Blogspot atau WordPress Untuk Adsense? Mana Yang Lebih Bagus?

Blogspot atau WordPress Untuk Adsense? Saya sendiri masih bingung memilih salah satu diantara dua platform blogging populerini. Hampir semua blogger yang saya kenal di forum iapd menghasilkan uang dari blog via adsense dengan menggunakan blogger atau adsense. Saya pribadi malah menggunakan keduanya sekaligus untuk mengetahui mana yang lebih bagus, blogger atau wordpress. Makanya jika anda bertanya kepada saya untuk memilih salah satu dari dua platform blogging tersebut saya masih belum bisa memberikan jawaban pasti.

google adsense logo
logo lama google adsense

Hingga saat ini saya belum menerima pembayaran dari adsense atas tampilan iklan yang ada di dalam blog saya. Maka artikel kali ini lebih banyak pada pengamatan saya pada rekan-rekan di forum yang sudah mendapatkan penghasilan bulanan melalui program adsense. Dari pengalaman saya mengikuti program adsense dengan menggunakan kedua platform populer di dunia saat ini jawaban sementara saya bagi pencari dolar via adsense adalah gunakan platform wordpress.

Saya menggunakan wordpress self hosted setelah sukses mendapatkan penghasilan melalui program WordAds. Program WordAds ini hampir sama cara kerjanya dengan adsense. Tidak jarang saya melihat karakteristik iklan adsense ketika melihat iklan WordAds yang tayang di blog sendiri.

WordPress vs Blogger sudah menjadi perdebatan yang cukup alot diantara blogger dan juga publisher adsense di seluruh dunia. Ada blogger yang sudah pindah dari blogger ke wordpress, pun ada yang pindah dari wordpress ke blogger. Masing-masing mempunyai alasannya sendiri.

Dengan tujuan blogging anda agar mendapatkan penghasilan yang wow dari program adsense banyak calon blogger yang bingung pilih blogger atau wordpress. Makanya tulisan ini akan saya bahas tentang pertimbangan anda dalam memilih platform blogging, blogspot atau wordpress untuk adsense.

Agar tidak ambigu saya ingin menegaskan jika platform wordpress yang saya maksud dalam tulisan ini adalah aplikasi yang membantu anda untuk membuat website/blog. Aplikasi ini disebut Content Management System atau CMS. Untuk menggunakan CMS wordpress ini anda harus mengeluarkan modal yang lebih banyak dibandingkan menggunakan platform blogger. Jadi wordpress yang saya maksud dalam tulisan ini bukan blog yang berada di situs wordpress.com yang layanannya hampir sama dengan blogger (hosting gratis).

Meskipun blogger maupun wordpress.com adalah situs layanan blogging yang dapat anda gunakan secara gratis tapi wordpress.com tidak bisa menyematkan kode adsense yang akan menjadi ladang uang anda. Makanya sekali lagi saya tekankan penggunaan istilah wordpress dalam artikel berjudul Blogspot atau WordPress Untuk Adsense? Mana Yang Lebih Bagus? merujuk pada aplikasi CMS WordPress.

Berikut perbandingan blogspot dan wordpress yang saya kutip dari blog klikmania milik mas +Gani Sebastian.

Kelebihan Menggunakan Platform Blogspot

tampilan baru situs blogger.com
  1. Mendaftar dan menggunakannya secara gratis
  2. Tidak memikirkan biaya hosting
  3. Terintegrasi dengan Google Account, gmail dan Gplus (termasuk google webmaster dan google analytic)
  4. Mudah dalam penggunaan, fleksibel
  5. Panel Kontrol sederhana dan mudah dipahami
  6. Tersedia banyak pilihan widget
  7. Navigasi layout yang mudah
  8. Banyak pilihan template yang bisa di gunakan (Ribuan)
  9. Bisa edit template dengan mudah
  10. Bisa memiliki banyak blog dalam satu akun
  11. Bisa di custom domain/menggunakan nama domain sendiri
  12. Integrasi SEO mudah (meta tag & keyword)
  13. Mudah di temukan di mesin pencari google
  14. Terintegrasi dalam bahasa indonesia
  15. Keamanan terjamin karena di hosting di google
  16. Bisa di pasang script iklan Adsense

