The Campaign (2012) dan Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia 2014; Sebuah Catatan

Pemilihan umum presiden Republik Indonesia 2014 akan berlangsung di bulan Juli nanti. Berbeda dengan pemilu sebelumnya dimana ada banyak kandidat presiden, pada pemilihan presiden dan wakil presiden kali ini hanya ada dua pasang calon yang berlomba dalam memaparkan visi dan misi mereka untuk Indonesia dalam 5 tahun kedepan.

Dua pasang calon kandidat presiden dan wakil presiden akan bertarung dalam pemilihan umum presiden 2014. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai pemenang pemilu dengan mitra koalisinya mengusung Gubernur Jakarta, Joko Widodo dan mantan wakil presiden Muhammad Jusuf Kalla. Sedangkan Prabowo Subianto menggandeng Hatta Rajasa untuk menjadi wakilnya dalam ajang pilpres kali ini. Partai Golkar yang akan mengusung pengusaha Abu Rizal Bakrie untuk menjadi presiden ternyata merapat ke poros Prabowo-Hatta, sedangkan partai Demokrat bersikap diam menunggu wangsit. Tidak ada calon alternative menjadikan pemilihan umum presiden 2014 sebuah ajang yang kurang menarik (setidaknya bagi saya). Lanjutkan membaca “The Campaign (2012) dan Pemilihan Umum Presiden Republik Indonesia 2014; Sebuah Catatan”

Advertisements

Sunni atau Syiah: Berawal dari "Oohh..Jokowi itu …"

Saya merasa bingung harus memberikan judul apa untuk tulisan kali ini. Saya mengangkat tulisan ini ke blog untuk mengklarifikasi berita dan sikap saya kepada beberapa komentar yang diberikan sahabat dan saudara pada akun facebook saya. Status yang membuat saya cukup sibuk dan merenung karena momennya adalah pemilihan kepala negara dan kepala pemerintahan yang dipenuhi polemik. Saya kebetulan sebagai warga negara menentang perjalanan Bapak Joko Widodo untuk menjadi Presiden. Salah satu alasannya adalah sebuah pernyataan dari seorang penggiat Syiah bahwa beliau adalah salah satu bagian dari Syiah di Indonesia.

Pernyataan dari salah seorang penggiat Syiah yang saya temukan di situs kompasiana yang kemudian saya posting di facebook inilah yang menyulut perdebatan dengan sahabat dan saudara saya. Lanjutkan membaca “Sunni atau Syiah: Berawal dari "Oohh..Jokowi itu …"”