Sastra Inggris, “Paspor” untuk Menjelajahi Segala Peluang Kerja!

Jurusan Sastra Inggris di Bina Nusantara (Binus) University menawarkan
keluasan pilihan belajar, dari sastra tertulis atau kanonikal sampai dengan perwujudan sastra non-cetak, semacam film atau musik. Pada program studi ini, mahasiswa akan mendapat perluasan wawasan mengenai kebudayaan manusia, cara manusia modern berpikir dan berperilaku budaya, serta secara tertata mengkritisi akses-akses dari budaya yang semakin mengglobal.

Wawasan tersebut ternyata sangat dibutuhkan oleh dunia, khususnya dalam kancah perdagangan dunia yang semakin kompetitif. Pasalnya, mengenali dan menghargai kepribadian masyarakat setempat merupakan informasi strategis bagi tindakan bisnis.

Menjadi bagian dari alumni Sastra Inggris akan meluaskan peluang karena kemampuan bahasa, analisis, dan kepekaan terhadap fenomena budaya serta keluwesan pribadi yang terbentuk merupakan paspor untuk menjelajahi segala peluang kerja. Semuanya bisa menjadi mungkin!

Kebutuhan industri

Melalui kompetensi yang dihasilkan, yaitu kemampuan berbahasa Inggris, wawasan sastra dan budaya serta kemampuan analisis yang terasah, berbagai jenis pekerjaan dapat dimenangkan oleh sarjana Sastra Inggris. Beragam jenis industi yang memerlukan lulusan Sastra Inggris adalah pendidikan, media, penerbitan, bisnis dan perkantoran, pariwisata, perbankan, periklanan, juga berbagai posisi di kementerian maupun departemen pemerintahan.

Kini, dengan berkembangnya industri kreatif dan konten yang luar biasa, kontribusi bahasa Inggris serta wawasan sosial budaya yang mengglobal juga memberikan peluang baik bagi lulusan dari jurusan ini.

Salah satu perkembangan menarik di dekade ini adalah maraknya jenis-jenis usaha menengah yang dimotori oleh para sarjana. Selain membantu menangani belum berimbangnya jumlah lulusan dengan ketersediaan pekerjaan, inisiatif ini telah menambah pemasukan negara yang menjanjikan.

Lulusan dari jurusan Sastra Inggris tentunya akan sangat berperan aktif meluaskan pengaruh bisnis wirausaha ini dengan kemampuan berkomunikasi secara global yang dimilikinya. Khususnya di Binus University, teradpat 34 jenis perusahaan yang telah menampung sedikitnya 700 lulusan sarjana dari jurusan Sastra Inggris. Hal ini karena tingginya tingkat serapan kerja, bahkan sebelum hari wisuda.

Suatu kenyataan yang sejalan dengan semakin tingginya kemungkinan bekerja dan berusaha bagi lulusan Sastra Inggris. 

Aktivitas himpunan mahasiswa

Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris atau Himsi merupakan komunitas yang kompak dan kreatif. Setiap tahunnya, organisasi kemahasiswaan ini menyelenggarakan berbagai kegiatan berkaitan dengan kebahasaan dan sastra sebagai bentuk ekspresi dan perwujudan wawasan keilmuan mereka.

Selain itu, secara berkala, Himsi juga menyelenggarakan bakti sosial yang semakin memberikan pengaruh nyata bagi masyarakat sekitar. Di antara kegiatan yang terselenggara adalah Lokakarya “Creative Writing” yang disponsori oleh Faber-Castell, berbagai lomba kebudayaan seperti Halloween Euphoria bekerja sama dengan pusat kebudayaan Amerika, serta kegiatan publikasi dan penyiaran melalui Zine.

Setiap Rabu, Face2Face menghadirkan mahasiswa dan para akademia untuk membahas berbagai hal terkait keilmuan melalui BinusTV dan dapat dinikmati secara streaming di www.binus.tv.

Zine diproduksi oleh para aktivis himpunan bertajuk Glides dan mengambil tema linguistics, literature, life (Binus JournalismClub via Twitter). Sementara salah satu agenda wajib ditonton dari Himsi adalah pertunjukan drama tahunan (medio Juni) yang berangkat dari tema unik dan menggigit di sekitar kita.

Kini, dengan semakin berkembangnya teknologi komunikasi, Himsi terus membarui kegiatan-kegiatannya dengan berbagai klub di dalamnya, seperti Drama Club, Journalistic/Writing Club, Reading Club, Movie Club, serta dari berbagai divisi seperti Humas, Pendidikan dan Kreatif melalui FB di @Himsi Binus. 

Jaringan alumni

Jaringan alumni Sastra Inggris tersebar dari Italia sampai Australia. Para alumni berkesempatan bekerja dan tinggal di negara-negara seperti Ceko, Italia, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Australia, serta China. Sebagian besar alumni yang tinggal di Indonesia juga tersebar ke berbagai tempat dari Belitung ke Papua dan Pontianak dan DI Yogyakarta. Ini menandakan bahwa penerimaan alumni Sastra Inggris tidak hanya mendunia, tetapi juga para alumni tidak sungkan kembali untuk membangun daerah asalnya setelah mendapatkan
pendidikan dan wawasan di bangku kuliah.

Kini, dengan tersebarnya para alumni dari Eropa ke Asia Pasifik, diperlukan jejaring yang kuat antaralumni. Jurusan Sastra Inggris terus menjaga komunikasi melalui berbagai media, seperti Facebook, e-mail, BBM, serta website jurusan yang turut memberitakan berbagai kegiatan dan perkembangan yang terjadi di almamater mereka, khususnya terkait Sastra Inggris. Adapun alamat yang kerap dikunjungi para alumni adalah http://english.binus.ac.id.

Berbagai temu kangen yang terselenggara semakin mengeratkan persaudaraan sesama alumni. Alumni juga turut menyempatkan waktu sebagai pembicara tamu di perkuliahan, memberikan sumbangan buku, serta dukungan bagi berbagai kegiatan kemahasiswaan. Pada Minggu, 7 Juli 2013 lalu, pelaksanaan Alumni Day 2013 di Binus University turut memberikan wadah komunikasi dan kedekatan yang sangat berarti bagi para alumni Sastra Inggris.

“Bergabunglah dengan komunitas kelas dunia: www.binus.ac.id”

Editor: Latief
Sumber : kompas

Advertisements

Calon Mahasiswa Sastra Inggris Pilih Jenjang Pendidikan D-3 (DIPLOMA) atau S-1 (Sarjana) ?

Diploma atau D-3 adalah sebuah cadangan bagi saya untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, menjadi Sarjana (S-1) adalah pilihan utama. Alasannya sederhana saja yaitu gaji seseorang yang mempunyai gelar Sarjana tentu lebih besar daripada seseorang yang bergelar Diploma.

Kalau harus memilih sekarang saya akan tetap memilih menjadi Sarjana satra Inggris walaupun ternyata saya juga lulus Diploma Sastra Inggris di Universitas Pajajaran, Bandung. Mungkin keberhasilan saya untuk lulus di dua jenjang yang berbeda ini adalah karena doa orang tua saya. Beruntung rasanya jika mendapatkan pilihan dimana tidak semua orang bisa mendapatkannya.

Tapi sekarang saya jadi bertanya-tanya sendiri apakah sama mata kuliah Sarjana Sastra Inggris dengan Diploma Sastra Inggris?

Pendidikan Diploma menitik beratkan pada praktek lapangan dan sedikit teori sastra sedangkan jenjang Sastra menitik beratkan pada teori dibandingkan praktek. Bagaimana bentuk tugas akhir mahasiswa jenjang Diploma Sastra Inggris? Apakah sama dengan skripsi mahasiswa jenjang Sarjana?

 

Kuliah Jurusan Sastra Inggris? Disini Informasi Lengkapnya

Kuliah jurusan sastra inggris seperti apa sih?Mmmm… Kasih tau gak ya? Yang pasti saya sendiri ingin kembali kuliah di jurusan sastra inggris. Kamu mungkin merasa penasaran dengan kehidupan kampus saya sehingga saya jadi pengen kuliah lagi di jurusan sastra inggris lagi.

Kuliah di jurusan sastra inggris itu seru mbak en mas sekalian. Kalau mas en mba sekalian pada suka baca novel, cerpen, dan puisi bahasa inggris atau suka baca buku sosial politik maupun nonton film Hollywood pertimbangkan untuk kuliah di jurusan ini setelah menyelesaikan sekolah nanti.

Mau tau apa saja yang akan anda lalui di jurusan bahasa asing ini? Coba dibaca pelan-pelan yak.
[isa_amp_and_regular_adsense]

Latar belakang pendidikan saya adalah Sarjana Sastra dari Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Negeri Padang. Saya masuk jurusan ini setelah melalui ujian nasional yang diadakan serentak oleh perguruan tinggi negeri di Indonesia yang bernama Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (disingkat SPMB) tahun 2002.

Saya lulus kuliah dan mendapatkan gelar Sarjana di tahun 2005 setelah mempertahankan skripsi yang mengambil judul The Power of Jews in The Plot Against America by Philip Roth. Saat ini saya sudah bekerja di salah satu perusahaan asuransi swasta nasional di Jakarta dan banyak rekan-rekan seangkatan saya yang telah bekerja baik di pemerintahan maupun di sektor swasta.novel yang membuat saya menyelesaikan kuliah jurusan sastra inggris

Saya menyatakan fakta-fakta diatas agar anda yang SAAT ini kuliah di jurusan sastra inggris bisa dengan tenang menuntut ilmu dan juga saya ingin agar pelajar yang sedang menimbang-nimbang akan mengambil jurusan apa saat kuliah nanti bisa mendapatkan sebuah wawasan.

Kenapa sih masuk sastra inggris?

Pertanyaan ini pernah didapatkan oleh beberapa mahasiswa sastra jurusan sastra inggris. Umumnya pertanyaan ini muncul karena ketidaktahuan si penanya tentang seluk beluk program studi sastra inggris.

Bahkan secara serampangan banyak dari orang yang kurang pengetahuan ini menyamakan kuliah sastra inggris dengan kursus bahasa inggris. Saya pernah mempunyai sikap yang sama hingga saya merasakan bagaimana kuliah jurusan sastra inggris.

Jika anda mendapatkan pertanyaan bodoh seperti ini jawab saja dengan pengalaman kuliah jurusan sastra inggris saya.

Memilih Kuliah Jurusan Sastra Inggris

Bagi saya pribadi mempelajari bahasa adalah sebuah hobi. Terlebih daerah asal saya, Bukittinggi, adalah sebuah kota wisata dengan banyak turis backpacker yang lalu lalang dan meminta informasi pada masyarakat sekitar untuk menuju lokasi wisata.

Jadi secara tidak langsung saya di doktrin untuk menyukai bahasa inggris.

Semenjak saya mulai sekolah orang tua saya menyadari minat yang saya miliki. Terlebih bunda. Dengan keterbatasan kondisi keuangan keluarga, ia “memaksa” saya untuk terus les hingga selesai sekolah menengah atas.

Jujur saja saya merasa bosan dengan belajar bahasa inggris waktu itu.

Maka saya berniat ketika saya kuliah, saya akan mengambil jurusan bahasa asing lainnya. Bahasa asing yang mulai menarik perhatian saya adalah bahasa Perancis.

Saya utarakan hal tersebut kepada Bunda. Beliau mendengarkan keinginan saya dan juga memberikan saran agar saya bisa linear dalam mengambil kuliah.

Maksudnya jelas bahwa saya harus ambil jurusan sastra inggris di ujian masuk perguruan tinggi nanti. Saya berpikir, “ya eelah bahasa inggris lagi.”kuliah sastra inggris

Untung juga saya ikut pendapat Bunda karena saya akhirnya bisa lulus di jurusan sastra inggris Universitas Negeri Padang.

Secara kualitas tempat kuliah sastra inggris yang bagus adalah jurusan yang mendapatkan pengakuan baik dari institusi pendidikan tinggi miliki negara.

Untuk jurusan saya peringkat yang diberikan dikti adalah akreditasi B secara nasional.

Seperti yang saya sampaikan diatas tadi kuliah jurusan sastra inggris berbeda dengan kuliah bahasa inggris.

