Sitok Srengenge Akhirnya Menjadi Tersangka Kekerasan Seksual

Berita tentang Sitok Srengenge mungkin tidak akan menjadi headline bagi media-media besar, karena kasus ini menyeret seorang tokoh seniman yang berafiliasi pada organisasi yang di-“lindungi”. Saya mengapresiasi lembaga kemahasiswaan Universitas Indonesia yang dengan gigih melindungi korban (yang juga merupakan mahasiswa UI) dan mengupayakan agar pelaku kekerasan seksual ini menghadapi hukuman atas perbuatannya yang merugikan korban. Pekerjaan Rumah bagi para civitas akademik Universitas Indonesia tentu tidak hanya sampai dalam membuat pelaku kekerasan seksual ini menjadi tersangka tapi terus berlanjut hingga pengadilan menetapkan hukuman setimpal atas perbuatan yang telah dilakukannya. Lanjutkan membaca “Sitok Srengenge Akhirnya Menjadi Tersangka Kekerasan Seksual”

Advertisements

Lyric We Will Not GO DOWN (Gaza), Michael Heart

A blinding flash of white light Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover Not knowing whether their dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the Smokey haze

We will not go down in the night without a fight
You can burn up our mosque, and our homes, and our schools
But our spirit will never die
We will not go down in Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While so called leaders of countries afar
Debated on whose wrong or right

But their powerless word were in vain
And the bombs fell down like acid rains
Through the tears and the blood and the pain
We can still hear that voices on the Smokey haze

We will not go down in the night without a fight
You can burn up our mosque, and our homes, and our schools
But our spirit will never die
We will not go down in Gaza tonight

We will not go down in the night without a fight
We will not go down in Gaza tonight

Transcripted by kandra
Download

Dua Berita Dua Hasil Yang BERBEDA

setidaknya ada dua berita yang paling menghebohkan diakhir tahun masehi ini. berita pertama adalah perang blogger melawan situs kapanlagi.com yang dianggap telah menipu para blogger yang mempromosikan situs tersebut pada blognya masing-masing. untuk kejadian ini kasus telah ditutup (setidaknya bagi saya) karena kapanlagi.com telah mengumumkan nama-nama pemenang dari kontes yang ia adakan.

berita kedua adalah penyerangan zionis israel ke palestina. penyerangan zionis babi ini mungkin hadiah tahun baru hijriyah bagi rakyat palestina. dengan alasan pembalasan atas penyerangan roket Hammas ke daerah mereka, puluhan dan mungkin ratusan nyawa rakyat sipil palestina melayang. Jika berita pertama cukup saya tutup kasusnya, namun tidak demikian halnya dengan kasus kedua ini. pertama saya seorang muslim yang tidak bisa memberikan bantuan yang nyata bagi saudara-saudara saya seiman disana, hanya dukungan dan bantuan dari jagad dunia maya ini yang saya berikan pada mereka. dan saya sadar bantuan seperti ini tidaklah cukup.

apalagi saya mendengar dari sekilas info rcti bahwa daerah gaza telah diblokade oleh pasukan babi zionis. penduduknya tidak dapat bantuan sama sekali, bahkan para sukarelawan yang akan memberikan bantuan ditembaki kapalnya di perairan internasional dan tanpa peringatan sebelumnya. tindakan mereka sudah kejam, dan mereka masih mendapat dukungan dari amerika serikat. saya tidak terlalu berharap si pesakitan amerika dapat membantu penyelesaian konflik ini, karena babi-babi zionis di washington dan new york telah merantai kebebasan di sana.

alasan kedua kenapa saya harus segera posting masalah ini adalah karena saya melihat dan ikut merasakan bahwa gerakan perlawanan dari dunia maya, dari komunitas blogger adalah sebuah senjata yang bisa tidak hanya seorang muslim yang jaraknya jauh dari daerah peperangan, namun juga semua orang yang suaranya selama ini ditekan oleh media-media yang dikuasai zionis. saya yakin di amerika sendiri atau di belahan dunia yang mayoritas dihuni non-muslim sepakat bahwa israel adalah negara yang kejam dan tidak legitimate berdirinya walaupun dua negara adikuasa waktu itu menyetujui pendiriannya. alasan berdirinya israel sangat tidak masuk akal. di palestina memang ada komunitas yahudi akan tetapi mereka tidak mendapatkan perlakuan rasis disana. mereka menjadi penduduk palestina yang rukun dengan tetangganya yang islam maupun kristen. pemberian tanah palestina kepada suku yahudi zionis merupakan pelanggaran, karena palestina adalah sebuah negara berdaulat sebelum PLO terbentuk.

maka dari itu sikap setia kawan dan dukungan yang buta dari si pesakitan amerika dan sekutunya merupakan bentuk sikap rasial terhadap muslim. kenapa saya sebut muslim? karena tekanan yang diberikan oleh dunia barat pro zionis babi ini adalah untuk melemahkan HAMAS menjelang pemilu palestina. HAMAS sendiri telah menyatakan sikap tegas untuk tidak lemah terhadap tekanan tersebut.