About these ads

Medical Check Up Pra-Nikah: Pentingkah?

Medical check up pra nikah tidak banyak pasangan yang melakukannya. Padahal tindakan ini sangat penting untuk dilakukan jika pasangan tersebut mendambakan keturunan yang sehat. Ustadz Anis Matta pernah mengatakan pada sebuah acara, pernikahan adalah awal dari membangun peradaban.

Tentu sebagai seorang yang menjadi bagian masyarakat besar bernama Indonesia ini kita menginginkan peradaban yang tinggi. Kesehatan adalah bagian dari usaha kita untuk membangun peradaban tinggi tersebut.

Dalam sebuah taaruf atau perkenalan antara dua pasangan yang sedang ingin menikahkebanyakan dari pria dan wanita hanya berfokus kepada visi dan misi yang akan disatukan dalam bingkai pernikahan. Tapi masalah kesehatan jarang dibahas secara mendalam.

pasangan konsultasi medical check up pra nikah
gambar dari detik.com

Ini kata ahli tentang perlunya medical check up pra nikah.

dr. Wiryawan Permadi, Sp.O.G., spesialis obstetri dan ginekologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran/ Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung mengatakan bahwa medical check up pra nikah akan mengetahui riwayat penyakit pasangan yang akan berdampak pada kondisi kesehatan anak yang dilahirkan. Contoh ada tidak pasangan mempunyai riwayat genetik penyakit kelainan darah seperti thalasemia atau hemofilia.

Resiko yang dapat timbul dari penyakit genetik ini bisa berupa keguguran atau kemungkinan cacat bawaan. Lebih lanjut dr Wiryawan mengatakan dengan mengetahui riwayat penyakit genetik dari pasangan bukan berarti pernikahan tersebut menjadi gagal tetapi menjadi awal bagi calon untuk memperhatikan pasangannya kelak.

Setiap penyakit ada obatnya. Jangan sampai keluarga terdekat tidak mengetahui apa yang sedang anda derita. Pengalaman saya selama mengurus klaim asuransi selalu mendapatkan istri/suami tidak mengetahui penyakit yang sedang diderita oleh pasangannya.

Penyakit Genetik Yang Mesti Diwaspadai

Adapun penyakit genetik yang mesti diwaspadai oleh calon pasangan yang disampaikan oleh dr Wiryawan adalah sebagai berikut:

  1. diabetes mellitus (kencing manis),
  2. hipertensi (tekanan darah tinggi),
  3. kelainan jantung,
  4. hepatitis B
  5. HIV/AIDS
  6. TORCH
  7. Rubella
  8. Cytomegalovirus
  9. Herpes virus I dan II

Jika penyakit genetik dan kronis ini dapat dideteksi dari awal dengan medical check up pra nikah maka resiko keguguran atau cacat bawaan oleh keturunan anda dapat dihindari.

Kapan harus melakukan Medical Check Up pra Nikah?

Idealnya pemeriksaan kesehatan pra nikah dilakukan enam bulan sebelum dilangsungkannya pernikahan. Tes kesehatan pra nikah dapat dilakukan kapanpun selama pernikahan belum berlangsung (namanya juga pra nikah alias sebelum nikah. kalau setelah nikah artikelnya jadi post married hehehe…).

Jika pada saat pengecekan ternyata ditemui ada masalah, maka pengobatan dapat dilakukan setelah menikah. Banyak hal yang seharusnya dapat Anda lakukan dan dicegah dengan melakukan tes kesehatan pra nikah.

Jadi medical check up pra nikah merupakan tindakan penting bagi pasangan yang akan menikah yang harus dilakukan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan pasangan maka calon istri/suami benar-benar siap menerima calon dengan apa adanya. Selain itu juga siap untuk memperbaiki kondisi kesehatan pasangan dan calon keturunan untuk membina sebuah basis peradaban baru.

About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: