbuka (IKA UT), menyebutkan jika minat para tenaga kerja wanita menambah pengetahuan sangat tinggi. Contohnya untuk para TKW di Singapura, mahasiswa yang mengikuti perkuliahan di UT jumlahnya mencapai kurang lebih 350 orang.

Salah satunya adalah Anisa. Awalnya ia adalah anak seorang petani di Brebes yang harus menjadi TKW karena ingin membantu keuangan keluarga. Sekarang Anisa telah menjalani masa perkuliahan di jenjang magister Universitas Indonesia dan Linda berharap Anisa dan teman-teman TKS yang lain mampu untuk berkarya lebih baik lagi di Indonesia.

Saat ini banyak TKW yang mengikuti perkuliahan di Universitas Terbuka. Para mahasiswa tersebar di 28 negara termasuk Singapura. Harapan para TKW ini tidak muluk-muluk yaitu bisa lulus program perkuliahan dan bekerja dengan layak di Indonesia. Seperti pengakuan Destra pada postkotanews baru-baru ini

“Mudah-mudahan tahun depan saya lulus dan ingin kembali dan bekerja di Indonesia setelah hampir 6 tahun tinggal di Singapura.”

Destra adalah salah satu mahasiswa UT yang berasal dari Banyumas. Ia dan 11 orang mahasiswa UT lain dari Singapura sedang bersilaturahim ke kampus UT Pondok Cabe.

Meskipun sudah lama berdiri tetapi masih banyak rakyat Indonesia (calon mahasiswa) yang tidak mengetahui jika Universitas Terbuka tidak kalah dengan Universitas yang sudah dikenal saat ini. Biasanya para guru di pelosok daerah mengikuti program dari Universitas Terbuka untuk mendapatkan gelar Sarjana sebagai salah satu syarat untuk program sertifikasi dari pemerintah.

Selain dari biaya kuliah yang lebih terjangkau, waktu perkuliahan di Universitas Terbuka lebih fleksibel dibandingkan jadwal perkuliahan di universitas-universitas pada umumnya.

About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: