Menghasilkan Uang dari Youtube

peluang usaha lewat internet

Menghasilkan uang dari youtube mulai banyak dilakukan orang yang ingin mendapatkan penghasilan dari internet. Dan sepertinya cukup mudah melakukannya. Kalau hobi main video main game, seseorang bisa upload permainannya per adegan ke youtube. Atau kalau kepedean tinggal dibuat video tentang keseharian seseorang lalu tiba-tiba banyak orang yang kepo bagaimana kehidupan orang tersebut selanjutnya. Semacam berasa artis gitu deh…

Tapi siapa yang menyangka jika aksi sepele para youtuber tersebut malah memiliki penghasilan yang cukup besar. Apalagi jika dibandingkan gaji saya sebagai seorang karyawan kantor berkasta sudra.

Pastinya tidak saya sendiri yang penasaran dengan cara menghasilkan uang dari youtube, Anda juga kan?

Sebelum membahas lebih jauh cara menghasilkan uang dari youtube… Jawab pertanyaan ini,menghasilkan uang dari youtube

… Apakah Anda suka menonton video di situs youtube.com?

Jika Anda menjawab IYA. Maka paling tidak Anda memiliki kesamaan dengan saya. Sama-sama suka nonton. Tahukah Anda aktivitas menonton itu melakukan dua hal dalam satu waktu yaitu

…. mendengar dan melihat.

Bulan Ramadhan sekarang apalagi.

Saya sendiri suka menunggu waktu berbuka puasa dengan menonton video-video pendek yang ada di situs tersebut. Ada banyak pilihan video yang dapat Anda pilih di situs berbagi videotersebut. Mulai dari video ceramah agama, video tutorial blogging, video documenter, cuplikan anime, atau trailer film yang akan tayang di Bioskop XXI.

Kenapa saya harus mengajukan pertanyaan diatas? Karena pengalaman saya membuat sebuah video yang berdurasi pendek saja (kurang dari 5 detik) merupakan hal tersulit yang pernah saya lakukan.

Loh om cuma tinggal shoot video trus upload ke channel youtube doang apa susahnya sih?

Ga susah memang. Tapi agar sebuah video bisa menghasilkan uang dari youtube, cara tersebut sangat-sangat tidak memiliki potensi untuk viral ataupun disukai oleh banyak orang. Ada prosesnya agar video yang kita upload ke youtube bisa viral dan menghasilkan uang.

Coba Anda perhatikan bagaimana channel youtube yang Anda sukai. Bagaimana videonya? Sederhana atau kompleks? Jika Anda perhatikan beberapa channel youtuber Indonesia yang menjadi seleb, Anda akan melihat video yang diposting seperti sebuah film pendek.

Video yang ada terdapat alur (plot)-nya, Ada Awal, Tengah dan Akhir.

Coba saja anda lihat betapa rumitnya pembuatan sebuah video di link creatoracademy.youtube.com.

Berapa Sih Uang Yang Akan Dihasilkan Seorang Youtuber?

Kalau membahas betapa ribet dan kompleksnya pembuatan sebuah video agar menghasilkan uang dari youtube bisa jadi niat anda menjadi youtuber malah down. Mending jadi viewer aja deh daripada pusing, mungkin begitu pikir Anda. Jadi supaya tidak kehilangan semangat mari itung-itungan penghasilan seorang youtuber.

Menurut situs alexa.com, situs youtube merupakan situs nomor 2 yang paling banyak dikunjungi secara global setelah google.com. Prosentase pengunjung sebuah video di situs youtube yang berasal dari mesin pencari adalah 10.30%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan mesin pencari google.com. Rata-rata waktu yang dihabiskan seorang pengguna ketika mengakses youtube.com adalah 9 menit.

Sekarang coba anda lihat data yang saya dapatkan dari hasil googling berikut.

Jumlah pengguna layanan Internet di Indonesia mencapai di tahun 2016 menurut kompas mencapai 132 juta orang. Dengan mengambil sampel statistic penonton yang datang ke situs youtube versi alexa.com yaitu ada 10.30%, maka perkiraan kasar pengunjung channel youtube Anda adalah 13 juta orang yang akan menonton video yang anda unggah di channel youtube.

Jika dari 13 juta penonton yang potensial tersebut, anda bisa mendaftarkan akun atau channel youtube untuk menjadi partner google yaitu sebagai publisher adsense. Jika prosesnya lancar maka taksiran kasar penghasilan yang akan diterima adalah 135 ribu dolar atau 1 milyar rupiah.

Nah sekarang bagaimana cara mendapatkan penghasilan 1 Milyar tersebut dalam satu bulan?