Kekurangan Menggunakan Platform Blogspot

  1. Harus mengikuti peraturan dan ketentuan dari google
  2. Masih sedikit pengembang dan desainer blogger di banding dengan wordpress
  3. Blog terancam di hapus jika tidak sesuai dengan ketentuan dan kebijakan dari google.
ilustrasi tampilan website wordpress untuk adsense
ilustrasi website yang menggunakan wordpress

Kelebihan Menggunakan WordPress

  1. Bebas menggunakan nama blog dengan memesan nama domain yang tersedia.
  2. Mempunyai kontrol dan akses penuh terhadap blog.
  3. Tidak terikat dengan peraturan wordpress.
  4. Bebas menggunakan berbagai macam theme.
  5. Bebas memasang plugins sesuai keinginan.
  6. Bisa di pasangi bermacam iklan termasuk iklan google adsense.
  7. Pengaturan SEO yang mudah dengan plugins.
  8. Navigasi dan widget yang mudah dengan plugins.
  9. Lebih fleksibel untuk blo e-commerce/toko online
  10. Lebih terlihat profesional.
  11. Banyak pengembang dan desainer blog untuk platform wordpress.

Kekurangan Menggunakan WordPress

  1. Harus menyediakan dana untuk membeli domain dan sewa hosting.
  2. Masalah dengan server atau gangguan dari pihak hosting.
  3. Dari segi keamanan, sangat rentan di serang hacker.
  4. Tidak begitu mudah di pahami untuk seorang pemula.

Dari perbandingan antara dua platform diatas menurut anda mana yang lebih sesuai dengan kemampuan anda sendiri? Bagi mahasiswa memilih platform blogspot tentu akan lebih rasional. Tetapi ada juga mahasiswa yang lebih berani dengan menggunakan wordpress. Kalau dihitung-hitung blog dengan wordpress bisa menjadi investasi jangka panjang anda.

Cara buat wordpress untuk adsense itu tidak terlalu sulit. Anda hanya butuh theme wordpress yang memiliki kriteria fast loading, mobile dan seo friendly lalu gunakan plugin resmi dari google adsense yang terdapat di situs wordpress.org. Plugin tersebut akan memudahkan anda untuk menaruh iklan di dalam blog. Yang anda perlukan adalah data statistik bagaimana pengunjung berinteraksi dengan blog wordpress anda tersebut.

Jika anda menggunakan blogspot sebagai platform meletakkan iklan di dalam blog anda juga sangat mudah. Caranya hampir sama yaitu tinggal memilih area dimana iklan akan muncul kemudian sistem blogspot akan menampilkan iklan adsensetersebut di blog anda. Mitosnya blogger yang daftar blogspot akan lebih mudah diapprove sebagai publisher adsense dibandingkan blogger yang menggunakan platform lain.

Jika anda memilih untuk menggunakan cms wordpress ini untuk mendapatkan penghasilan melalui program adsense google maka anda harus mempersiapkan modal. Tidak hanya modal finansial tetapi juga modal ilmu. Salah satu keuntungan dua platform blogging ini, blogger dan wordpress, adalah komunitasnya yang sangat besar. Tidak terhitung berapa kali saya diselamatkan oleh komunitas wordpress indonesia yang memberikan panduan untuk setiap permasalahan yang saya hadapi ketika menggunakan platform self-hosting ini.

Modal yang anda perlukan untuk membuat website dengan platform wordpress tidak besar. Cukup anda mulai dengan paket managed wordpress dengan hosting berbagi (shared hosting) maka anda dapat membuat website yang profesional.

Saya sendiri menggunakan cms wordpress dan hosting di fastcomet untuk blog gado-gado yang mulai mendapatkan penghasilan dari adsense. Ilustrasinya jika anda memilih membuat website dengan menggunakan wordpress untuk adsense.

Beli domain plus hosting di fastcomet maka anda akan dikenakan biaya 47.40 us dolar (sekitar 630 ribu rupiah dengan kurs dolar 13.300). Atau anda dapat memilih provider hosting yang sudah berpengalaman seperti bluehost anda akan dikenakan biaya sebesar 83.26 us dolar (sekitar 1 juta).

Angka sewa hosting diatas memang berbeda dan silahkan anda pilih mana yang ingin anda gunakan.

baca: Blogspot atau WordPress Untuk Adsense? Berikut Pertimbangannya

Meskipun masih belum gajian per bulan seperti teman-teman blogger IAPD yang lain saya justru melihat jika blog yang dibuat dengan selfhosted wordpress justru lebih berisi daripada blog yang hosting di blogger.com.

Sebaliknya akun saya yang juga hosting di blogger.com tidak terlihat tanda-tanda sukses.

Rentang waktu antara kedua blog yang saya kelola tidak terlalu jauh. Tetapi sangat beda hasilnya.

Makanya jika saya disuruh untuk memilih antara blogspot atau wordpress untuk adsense jawaban saya adalah gunakan wordpress.

Kok hosting luar negeri sih, kenapa tidak dalam negeri saja?

Indonesia memang mempunyai perusahaan-perusahaan hosting yang juga tidak kalah dalam memberikan harga maupun fitur akan tetapi saya sendiri mempunyai pengalaman yang tidak menyenangkan dengan salah satu hosting Indonesia.

Untuk memonetisasi blog dengan adsense anda butuh trafik atau pengunjung.

Saat saya pertama kali menggunakan jasa layanan hosting di salah satu perusahaan Indonesia blog yang saya daftarkan selalu mengalami website down.

Hal ini saya ketahui dari fitur site monitor plugin jetpack. Fitur dari plugin ini akan memberikan notifikasi kepada pengelola blog/website wordpress jika blog/website tidak dapat diakses.

Pilihan hosting saya kala itu sama, shared hosting dan jumlah visitor saya pun 1/1000 dari visitor saya saat ini (untuk blog wordpress ya).

Oleh karena itu saya memilih untuk menggunakan layanan hosting luar negeri.

baca: Review: Apa Kata Mereka Tentang Hosting WordPress di Bluehost.com

Keputusan saya ini juga dikarenakan pertimbangan yang saya terima setelah membaca artikel dari para publisher adsense yang sudah rutin gajian dari adsense dan merekomendasikan menggunakan layanan hosting.

Hampir semua blogger senior yang saya baca artikelnya tentang blogspot atau wordpress untuk adsense menyarankan jika publisher adsense untuk membeli hosting luar negeri yang telah berpengalaman. Jika anda baru memulai untuk membuat blog dan mendaftarkan blog tersebut di google adsense, maka pilihan anda untuk hosting di blogger.com merupakan pilihan yang tepat.

Dengan blog yang dihosting di blogger anda dapat dengan mudah terdaftar di google search dan juga mendapatkan prioritas untuk disetujui lamaran sebagai publisher adsense. Setidaknya itu yang saya rasakan ketika google mengabulkan permintaan saya untuk menjadi salah satu dari ribuan (mungkin sekarang jumlahnya jutaan) publisher iklan adsense.

Nah dari penjelasan diatas semoga dapat menjadi pertimbangkan anda dalam menggunakan platform blogspot atau wordpress untuk adsense.

Advertisements

Belajar Dari Kisah Sukses Publisher Adsense Luar Negeri

Belajar dari kisah sukses publisher adsense luar negeri merupkan hal penting bagi publisher coro seperti saya. Bayangkan saja semenjak mendapatkan approval sebagai seorang publisher adsense hingga saat ini saya masih belum merasakan namanya gajian dari program google tersebut.
Baru-baru ini saya memposting bagaimana kinerja adsense saya selama bulan Agustus dan September 2015. Dan saya yakin banyak yang tidak terlalu kagum dengan penghasilan saya. Belajar dari kisah sukses publisher adsense luar negeri tentu akan memberi pencerahan mengenai apa yang harus saya lakukan untuk meningkatkan trafik blog dan juga penghasilan dari adsense.
Pada tahap pertama belajar dari kisah sukses publisher adsense luar negeri saya menyambangi link dari google sendiri di halaman success stories. Di laman ini google memberikan beberapa link dan juga orang-orang dibalik situs-situs yang menayangkan iklan dari google adsense. Saya akan menyambanginya satu-satu dan melihat ceruk pasar apa yang ditarget oleh orang-orang ini, bagaimana desain situsnya dan juga penempatan iklan yang berada pada situs mereka.
Publisher adsense pertama yang saya sambangi adalah http://www.cairnsdining.com/ milik Nicky Jurd. Situs ini merupakan situs yang menargetkan orang-orang yang membutuhkan informasi restoran di sekitar Cairn. Pemiliknya mengatakan bahwa situsnya hanya berfokus pada bisnis lokal dan tanggapan dari pembaca tentang restoran yang direkomendasikan di daerah tempat tinggalnya di Cairn.

