Warung Internet: Memulai Blogging dan Bisnis Online

Warung Internet atau yang lebih dikenal dengan warnet memberikan pengalaman dan manfaat yang sangat luar biasa bagi saya. Awal saya mendapatkan pekerjaan adalah bekerja di salah satu warung internet di kota Bukittinggi. Dari menjaga warnet inilah saya mengenal apa yang namanya blogging dan juga bisnis online, kegiatan yang saya lakukan hingga saat ini.

kegiatan di salah satu warung internet di Indonesia
sumber probisnis.net

Warung Internet saat ini lebih banyak digunakan untuk bermain game online bagi anak-anak atau beberapa orang dewasa yang gemar bermain game. Meski saya dengar keuntungannya cukup besar saya tidak tertarik dengan kesempatan membuat sebuah warnet dengan fokus untuk game online. Saya lebih suka warnet yang khusus diperuntukkan bagi orang-orang yang ingin belajar dengan memanfaatkan internet dan juga informasi yang didapat darinya. Sayang itu masih berupa mimpi bagi saya, karena hingga saat ini belum ada modal terkumpul untuk membuat sebuah warung internet.

Warung Internet: Pekerjaan Pertama

Pada saat saya memulai pekerjaan sebagai seorang penjaga warnet, orang tua saya merasa keberatan. Wajarlah. Anaknya susah payah lulus sarjana dari perguruan tinggi namun pekerjaan yang didapat bisa dikatakan tidak sesuai dengan gelar yang dikejar. Tapi saya meyakinkan beliau bahwa bekerja di warung internet hanyalah sebuah batu pijak agar saya dapat melompat lebih tinggi.

Setelah lulus di perguruan tinggi di kota Padang saya harus balik ke kampung untuk merencanakan langkah kehidupan saya setelah kuliah. Mendapatkan pekerjaan di Sumatera Barat cukup sulit apalagi jika anda diberikan impian orang tua untuk bekerja di belakang meja dan memakai dasi. Jadi mendapatkan pekerjaan walau tidak sekeren yang diimpikan orang tua harus disyukuri.

Manfaat Bekerja di sebuah Warung Internet

Ada banyak manfaat yang saya ambil dari masa kerja saya sebagai seorang penjaga warung internet di kota Bukittinggi. Pertama saya bisa melamar pekerjaan melalui situs-situs lowongan kerja seperti jobsdb, jobstreet dan lain sebagainya. Kedua saya bisa belajar lebih banyak tentang komputer dan cara merawatnya. Ketiga saya belajar banyak bagaimana mengatur local area network dan settingan ip statis (pelajaran yang tidak akan ditemukan di jurusan sastra inggris meski mengambil pelajaran computer assisted language learning sekalipun). Keempat saya belajar menulis dan belajar mencari bisnis melalui internet.

Saya bekerja di warung internet tersebut hampir setahun lamanya. Setelah genap setahun bekerja di warnet tersebut saya mendapatkan kesempatan untuk merantau ke Jakarta. Berawal dari sebuah acara kondangan sekarang saya bekerja di salah satu perusahaan di Jakarta (bukan karena warnet emang).

Ada banyak pelajaran yang saya dapatkan dari pekerjaan pertama ini. Pelajaran-pelajaran yang berguna saat saya merantau ke Jakarta dan hingga kini setelah lebih dari 5 tahun tetap saya gunakan dalam kegiatan sehari-hari. Melihat perkembangan warung internet yang semakin lama malah semakin mirip tempat bermain anak-anak saya merasa cukup prihatin. Informasi dan ilmu yang didapat melalui internet itu lebih banyak daripada kesenangan sementara yang didapat dari 6 jam bermain game online tanpa henti.

Tapi sebagian orang punya pandangan masing-masing ada yang sangat idealis seperti frederic kanoute atau ustadz rahmat abdullah, ada yang tidak punya pendirian sama sekali asalkan bisa merasakan kesenangan sementara yang melenakan.

 

Advertisements
Iklan

Fenomena UAN (Ujian Akhir Nasional)

Ujian akhir nasional atau UAN merupakan sebuah kebijakan pemerintah untuk menentukan standar mutu pendidikan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam perjalanannya pemerintah sering mengevaluasi standar nilai kelulusan seorang pelajar dari 3.01 (tahun 2002/2003) menjadi 4.25 (tahun 2003/2004).

Yang memberi penilaian kepada pelajar itu adalah guru di sekolah. Penilaian uan pun tidak berbeda. Pemerintah melalui guru yang mengajar di sekolah-sekolah memberikan nilai terhadap terhadap prestasi belajar siswa baik berupa tes formatif maupun tes sumatif. Kedua tes tersebut kemudian digabung untuk menentukan nilai akhir yang menentukan kelulusan siswa terhadap mata pelajaran yang diikutinya selama ini. Hanya saja dalam ujian akhir nasional ada tiga sampai empat mata pelajaran yang diujikan, hal ini sangat berbanding terbalik dengan banyaknya mata pelajaran yang diikuti siswa saat masa sekolah.

