wordpress

Peta Situs Anda Terlihat Seperti Halaman html. Pakai Format Peta Situs Resmi Saja

Saat anda mendaftarkan peta situs ke google webmaster tool (sekarang bernama google search console) pernahkah anda mendapatkan pesan error: peta situs anda terlihat seperti halaman html. pakai format peta situs resmi saja. Apa yang salah dengan peta situs yang anda kirimkan ke google search console?

Bagi seorang blogger mengetahui apa itu peta situs dan efeknya untuk perkembangan blog mesti dipelajari dengan sebaik-baiknya. Okelah jika anda tidak punya latar belakang pendidikan ilmu komputer dan tidak bisa membuat sebuah desain web dengan baik, tetapi anda bisa menggunakan banyak artikel yang bertebaran di Internet untuk menyelesaikan masalah di google webmaster tersebut.

Apa itu peta situs?

Peta situs adalah sebuah file yang umumnya sudah ada di platform blogging yang diperlukan untuk perayapan bot mesin pencari. Salah satu dari tugas bot mesin pencari adalah merayapi situs. Setelah merayapi situs maka bot bertugas untuk melakukan pemisahan informasi yang terdapat didalam konten situs untuk nanti menyelesaikan tugas ketiga. Ini tugas terakhir bot yaitu menyaring informasi yang terdapat di dalam situs untuk kemudian ditampilkan sesuai dengan pencarian yang dilakukan di mesin pencari.

Bagi blogger yang tidak mempunyai latar belakang IT seperti saya maka untuk membuat peta situs yang sesuai dengan yang diinginkan google, maupun mesin pencari lainnya, tentu akan sangat sulit. Coba saja anda lihat situs referensi yang diberikan google disini.

gambar robot perayap peta situs google
gambar dari newstune24.com

Agar blog atau web yang dikelola mendapatkan pengunjung dari mesin pencari maka yang situs atau blog yang dikelola harus didaftarkan ke mesin pencari yang bersangkutan. Setelah alamat situs didaftarkan anda perlu memberikan peta situs kepada mesin pencari tersebut agar lebih mudah bagi perayap yang dibuat oleh mesin pencari mengindeks dan memberikan informasi yang terdapat di dalam situs anda kepada pengunjung yang sedang mencari informasi tersebut.

Kenapa anda harus memberikan peta situs kepada tool webmaster? Google menjelaskan peta situs membantu perayap web sekaligus memberikan metadata, seperti seberapa sering informasi di laman tersebut berubah (menunjukkan seberapa sering laman harus dirayapi), dan detail tentang konten yang sulit diuraikan oleh mesin telusur, seperti deksripsi file video atau gambar.

Dari penjelasan diatas google menjelaskan jika peta situs yang anda kirimkan ke webmaster akan menginformasikan perubahan yang terjadi di sebuah laman. Mungkin saat pertama kali terbit laman artikel anda tidak memiliki gambar sebagai penguat artikel. Dilain waktu anda mendapatkan gambar yang sesuai dengan isi artikel kemudian anda menambahkan gambar. Peta situs yang anda kirimkan ke webmaster kemudian memberitahu robot perayap jika laman yang sudah lama diindeks telah diperbaharui.

Sekarang ke permasalahan yang menjadi inspirasi dari artikel ini yaitu pesan yang muncul saat seorang blogger atau webmaster mengirimkan peta situs dari blog atau website yang dikelola; peta situs anda terlihat seperti halaman html. pakai format peta situs resmi saja. Apa itu peta situs yang resmi menurut google?

Dalam petunjuk yang diberikan google membuat dan mengirimkan peta situs Search Console menerima 4 format peta situs berikut ini:

  1. XML
  2. RSS, mRSS, dan Atom 1.0
  3. Teks
  4. Situs Google

Dari empat format yang disampaikan oleh Google diatas saya hanya akan membahas dua format saja yaitu format peta situs xml dan format peta situs RSS, mRSS, dan Atom 1.0. Kok cuma dua? Karena selama saya ngeblog saya menggunakan dua format saja dalam mengirimkan peta situs ke webmaster (Google Search Console).

#1 XML, Peta Situs Standar

Peta situs standar yang selama ini saya lihat dan saya kirimkan ke webmaster adalah format XML. Baik blog yang hosting di blogger.com maupun yang hosting di wordpress.com peta situs yang digunakan adalah tipe ini. Jika anda penasaran bagaimana bentuk peta situs yang hosting di blogger maupun wordpress tambahkan /sitemap.xml dibelakang alamat blog atau situs yang anda kelola. Contoh

1.1 Sitemap Blog Hosting di blogger.com

alamat blog yang anda dapatkan dari blogspot adalah namablog.blogspot.com jadi untuk mendapatkan sitemap anda tinggal menambahkan /sitemap.xml di belakang alamat tersebut. Hasilnya seperti berikut namablog.blogspot.com/sitemap.xml

peta situs anda terlihat seperti halaman html
contoh peta situs sitemap.xml

Mudahkan mendapatkan peta situs jika anda hosting di blogspot atau wordpress? Bagaimana jika anda selfhosting? Bagaimana membuat peta situs? Nanti saya akan bahas di bawah.

