Tanggapan Gerindra, #PapaMintaSaham

1. Selamat malam sahabat. Malam ini @Gerindra akan membahas mengenai Freeport yang saat ini sedang banyak dibicarakan.

2. Mengenai kasus Freeport ini, kita dapat melihat dari sudut pandang lain. Seperti persoalan Neokolonialisme.

3. Ketika kasus ini mencuat ke publik & sekarang sedang berjalan di MKD. Ada pihak yang sedang bertepuk tangan di atas kegaduhan kasus ini.

4. Dengan mencuat nya kasus tersebut ke publik, perhatian sebagian besar orang belakangan ini hanya tertuju kepada “Pemburu Rente”.

5. Dengan mencuat nya kasus tersebut ke publik, perhatian sebagian besar orang belakangan ini hanya tertuju kepada “Pemburu Rente”.

6. Sekarang Sudirman Said dan bos Freeport dianggap sebagai pahlawan.

7. Sementara para anggota MKD, sekalipun pertanyaan-pertanyaannya cukup penting, telah terlanjur dicap sebagai penjahat.

8. Seolah-olah Freeport adalah perusahaan yang bersih. Padahal sejak masuk hingga sekarang, perusahaan ini menenteng banyak catatan hitam.

9. Pertama, kontra karya (KK) pertama Freeport sebenarnya dapat dianggap ilegal. Ada beberapa fakta penting di sini.

10. KK pertama diteken ketika Papua belum remis menjadi wilayah RI (Pepera baru dilakukan tahun 1969).

11. Kedua, (Alm) Soeharto sebagai penandatangan KK itu masih berstatus ‘pejabat sementara Presiden’.

12. (Alm) Soeharto diangkat sebagai Presiden resmi tanggal 27 Maret 1968.

13. Ketiga, Forbes Wilson, kepala Freeport Suplhur Company saat itu, mengira pemerintah Indoensia berada di bawah tekanan AS.

14. Praktek bisnis Freeport jelas telah merugikan Indonesia. Dan Freeport terlalu serakah.

15. Pasalnya, sejak kontrak dengan Indonesia dari tahun 1967 hingga 2014, Freeport hanya membayar royalti sebesar 1%.

16. Padahal, di negara-negara lain royalti emas rata-rata sekitar 6-7%.

17. Praktek Freeport juga mengabaikan kesehatan lingkungan. Puncak gunung Ertsberg kini sudah menjadi lubang raksasa sedalam 360 meter.

18. Dataran rendah sungai Ajkwa kini menjadi tembat buangan limbah tailing Freeport yang mencapai 300.000 ton/hari.

19. Operasi Freeport di bumi Papua berjalan beriringan dengan praktek kekerasan terhadap aktivis di daerah pertambangan.

20. Di awal-awal beroperasinya, yakni antara 1972-1977, lebih dari 1.000 orang Amungme meninggal karena kekerasan.

21. Belum lagi, untuk mengamankan kepentingannya, Freeport menggelontorkan dana jutaan dollar AS kepada para ‘penjaga keamaanan’.

22. Tidak mengherankan jika Freeport memiliki kedekatan dengan aparatus bersenjata tadi.

23. Dan Presdir Freeport saat ini, Maroef Sjamsoeddin, mantan Wakil Kepala Badan Intelejen Negara periode 2011-2014.

24. Freeport berulang kali mengangkangi hukum Indonesia. Mulai dari keengganan duduk di meja renegosiasi kontrak.

25. Mengabaikan aturan larangan ekspor bahan mentah, hingga meminta perpanjangan kontrak karya sebelum waktu yang diatur dalam UU.

26. Eksistensi Freeport tidak begitu berkontribusi terhadap kehidupan rakyat di sana.

27. Hingga tahun 2014 lalu, Papua masih merupakan provinsi termiskin di Indonesia.

28. Tragedi kelaparan juga kerap terjadi di tanah yang kaya raya atas alamnya itu.

29. Karena kemiskinan dan keterbelakangan, rakyat Papua juga paling rentan dibunuh oleh penyakit yang mematikan.

30. Baru-baru ini ada 50-an anak meninggal karena virus yang belum diketahui.

31. Kehadiran Freeport di Indonesia juga sangat erat berkaitan dengan sejarah neokolonialisme di Indonesia.

32. Menurut Bradley Simpson, seorang dosen sejarah, Freeport ada “ujian penting untuk membuktikan komitmen rezim baru”.

33. Poin terakhir inilah yang terpenting. Sebab, hingga detik ini, persoalan terbesar bangsa kita adalah neokolonialisme.

34. Neokolonialisme lah yang merusak tatanan politik, ekonomi, dan sosial bangsa kita hingga sekarang ini.

35. Di bidang ekonomi, neokolonialisme hanya menempatkan ekonomi Indonesia sebagai penyedia bahan baku.

36. Tenaga kerja murah, pasar bagi produk negeri kapitalis maju, dan tempat penanaman modal asing.

37. Akibatnya, ekonomi Indonesia tidak pernah bergeser dari ekstraktivisme.

38. Yaitu eksploitasi SDA dengan orientasi dijual dalam bentuk bahan mentah di pasar global.

39. Karena itu, percuma jika rakyat terus mencaci anggota MKD tanpa berpikir merombak struktur ekonomi kita yang sangat neokolonial.

40. Sedangkan para pejabat negara saat ini sebagai pelayan setia bagi kepentingan investor asing.

41. Inilah yang dapat kita lihat dari sisi lain dalam mencuatnya kasus ‘Papa Minta Saham’ ini.

42. Akhirnya, atas mencuatnya kasus ini. MKD mengatakan telah menemukan kasus besar baru yang tidak sengaja ditemukan.

43. Kasus tersebut ditemukan ditengah proses berjalannya sidang.

44. Pihak MKD mengatakan ada pihak eksekutif yang bermain di balik perpanjangan kontrak Freeport yang seharusnya masih 6 tahun lagi.

45. Pihak MKD juga mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang sengaja menjadikan kasus ini sebagai ‘drama’ yang berkepanjangan.

46. Sehingga kasus ini menjadi ajang ‘sidang media’ dan ‘sidang opini’ yang menggiring persepsi rakyat ke arah yang lain.

47. Mari kita kawal terus kasus ini dengan harapan jika ada kasus besar lainnya yang dapat ditemukan dan segera dapat diselesaikan.

48. Dan para pelaku-pelaku yang bermain dibalik kasus ini mendapatkan ganjaran yang sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan.

Baca Transkrip Lengkap #PapaMintaSaham  http://www.kandrawilko.info/2015/12/transkrip-lengkap-papamintasaham.html

About these ads

Leave a Reply