Uraian diatas merupakan salah satu dari ribuan protes yang disuarakan oleh praktisi pendidikan di Indonesia. Saya mendapatkannya dari salah seorang mahasiswa S-3 asal papua yang diterbitkan di blog https://pealtwo.wordpress.com/efektivitas-ujian-nasional-un/.

Mitos UAN (Ujian Akhir Nasional); Lulus 100%

Kita semua tahu bahwa semua sekolah apalagi orang tua, pendidik, maupun pemerintah daerah menginginkan penilaian baik dari pemerintah dengan cara semua peserta didik (pelajar) dapat lulus pada saat pengadaan uan. Bahkan untuk mencapai tujuan tersebut tidak jarang ada hal-hal yang tidak mendidik yang diajari kepada pelajar agar sekolah mendapatkan prestasi lulus 100%.

Tidak sedikit sekolah yang berkolaborasi dengan pemerintahan daerah membuat strategi yang “jitu” untuk mengadakan kecurangan agar pada ujian akhir nasional nanti para siswa di sekolah-sekolah dapat lulus semua. Contekan terkoordinir adalah salah satu cara yang dilakukan pihak sekolah agar siswa dapat lulus dalam mata pelajaran yang diujikan di uan.

Baca: http://m.news.viva.co.id/news/read/224297-kesepakatan-saling-contek-saat-uan

Padahal semua tahu kemampuan masing-masing siswa berbeda dan persebaran fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar pun berbeda antar satu sekolah dengan sekolah lainnya bahkan antar satu daerah dengan daerah lainnya. Coba cek saja fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar antara sekolah di Jakarta dengan sekolah yang berada di Sumatera Barat atau yang lebih ekstrim fasilitas belajar-mengajar sekolah di Jakarta dengan sekolah di Papua Barat.

Dengan perbedaan yang sangat mencolok tersebut standar lulus seorang siswa di ujian akhir nasional tak sepatutnya sama antara satu dengan yang lainnya. Jangan hanya karena mengejar prestasi lulus 100% mental siswa dirusak dengan cara-cara yang tak elok dan tak patut seperti contek terkoordinir tersebut.

Diasingkan karena menolak kecurangan di Ujian Akhir Nasional

Prestasi instant yang digunakan dengan cara-cara yang menodai sebuah lembaga pendidikan seperti diatas secara tidak sadar membuat masyarakat memaklumi. Hanya orang-orang yang masih membuka nurani yang menolak bentuk pendidikan yang tidak baik ini dan hasilnya tidak seperti film-film di bioskop maupun di televisi. Hal ini terjadi pada keluarga Ny Siami dari Surabaya.

Tak terima anaknya diajari untuk mencontek, Ny Siami melaporkan oknum guru dan kepala sekolah ke dinas pendidikan yang berakibat dimutasi dan pangkatnya diterima. Tindakan Ny Siami ini ternyata tidak disukai oleh warga sekitar dan memberikan hukuman sosial terhadap keluarganya. Akibatnya Ny Siami dan keluarga pindah ke daerah lain untuk kebaikan keluarganya.

Baca: https://rinaldimunir.wordpress.com/2011/06/13/jujur-itu-mahal-kasus-ny-siami-dan-sdn-gadel-surabaya/

 Kesimpulan

Uan (Ujian Akhir Nasional) adalah cara pemerintah untuk melihat mutu pendidikan yang berjalan di republik Indonesia ini. Tujuannya pasti baik yaitu agar negera ini dapat sejajar dengan negara-negara lain yang telah “maju”. Tapi fenomena-fenomena yang membawa iklim buruk bagi pendidikan yang terdapat saat ujian akhir nasional harus dihilangkan. Agar tidak ada lagi kasus-kasus “agar bapak senang” yang membuat tujuan penting pendidikan tersebut hilang dan membekas pada generasi-generasi penerus bangsa Indonesia ini.

Eduardo Saverin, Co-Founder Facebook di Orami

Anda masih ingat Eduardo Saverin?

Bagi anda yang sempat menonton film The Social Network, anda pasti mengingat pemuda ini.