1.2 Sitemap Blog Hosting di wordpress.com

seperti blogspot alamat yang anda dapatkan di hosting wordpress yang gratis adalah namablog.wordpress.com. Jadi untuk mendapatkan sitemap resmi anda tinggal menambahkan /sitemap.xml dibelakang alamat blog tersebut. Seperti ini namablog.wordpress.com/sitemap.xml.

#2 RSS, mRSS, dan Atom 1.0

Baik blogspot maupun wordpress memiliki aplikasi yang ditanam bernama RSS (Real Simple Syndication), mRSS(media RSS). Untuk Atom 1.0 hanya blogger saja yang hingga saat ini masih menggunakan. RSS ini akan memberikan informasi URL terbaru yang ada di blog atau website anda. Cara anda mendapatkan peta situs dengan format ini di blogspot adalah sebagai berikut.
Untuk wordpress anda dapat melihat icon RSS yang terdapat di bagian footer dari blog anda. Formatnya seperti berikut.

Setelah mendapatkan format tersebut yang perlu anda lakukan adalah menyalin alamat RSS, mRSS, dan Atom 1.0 tersebut lalu mengirimkannya ke form yang terdapat di google search console.

Nah dari pesan yang disampaikan oleh sistem google search console tersebut (peta situs anda terlihat seperti halaman html. pakai format peta situs resmi saja) asumsi saya anda salah mengirimkan format peta situs. Hal ini normal terjadi menurut saya apalagi anda belum baca panduan dasar SEO yang diberikan oleh google.

Peta situs yang anda kirimkan ke google mempunyai hubungan dengan strategi seo yang anda lakukan untuk mendapatkan pengunjung. Dalam panduan tersebut google menyatakan “Navigation is very important for search engine” (Navigasi adalah hal yang sangat penting bagi mesin pencari). Google juga menyarankan jika blogger atau webmaster menyediakan dua peta situs. Satu untuk mesin pencari dan yang lain untuk pengunjung. Peta situs yang membuat sistem google mengeluarkan peringatan peta situs anda terlihat seperti halaman html. pakai format peta situs resmi saja berarti anda tidak menggunakan peta situs yang diinginkan google (lihat 4 format peta situs untuk google). Alih-alih menggunakan peta situs untuk google anda malah mengirimkan peta situs untuk pengunjung yang formatnya sama sekali berbeda dengan yang diinginkan oleh sistem google.

Sebelum mengakhiri tulisan tentang pesan error peta situs anda terlihat seperti halaman html. pakai format peta situs resmi saja, saya ingin menambahkan cara mendapatkan sitemap jika anda menggunakan hosting sendiri. Karena saya hanya menggunakan wordpress jadi saya tidak tahu apakah cms lain juga memberikan hasil yang sama.

Blog yang menggunakan self-hosted wordpress dapat mendapatkan peta situs secara otomatis dengan menggunakan plugin. Plugin yang banyak digunakan oleh blogger yang berpengalaman adalah plugin bernama Google Sitemap dari Archnebenhold. Tapi plugin ini tidak harus anda gunakan jika anda menggunakan plugin SEO seperti Yoast maupun All in One SEO. Kedua plugin ini mempunyai fitur untuk membuat peta situs otomatis dengan format yang hampir sama dengan format yang diinginkan google.

Bagi yang menggunakan plugin Yoast format peta situs yang akan dihasilkan seperti berikut /index_sitemap.xml. Jadi seharusnya blog peta situs anda akan terlihat di alamat namablog.com/index_sitemap.xml. Bagi yang sudah pindah hosting dari wordpress.com ke selfhosted anda bisa menggunakan plugin jetpack dimana anda akan mendapatkan format peta situs yang sama seperti yang anda dapatkan di hosting gratis sebelumnya.

Kesimpulan

Saya harap anda sekarang sudah mengetahui dimana letak kesalahan yang telah dilakukan saat mengirimkan peta situs blog maupun website anda di google search console. Saya ingatkan lagi peta situs yang anda buat itu ada dua: satu untuk mesin pencari dan yang lain untuk pengunjung. Format peta situs untuk mesin pencari sangat jauh berbeda dibandingkan peta situs untuk manusia, oleh karena itu anda harus pahami hosting anda dan juga cms yang anda gunakan.

Anda bisa membuat peta situs sendiri asalkan mengikuti format yang disampaikan oleh google tadi. Sedangkan untuk pengunjung anda dapat googling lagi karena banyak artikel tentang cara membuat peta situs khusus pengunjung (navigasi) yang bertebaran di hasil pencarian google.

Advertisements

One comment

  1. Pingback: Cara Kerja dan Cara Membuat Search Engine Optimization (SEO) - PencariCerah

Leave a Reply