Faktanya anda yang kuliah di jurusan bahasa dan sastra inggris akan banyak belajar Bahasa Inggris seperti grammar, tenses, dan lain-lain.

Namun selain belajar ilmu dasar bahasa inggris tersebut anda juga akan menerima mata kuliah jurusan sastra inggris seperti budaya, sejarah, sastra, dan ilmu-ilmu humaniora lainnya.

Walaupun anda belajar ilmu dasar Bahasa Inggris sebaiknya anda juga mempunyai persiapan tentang penguasaan bahasa inggris itu sendiri sebelum kuliah.

Di kampus saya tidak seluruh mata kuliah bahasa pengantarnya bahasa inggris. Beberapa kali jika mahasiswa kesulitan untuk mengikuti perkuliahan dengan pengantar bahasa inggris, dosen saya memberi kuliah dengan bahasa Indonesia.

Kalau anda merasa butuh cobalah belajar sendiri atau secara otodidak di rumah. Silahkan ikuti caranya disini atau disini.

Jadi apa itu jurusan sastra inggris?

Jika saya harus mendefinisikan jurusan ini maka saya akan menggambarkan jika jurusan sastra inggris adalah jurusan yang mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi seorang profesional yang mampu berkomunikasi dan memahami karya sastra yang dibuat dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris.

Dari definisi tersebut semoga anda lebih memahami bahwa sastra inggris itu tidak hanya tentang Bahasa Inggris namun juga tidak terbatas pada karya sastra berbahasa Inggris.

Jika anda bertanya kepada saya apakah jurusan sastra inggris bagus maka saya akan menjawab dengan lantang jika jurusan ini sangat bagus. Meski saya memiliki penyesalan. Penyesalan ini akan saya ceritakan pada artikel yang lain.

Program Studi Kuliah Jurusan Sastra Inggris Yang Dapat Anda Pertimbangkan

Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris di Universitas Negeri Padang (almamater saya) mempunyai beberapa program studi yang dapat dipilih oleh seorang mahasiswa saat kuliah di jurusan tersebut. Program Studi tersebut adalah

  1. Pendidikan Bahasa Inggris
  2. Sastra Inggris konsentrasi Sastra
  3. Sastra Inggris konsentrasi Linguistik

Kalau anda sudah menetapkan profesi untuk menjadi guru maka anda harus mengambil program studi pendidikan Bahasa Inggris.

Program ini akan menuntun anda untuk menjadi seorang guru nantinya.

Kalau melihat bagaimana teman-teman saya mempersiapkan bahan ajar, rencana pengajaran dalam satu semester, hingga memberi nilai pada murid-muridnya (ini terjadi saat Praktek Kerja Lapangan) saya cukup puas dengan keputusan saya untuk mengambil jurusan sastra inggris.

Saya mendapatkan beberapa komentar dari pelajar jurusan IPA yang ingin kuliah jurusan sastra inggris.

Di artikel ini saya ingin menjawab jika mereka bisa masuk ke jurusan sastra inggris walaupun jurusan di sekolah bukan IPS.

Caranya adalah dengan mengikuti ujian masuk perguruan tinggi dan mengambil ujian IPC (Ilmu Pengetahuan Campuran).

Memang para pelajar jurusan IPA ini akan merasakan tantangan yang cukup berat dalam mempersiapkan diri untuk ujian tetapi jika memang anda-anda (anak IPA) ingin masuk jurusan sastra inggris ini, jalan berat ini yang harus anda tempuh.

Pun sebaliknya jika pelajar jurusan IPS ingin masuk ke kuliah dimana seharusnya yang masuk adalah pelajar jurusan IPA, mereka harus mengikuti ujian serupa.

Semoga tulisan saya tentang pengalaman kuliah jurusan sastra inggris dapat menjadi pelajaran bagi anda yang sedang kuliah maupun yang sedang mempertimbangkan kuliah di jurusan ini. Jika anda punya pertanyaan atau ada hal yang ingin didiskusikan silahkan gunakan kolom komentar dibawah. Saya sangat menyukai berdiskusi dengan dengan anda melalui kolom komentar.