Eduardo Saverin adalah Chief of Financial Officer facebook atau lebih dikenal sebagai pendiri sosial media facebook. Selain pernikahannya dengan wanita keturunan Indonesia yang tinggal di Singapura ternyata ada lagi kabar yang tidak diketahui banyak orang. Continue reading “Eduardo Saverin, Co-Founder Facebook di Orami”

Superman Dan Perang Dunia Kedua

Superman dan perang dunia kedua, apa hubungannya menurut anda? Sebagian dari kita mungkin tidak mendapatkan hubungan antara karakter komik Superman dan Perang Dunia kedua.

Namun anggapan ini akan berubah setelah anda membaca artikel mengenai hubungan Superman dan perang dunia kedua di situs www.research.calvin.edu. Situs tersebut diatas mendapatkan sebuah kopi dari surat kabar Das Schwarze Korps yang diterbitkan pada 25 April 1940. Dalam surat kabar terdapat sebuah artikel yang membahas tentang Jerry Siegel dan karakter ciptaannya Superman.

superman dan perang dunia kedua
gambar dari dailymail.co.uk

Serangan Jerry Siegel (Jerry Siegel attacks!) begitu judul artikel yang terdapat di surat kabar Das Schwarze Korps. Sebelum membahas mengenai artikel yang membahas Jerry Siegel (pencipta Superman) dan perang dunia kedua, terlebih dulu kita kenali mengenai surat kabar Das Schwarze Korps yang menerbitkan tulisan tersebut.

Das Schwarze Korps merupakan surat kabar dwi mingguan kepunyaan SS (baca:Schutzstaffel). Terjemahan Das Schwarze Korps sendiri adalah Korps Baju Hitam. Surat kabar ini kemudian digunakan oleh Nazi untuk melancarkan propaganda dan serangan pada grup-grup politik yang mempunyai ideologi berseberangan dengan Schutzstaffel. Selain Yahudi (bangsa Yahudi, bukan agama) grup-grup yang selalu diserang dalam tulisan surat kabar ini adalah Katolik, Komunisme, Freemansory dan lain-lain. Setiap anggota SS diwajibkan untuk membacanya, dan surat kabar ini pun disirkulasikan secara gratis untuk setiap anggota Schutzstaffel.

Saya beranggapan bahwa anda paling tidak sudah memahami prinsip dari surat kabar Korps Baju Hitam ini dan sekarang mari kita lanjutkan tentang artikelnya yang berjudul Jerry Siegel Attacks!

Artikel yang berjudul Serangan Jerry Siegel tersebut mempunyai dua pokok pembahasan yaitu tentang Jerry Siegel dan juga tentang Superman. Dalam artikel yang diterbitkan pada 25 April 1940 tersebut penulis menyebutkan bahwa Jerry Siegel sedang memprovokasi pemuda-pemuda Amerika melawan Jerman.

Pendapat penulis tersebut didasari oleh kisah Superman dan perang dunia kedua yang dikarang oleh Jerry Siegel dan diterbitkan oleh media massa Look (saya masih mencari tahu apakah Look ini sebuah majalah atau surat kabar). Kisah Superman yang seharusnya hanya beredar di Amerika ternyata juga diterbitkan di surat kabar Das Schwarze Korps. Namun kisah superman tersebut tidak hanya terbit di harian khusus SS tersebut, kisah superman menghentikan perang dunia kedua dibahas secara khusus oleh surat kabar ini.

Mengenai tokoh Superman sendiri, penulis artikel Jerry Siegel Attacks! mengatakan bahwa tokoh yang diciptakan oleh Jerry Siegel tidak sesempurna yang dikira. Superman banyak melanggar norma-norma yang berlaku seperti norma kesopanan (muncul di gedung Liga Bangsa-Bangsa di Jenewa dengan hanya menggunakan pakaian renang), logika, dan fisika.

Kesimpulan dari judul artikel Das Schwarze Korps, Jerry Siegel attacks! adalah prihatinnya pihak Jerman (dalam hal ini penulis artikel Jerry Siegel Attack!) terhadap kemungkinan rusaknya moral anak muda Amerika dikarenakan membaca komik Superman yang ditulis oleh Jerry Siegel. Kerusakan yang ditimbulkan oleh komik Superman menurut penulis adalah mempropagandakan kebencian, kecurigaan, kejahatan, malas dan kriminalitas untuk anak-anak muda.

Dalam artikel yang didapat dari sumber www.research.calvin.edu/german-propaganda-archieve/superman.htm dapat kita baca bahwa hubungan antara superman dan perang dunia kedua adalah hubungan propaganda. Tidak hanya pada pembaca yang ditargetkan tapi juga pada pembaca umum.

Pembaca yang ditargetkan maksud saya adalah seperti surat kabar Das Schwarze Korps yang wajib dibaca oleh setiap anggota Schutzstaffel. Sedangkan pembaca umum adalah pembaca komik Superman yang tidak terbatas pada usia maupun pilihan politik. Baik keduanya memberikan pandangan terhadap dunia yang diinterpretasikan sendiri-sendiri oleh pembacanya.