alexa

Dari status alexa.com peringkat situs ini tidak terlalu bagus. Mungkin juga empunya situs tidak menggunakan layanan alexa.com untuk mengetahui data situsnya. Sekarang mari kita lihat bersama situsnya

www.cairndining.com

Saya juga tidak bisa terlalu detail memberikan komentar untuk tampilan dari situs publisher adsense luar negeri ini. Tapi kalau dilihat dari penempatan iklan adsense, tidak seperti saya yang penuh dengan penempatan iklan dan berbagai jenis iklan adsense. Iklan adsense yang digunakan adalah iklan gambar dan juga unit link. Gambar ditempatkan dibawah postingan, dan juga di footer website yang warnanya agak nyaru dengan link yang diberikan untuk browsing categori-categori yang diberikan.

Penghasilan adsense yang diterima oleh Nicky si pemilik tidak disebutkan dalam success stories namun jika si pemilik sudah bisa mempekerjakan 15 orang staf dan juga mengerjakan beberapa website dengan niche lain, seharusnya pendapatan publisher adsense ini sudah ribuan dolar per bulan.

Publisher Adsense luar negeri yang akan saya pelajari selanjutnya adalah Wellington yang berasal dari New Zealand. Website http://www.geekzone.co.nz/ sepertinya seperti forum kaskus di Indonesia. Dimulai dari berbagi ide, kemudian berbagi konten hingga sekarang lebih mengkhususkan pada komunitas teknologi. 500.000 Unique Visitor adalah pencapaian fantastis bagi website berjenis forum yang dikelola oleh mister Wellington ini.

www.geekzone.co.nz

Ada tiga penempatan iklan adsense yang terlihat pada situs forum teknologi ini, pada header kanan, sidebar kiri, dan juga didalam postingan news. Semua iklan yang ditempatkan pada posisi ini berjenis responsive dan juga lebih menitikberatkan pada gambar.

Kesimpulan dari Kisah Sukses Publisher Adsense Luar Negeri

Oke ada banyak publisher adsense yang sukses di luar sana, dan saya tidak bisa membaca satu-satu dari kisah sukses mereka (walaupun kisah itu hanya ringkasan). Semakin saya baca saya semakin melihat kalau lokasi penempatan iklan dan juga konten yang dibawa oleh website sangat-sangat mempengaruhi untuk mendapatkan penghasilan dari program google adsense.

Di Indonesia sendiri ada juragan cipir milik mba Indri sang moderator forum Indonesia Adsense Publisher Discussion. Dari pengakuan beliau website yang dikelola memiliki unique visitor hingga 5000 dan tentunya banyak page yang dikunjungi.

Masih banyak yang harus dipersiapkan blog kandrawilko.info ini agar bisa mengejar blogger yang sukses menjadi publisher di google adsense

Wordads vs Google Adsense, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Mana sih yang lebih baik? Wordads vs Adsense? Penghasilan WordAds bulan ini naik menjadi 3 dolar. Kondisi ini patut saya syukuri walaupun peningkatan ini masih jauh dari target yang saya canangkan.

Selain itu dengan mendapatkan penghasilan yang tetap setiap bulan saya paling tidak sudah masuk dalam kategori semi-profesional blogger. Target kedepannya ada profesional blogger, yaitu seorang blogger yang fokus dalam mengembangkan blog dan konten (baik berupa tulisan, gambar, maupun video) yang bermanfaat dan banyak dicari oleh setiap manusia di dunia (baik yang berbahasa inggris maupun berbahasa indonesia).

Pencapaian saya kali ini tentu tidak mudah bahkan saya saat ini ingin rasanya merobek-robek setiap postingan yang memberikan angan-angan tentang kaya mendadak dengan bisnis online. Ada beragam upaya yang saya lakukan untuk memproduksi konten yang berkualitas (indikasi yang paling mudah itu ada orang yang komentar) hingga melakukan promosi melalui media sosial seperti facebook, twitter, dan google adwords.

Blog yang mempunyai prestasi ini terletak di hosting gratis wordpress.com, layanan blogging ini telah saya gunakan sejak pertama kali saya mengenal dunia tulis menulis online.

Sekarang tantangan baru yang harus saya hadapi adalah bagaimana caranya agar blog saya ini semakin rame dikunjungi orang dan juga akan berefek pada peningkatan visitor dan juga earning dari wordsads. Hingga saat ini saya lebih memilih wordads sebagai platform pay per click. Adapun Google adsense saya harus memutar otak lagi untuk meningkatkan penghasilannya.

