Satu Tahun Jokowi-JK Menurut Saya

Satu tahun Jokowi-JK ditandai dengan hashtag #365HariJokowiJKGagal di twitter. Dalam satu tahun perjalanan pemerintahan Jokowi-JK bukannya masalah bangsa berakhir, tapi malah bertambah.
Dimulai dari pembentukan kabinet kerja yang dijanjikan akan diisi oleh para profesional di bidangnya, ternyata terlihat jelas bahwa kabinet tersebut hanya sebagai ajang bagi-bagi jabatan antara partai koalisi Indonesia Hebat. Dan yang terbaru para relawan yang mendukung Jokowi-JK saat pemilihan presiden ternyata juga diberikan posisi-posisi basah di Badan Usaha Milik Negara. Refly Harun dan Fadjrul Rahman adalah contoh kecil dari fakta tersebut. Inilah fakta di satu tahun Jokowi-JK.
365 hari jokowi jk gagal
ilustrasi
Saat kampanye Jokowi-JK berjanji untuk lebih mensejahterakan rakyat. Tapi ternyata saat berkuasa pasangan presiden dan wakil presiden terpilih ini kemudian mencabut berbagai macam subsidi untuk masyarakat. Pencabutan Subsidi Bahan Bakar Minyak contohnya. Alasan pencabutan subsidi BBM ini disebabkan harga minyak dunia yang cukup tinggi dan juga karena subsidi BBM sering diselewengkan oleh kalangan masyarakat atas. Permasalahan ini sudah sejak lama diketahui oleh masyarakat bahkan sejak era SBY tapi solusinya sama saja. SBY pernah menaikkan harga bahan bakar minyak namun kemudian diturunkan lagi karena alasan yang sama, mengikuti harga pasar minyak di dunia. Sayangnya di satu tahun Jokowi-JK tidak terlihat harga bahan bakar minyak di Indonesia akan turun mengikuti turunnya harga minyak dunia.
Permasalah yang sangat krusial saat ini adalah kebakaran lahan hutan yang membuat rakyat di Sumatera dan Jawa tersiksa. Jokowi-JK tidak mempunyai solusi yang menyentuh permasalahan karena hingga saat ini kabut asap tetap menyelimuti beberapa provinsi di Sumatera dan Kalimantan. Kabut asap di satu tahun jokowi-jk memberikan sebuah preseden buruk terhadap kinerja pemerintah pusat kepada masyarakat di daerah. Bahkan karena ketidakmampuan pemerintah sendiri untuk memadamkan kebakaran yang terjadi, negara tetangga ikut membantu dalam memadamkan asap.
Ada banyak permasalahan bangsa yang dapat digali dengan googling maupun curhat masyarakat di media sosial. Tapi saat ini saya hanya membahas tiga hal yang paling terasa bagi saya, masyarakat Indonesia yang termasuk tidak puas terhadap kinerja pemerintah pusat.
Jika melihat trend hashtag #365HariJokowiJKGagal kira-kira apa yang akan diperbuat miss “spin doctor”, kartika jumardi dan juga pasukan JasMev-nya? Pastinya membela Jokowi-JK.
Saya hanya melihat satu akun yang membela satu tahun Jokowi-JK pada hashtag #365HariJokowi-JKGagal. Akun tersebut membela pemerintah yang sudah berjalan selama satu tahun dengan menyebutkan tagar #365HariJokowi-JK terlalu tidak sabar dengan perubahan yang dicita-citakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Entah akun twitter tersebut benar human atau hanya bot, tapi saya ingin menanggapi saja pada tulisan tersebut. Jika Jokowi-JK tidak mengubah kebijakannya agar lebih pro kepada wong cilik seperti yang digembar-gemborkan pada saat kampanye maka 5 tahun masa kerjanya akan terasa lebih menyesakkan daripada 10 tahun era presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Ada lagi seorang cendekiawan yang sangat membela satu tahun jokowi-jk di twitter bernama Rustam Ibrahim. Dalam salah satu twitnya, beliau mengeluarkan laporan survei entah darimana yang mengatakan 50% lebih rakyat Indonesia menyatakan puas dengan kinerja jokowi-jk selama satu tahun. Sedangkan 40% lainnya menyatakan tidak puas. Ferry Koto meminta referensi Rustam Ibrahim yang hingga tulisan ini saya terbitkan masih belum mendapatkan respon dari yang bersangkutan.
Ferry Koto sendiri mengutip survei kepuasan masyarakat Indonesia yang disampaikan dalam koran Jawa Pos yang menyatakan kebalikan dari twit Rustam Ibrahim. Lima puluh persen lebih masyarakat Indonesia tidak puas dengan kinerja satu tahun jokowi-jk.
Pemerintah sendiri akan mengadakan syukuran kabarnya untuk memperingati satu tahun pemerintah jokowi-jk. Di twitter beredar kabar jika peringatan satu tahun jokowi jk akan dilaksanakan di bundaran HI, tapi kabar ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Saya berharap peringatan satu tahun jokowi-jk ini tidaklah sebuah acara yang sia-sia seperti konser Salam Dua Jari atau relawan camp di cibubur yang hanya memperlihatkan jokowi-jk tidak melupakan relawan, karena sekarang jokowi dan jk harus memikirkan kesejahteraan rakyat Indonesia secara keseluruhan bukan segelintir orang yang berharap jabatan basah di kementerian atau badan usaha milik negara.
About these ads

Leave a Reply