Semoga tulisan mengenai hubungan superman dan perang dunia kedua dapat memotivasi anda dalam masuk ke jurusan sastra inggris.

Sejarah Superman dari Sumbernya Langsung

Sejarah superman dipenuhi berbagai macam intrik dan drama sebagaimana didalam komik. Konflik yang paling mengejutkan dan sangat besar dampaknya bagi para fans adalah tuntutan dari pengarang dan ilustrator Superman ke penerbitnya DC Comics.

sejarah superman dari masa ke masa
via google

Saya mempunyai pertanyaan untuk penggemar Superman saat ini, apakah andamengenal Bapak-nya Superman? Atau fans die hard superman melupakan sang Bapak karena terkesima dengan sang Anak?

Sejarah superman menarik untuk saya angkat di tulisan kali ini. Proses penciptaan sebuah karya sastra (komik bisa disebut karya sastra ndak ya?) yang fenomenal seperti Superman bagi saya menarik untuk digali.

Pertama untuk sejarahnya yang fenomenal yang membuat dua pengarang akhirnya clash dengan penerbit, kedua budaya yang dipengaruhi oleh kisah-kisah superman baik dari komik maupun film.

Saya mengenal tokoh superman di usia 7 atau 8 tahun melalui film Superman yang diaktori oleh Christopher Reeve. Saya menonton film tersebut ketika kaset video player masih seperti sebuah kaset tape namun berukuran jauh lebih besar.

Saya tidak mengenal tokoh superman lewat komik karena baru setelah adanya internet saya mendapatkan komik-komik superman (caranya dengan google hacking, baca aja tulisan saya tentang google hacking). Komik yang saya dapatkan dari internet pun tidak hanya kisah superman saja tapi kisah superman dengan teman-teman superheroes dc yang lain.

Banyak orang yang mengenal tokoh fiksi karya Joe Schuster dan Jerry Siegel, Superman yang diterbitkan oleh DC Comics tapi jarang yang membahas tentang pengarangnya. Superman diciptakan oleh dua sahabat Joe Schuster dan Jerry Siegel.

Keduanya membagi tugas Joe Schuster membuat ilustrasi dan Jerry Siegel menulis jalan cerita.

Sejarah superman di awal kemunculannya tidak seperti karakter yang kita kenal saat ini. Superman pada awalnya adalah seorang manusia super yang berkarakter sebagai penjahat dengan kostum yang sangat biasa yaitu t-shirt dan celana pendek.

Tokoh superman sebagai karakter penjahat ini dapat dilihat pada The Reign of Superman. Karakter Lex Luthor, yang jadi musuh bebuyutan superman sekarang, adalah karakter superman diawal pencetusannya. Sayang kisah ini tidak sukses di pasaran.

Dengan bekal The Reign of Superman, Jerry Siegel kemudian membuat kisah superman dengan karakter yang sama sekali berbeda. Superman versi baru Jerry Siegel merupakah seorang pahlawan yang tidak hanya mempunyai kekuatan fisik di atas rata-rata manusia tetapi juga mempunyai moralitas yang tinggi.

Saking tingginya moral superman kadang membuat rekan-rekannya menjadi geregetan, seperti pisah jalannya Wonder Woman dan Superman dalam menghadapi krisis di dalam komik berjudul Kingdom Come.

Balik ke sejarah superman dari sumbernya. Joe Schuster awalnya menggambar Superman tanpa kostum yang kita kenali saat ini. Pada saat Jerry Siegelmemberikan ide tentang pahlawan super, Superman digambarkan sebagai pemuda biasa yang memakai t-shirt dan celana pendek.

Karakter yang sangat jauh dari seorang tokoh super yang menggunakan celana dalam diluar dan juga mempunyai simbol S di dada.

Komik Superman pertama kali muncul di bulan Juni 1938 di acara Action Comic #1. Sebelum menjadi sebuah komik, kisah Superman yang dibuat oleh Jerry Siegel dan Joe Schuster dibuat menjadi komik strip untuk sebuah surat kabar. Perubahan dari komik strip menjadi sebuah komik utuh terjadi pada saat Jerry memberikan jalan cerita superman yang telah selesai kepada Joe untuk dibuatkan gambarnya.

Karakter superman tidak jauh beda dari karakter penciptanya, Jerry Siegel dan Joe Schuster. Satu sisi Clark Kent (alter ego dari Superman) adalah seorang reporter kaku yang tidak populer sedangkan di sisi lain, Superman sang pahlawan yang diidolai oleh banyak orang.

https://web.archieve.org/web/20030804000012/http://superman.ws/seventy/interview/