Saya mempunyai kegemaran untuk mengikuti jejak orang-orang yang telah mendapatkan penghasilan yang besar dari kegiatan blogging. Beberapa bahkan telah membuat perusahaan IT sendiri, tujuan saya pun seperti mereka. Satu masa saya akan mepunyai perusahaan sendiri yang akan mengelola seluruh blog yang saya punya.

Saya mencoba menganalisa perbedaan penghasilan yang saya punyai di dua platform ppc yang saya punyai, wordads dan google adsense. Pertama untuk kebebasan meletakkan kode iklan. WordAds yang sedang running di blog saya telah diletakkan secara otomatis dari template wordpress yang saya pilih. Sedangkan pada google adsense baik layout maupun format iklan harus saya sendiri yang meletakkannya.

Letak iklan di wordads yang telah otomatis muncul di blog ternyata tidak sembarangan diletakkan oleh tim wordpress. Iklan yang secara default terletak di header dan di sidebar kanan ternyata memiliki tingkat konversi yang tinggi. Jadi saya hanya fokus untuk menghasilkan tulisan tanpa harus memikirkan lebih dalam tentang letak iklan.

Hal ini berbeda dengan google adsense, saya harus meletakkan kode iklan dimanapun yang saya tahu akan membuat iklan mendapatkan konfersi yang tinggi. Tapi hal ini juga masih belum cukup. Saya harus menganalisa di beberapa waktu agar konversi yang saya dapatkan dari letak iklan dapat selalu konstant. Sekarang untuk google adsense saya mencoba mencontoh posisi iklan wordads.

Setelah Posting Report, Akun Chitika Saya di Banned

chitika suspension
chitika suspension letter
Baru kemarin saya menuliskan pendapatan dari chitika, sore ini saya dikejutkan oleh email dari support@chitika.com yang memberitahukan kalau akun chitika saya dihapus atau di banned dari situs CPC tersebut.

Dulu saya sering membaca keluhan blogger yang mencari nafkah dari program CPC seperti chitika yang kena banned karena alasan yang mengada-ada sekarang belum terima penghasilan dari chitika saya sudah merasakan sakitnya di banned.
Kejadian ini tidak membuat saya down, malah sebaliknya apa yang saya terima hari ini adalah sebuah hikmah menuju tujuan saya untuk mencari penghasilan dari dunia maya. Setidaknya saya harus mengakui teknik rahasia yang disampaikan oleh adik saya itu benar adanya.
Mungkin saja satu dolar yang saya posting beberapa jam yang lalu telah berubah menjadi 1000 dolar dan karena terindikasi melakukan hal yang dilarang dalam Term of Service Chitika akhirnya menonaktifkan akun saya. Coba saya tarik dulu penghasilan yang telah saya terima. 🙂
Saya tentu saja langsung mengajukan appeal kepada chitika melalui email yang sama, karena dari empat alasan chitika yang disampaikan saya merasa tidak melakukan apapun. Berikut email yang disampaikan oleh situs CPC alternatif google ini.

Hi kandra,

We are sending this message to inform you that your account: kandra1 has been deactivated.

The reason(s) for this deactivation is either because a traffic analysis for your account highlighted significant invalid click activity or your domain infringed upon one or more of our website restrictions such as:

  • Pornography, adult, or mature content
  • Hacking/cracking content
  • Illicit drugs and drug paraphernalia
  • Paid Traffic


To view our restrictions list in its entirely, please see Chitika’s Terms and Conditions at http://chitika.com/publishers/terms_conditions for more detailed information regarding website restrictions.
We are also working with our ad partners to refund the amounts. Please remove all Chitika ad code from your web pages immediately.

Setelah saya remove semua kode iklan chitika di blog yang saya punyai, saya langsung mengajukan banding karena seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Konten di blog saya tidak ada satu pun yang masuk dalam kategori yang disampaikan oleh chitika. Situs alternatif google adsense ini merespon dengan memasukkan banding saya pada nomor Case #: 95604.
Mari kita lihat ke depan bagaimana kelanjutannya, apakah akun saya akan diaktifkan kembali atau tidak. Jika tidak tentu saja program CPC lain masih banyak di luar sana.
Salam Sukses dan Semangat