Menghasilkan Uang Dari Youtube, 3 Kriteria Yang Harus Ada

Dari beberapa artikel yang membahas cara mendapatkan uang dari youtube yang saya baca, ternyata inti usaha seorang youtuber dan blogger tersebut tidak jauh berbeda. Intinya harus ada 3 kriteria ini yang harus ada

  1. Topik atau niche Channel Youtube
  2. Target penonton (pembaca/visitor jika kita berbicara dalam konteks website)
  3. Konten Yang Original dan Berkualitas

1. Menentukan Topik atau Niche Channel Youtube

Langkah pertama yang harus dilakukan agar bisa mendapatkan uang dengan upload video ke youtube adalah dengan memiliki akun gmail. Tau kan layanan email gratis dari Google,Inc tersebut. Dengan memiliki akun gmail kamu mempunyai akses ke hampir seluruh produk dari Google, Inc yang salah satunya adalah situs berbagi video youtube.com.

Setelah membuat akun di youtube.com, kamu harus membuat channel kamu sendiri. Jadi ibaratnya kamu punya stasiun teve sendiri. Kalau channel kamu menarik bakal banyak penonton dan juga subcriber channel youtube kamu. Jadi sama kan seperti channel di teve kamu dirumah. Kalau kamu tidak suka sebuah acara di stasiun teve A kamu akan mengambil remot dan mengubah channel ke stasiun teve B.

Nah, untuk channel pertama kamu tentunya harus diberikan nama. Kira-kira apa nama yang ada dibenak kamu jika kamu punya stasiun teve sendiri? Apakah kamu akan menggunakan nama kamu sendiri untuk channel youtube kamu? Atau kamu akan menggunakan nama karakter yang kamu sukai di sebuah film atau novel?

Meski semua terserah Anda sebagai pemilik channel agar channel anda bisa berproses dengan cepat menghasilkan uang dari youtube ikuti saran saya ini:

  • gunakan nama sendiri sebagai channel jika kamu membuat vlog atau video blog. Ini jenis video dimana kamu membahas kehidupan kamu sehari-hari. Kalau kamu belum jadi seleb, mending simpan saja nama channel ini untuk kemudian hari.
  • gunakan nama karakter dari film, anime, novel yang kamu sukai. Contoh saya menyukai anime dan juga manga Naruto. Jika saya ke youtube tentu saya akan mengetikkan kata kunci Naruto di menu pencarian. Karena channel dengan nama Naruto tentu sudah banyak, kamu setidaknya bisa memilih karakter lain yang populer di manga tersebut. Kamu bisa saja buat channel dengan nama Sasuke/Itachi/Kakashi dan konten channel kamu tentu saja yang berhubungan dengan manga atau anime Naruto.

2. Menentukan target penonton Channel Youtube

Seperti yang saya bilang tadi diatas kalau menjadi youtuber yang berarti menghasilkan uang dari youtube, hampir sama dengan membangun sebuah website. Selain topik yang saya bahas sedikit diatas target penonton pun perlu ditentukan. Logikanya sederhana.

Kita akan membuat sebuah channel youtube dengan tujuan menghasilkan uang dari youtube (entah dengan iklan google adsense atau menjual produk/menawarkan layanan). Untuk mendapatkan uang tentu kita butuh penonton. Jika channel yang kita buat tidak mempunyai penonton tentu tidak akan mendapatkan pengiklan?

Atau jika tidak butuh pengiklan tapi justru ingin menjual barang atau layanan yang kamu punya, tanpa penonton yang bakal beli atau menggunakan jasa yang kamu tawarkan siapa?

Oleh karena itu kamu harus tentukan target penonton kamu semenjak kamu punya ide untuk bikin channel youtube. Contoh: Siapa yang akan menjadi calon penonton setia dari video klip Naruto yang kamu upload ke youtube? Laki-laki/perempuan, usia 15 tahun atau 30 tahun keatas? Punya kecenderungan untuk belanja secara online atau tidak? Berasal dari kawasan asia atau dunia secara keseluruhan?

Masya Allah, om. Kok ribet yak?

Hehehe… ga ribet kok. Namanya juga lagi cari cara menghasilkan uang dari youtube yang intinya secara tidak kamu sadari membangun bisnis kamu sendiri. Jadi ribet sedikit ga apa-apalah.

3. Terbitkan Video Yang Original dan Berkualitas

Ini yang paling abstrak menurut saya. Video yang original dan berkualitas itu sangat menentukan dalam usaha menghasilkan uang dari youtube. Agar lebih lengkap video seperti apa yang masuk kategori Original dan Berkualitas ini coba klik link community guideline ini.

Konten-konten yang tidak boleh ada di situs youtube antara lain:

  • konten p0rn0 dan sejenisnya
  • konten berisi adegan kekerasan
  • konten yang berisi kebencian
  • spam, scam
  • konten yang berbahaya atau membahayakan (dapat ditiru oleh penonton dan membahayakan diri penonton)
  • konten yang mempunyai hak cipta (video maupun audio)
  • konten yang mengandung ancaman
  • dan lebih lengkapnya silahkan ke link yang sudah disampaikan tadi

Meskipun sudah diperingatkan seperti itu masih banyak pengguna youtube yang mengupload video-video yang mengandung konten yang dilarang. Mungkin karena itu youtube kemudian memberikan fitur flag di setiap video yang sudah terbit. Jangan sampai kamu mendapatkan flag yang banyak karena akibatnya channel kamu akan di banned oleh youtube dan alamat email kamu juga.

Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, kalau menghasilkan uang dari youtube hampir sama dengan menghasilkan uang dari blog/website. Hanya saja cara yang digunakan untuk video lebih ribet (menurut pengalaman saya) dibandingkan dengan membuat artikel di website. Mungkin kalau saya menggunakan vlog ribetnya itu berkurang namun siapa yang akan melihat video keseharian saya? Artis bukan, politisi bukan, pacar artis bukan. Jadi saya tetap stay membuat tulisan-tulisan melalui website pencaricerah.com.

Advertisements

Wordads vs Google Adsense, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Mana sih yang lebih baik? Wordads vs Adsense? Penghasilan WordAds bulan ini naik menjadi 3 dolar. Kondisi ini patut saya syukuri walaupun peningkatan ini masih jauh dari target yang saya canangkan.

Selain itu dengan mendapatkan penghasilan yang tetap setiap bulan saya paling tidak sudah masuk dalam kategori semi-profesional blogger. Target kedepannya ada profesional blogger, yaitu seorang blogger yang fokus dalam mengembangkan blog dan konten (baik berupa tulisan, gambar, maupun video) yang bermanfaat dan banyak dicari oleh setiap manusia di dunia (baik yang berbahasa inggris maupun berbahasa indonesia).

Pencapaian saya kali ini tentu tidak mudah bahkan saya saat ini ingin rasanya merobek-robek setiap postingan yang memberikan angan-angan tentang kaya mendadak dengan bisnis online. Ada beragam upaya yang saya lakukan untuk memproduksi konten yang berkualitas (indikasi yang paling mudah itu ada orang yang komentar) hingga melakukan promosi melalui media sosial seperti facebook, twitter, dan google adwords.

Blog yang mempunyai prestasi ini terletak di hosting gratis wordpress.com, layanan blogging ini telah saya gunakan sejak pertama kali saya mengenal dunia tulis menulis online.

Sekarang tantangan baru yang harus saya hadapi adalah bagaimana caranya agar blog saya ini semakin rame dikunjungi orang dan juga akan berefek pada peningkatan visitor dan juga earning dari wordsads. Hingga saat ini saya lebih memilih wordads sebagai platform pay per click. Adapun Google adsense saya harus memutar otak lagi untuk meningkatkan penghasilannya.

Saya mempunyai kegemaran untuk mengikuti jejak orang-orang yang telah mendapatkan penghasilan yang besar dari kegiatan blogging. Beberapa bahkan telah membuat perusahaan IT sendiri, tujuan saya pun seperti mereka. Satu masa saya akan mepunyai perusahaan sendiri yang akan mengelola seluruh blog yang saya punya.

Saya mencoba menganalisa perbedaan penghasilan yang saya punyai di dua platform ppc yang saya punyai, wordads dan google adsense. Pertama untuk kebebasan meletakkan kode iklan. WordAds yang sedang running di blog saya telah diletakkan secara otomatis dari template wordpress yang saya pilih. Sedangkan pada google adsense baik layout maupun format iklan harus saya sendiri yang meletakkannya.

Letak iklan di wordads yang telah otomatis muncul di blog ternyata tidak sembarangan diletakkan oleh tim wordpress. Iklan yang secara default terletak di header dan di sidebar kanan ternyata memiliki tingkat konversi yang tinggi. Jadi saya hanya fokus untuk menghasilkan tulisan tanpa harus memikirkan lebih dalam tentang letak iklan.

Hal ini berbeda dengan google adsense, saya harus meletakkan kode iklan dimanapun yang saya tahu akan membuat iklan mendapatkan konfersi yang tinggi. Tapi hal ini juga masih belum cukup. Saya harus menganalisa di beberapa waktu agar konversi yang saya dapatkan dari letak iklan dapat selalu konstant. Sekarang untuk google adsense saya mencoba mencontoh posisi iklan wordads.

3 Faktor Penentu Kesuksesan Penerbit Adsense dan Wordads

Dalam menjalankan model bisnis online Pay Per Click atau PPC ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu high paying keyword, high traffic, dan high click trough ratio. Tulisan kali ini saya sarikan dari sebuah e-book online berjudul Rahasia Sukses Menghasilkan Uang dengan Google Adsense karya Conradsharry. Buku ini masih membahas tips dan trik google adsense pada periode tahun 1998-2000, namun ada beberapa hal yang masih relevan hingga saat ini yang dapat diaplikasikan. Continue reading “3 Faktor Penentu Kesuksesan Penerbit Adsense dan Wordads”