Bagaimana Rasanya Jadi Mahasiswa Sastra Inggris? Simak Kisah Berikut

Bagaimana rasanya jadi mahasiswa sastra Inggris?

Masing-masing orang berbeda tergantung dari apa yang mereka dapatkan selama kuliah. Dan kebetulan dalam tulisan tentang 7 Peluang sastra inggris seorang mahasiswi memberikan sebuah testimoni selama menjadi mahasiswa sastra inggris.

Apa yang akan dikisahkan oleh mahasiswi ini semoga membuka wawasan anda tentang jurusan sastra inggris, dan siapa tahu anda akan tergabung dalam English Student Association 🙂

Silahkan di simak kisahnya..

Wah sayang banget baru baca ini setelah 4 tahunan aku ngambil sastra inggris. Semoga adminnya masi buka ya. hehehe..

(Admin: Masih donk, walau ga setiap waktu 🙂 )

Jadi ya saya anak Sastra Inggris stambuk 2009, Universitas Methodist Indonesia, Medan dan berencana wisuda bulan Desember ini, Amin!

(Admin: Amiin, semoga dimudahkan)

pengen share dikit mengenai apa arti sebuah sastra Inggris bagi saya.

salah satu mahasiswa sastra inggris stambuk medan
gambar via facebook

(Admin: Yuk, Silahkan. Yang lain simak yaa…)

Pertama kali saya mendaftar ke Fakultas saya itu cuma bermodal saya suka bahasa Inggris. Nilai bahasa Inggris saya paling bagus diantara nilai-nilai yang lain. Awalnya pun saya ‘gak suka bahasa Inggris tapi berubah karena saya kagum sama guru bahasa Inggris dan sejak saat itu niat saya belajar bahasa Inggris saya memuncak.

Kebetulan di kampus saya cuma ada 5 fakultas: Sastra , Kedokteran (jelas tdk mgkn disana karena saya IPS), Ekonomi ( udah banyak banget dan saya gk suka hitung2an), Pertanian ( saya gk ngerti teknik) dan Fikom (saya gaptek).

Saya kurang tau apakah ini efek dari kurikulum atau memang kebijakan dari kampus. Kita tetep kuliah mempelajari semua mata kuliah (linguistik, grammar, listening, writing, reading, conversation),literature ( poetry, drama, prose) dan beberapa mata kuliah umum (KWN, ilmu Sosial Dasar, Agama, Bahasa Indonesia,Etika) dan beberapa mata kuliah tambahan, (Teaching Method, Metode Penelitian, English for Special Purposes – ada banking, hotel and tourism, business) dan mata kuliah lainnya. Dan barulah ketika skripsi ini kita dibagi menjadi 2 , linguistik and literature.

Saya pribadi memilih literature karena pernah nilai saya jauh lebih tinggi untuk mata kuliah literature daripada linguistik. Saya sendiri belajar banyak dari dosen literature saya. Bahkan saya terinspirasi, termotivasi dari beliau (sekarang beliau dosen pembimbing saya) dan setelah saya kerjakan skripsi saya (skrg udah bab 5).

Saya banyak belajar dari karya sastra. Saya secara tidak langsung belajar tentang kepribadian seseorang, latar belakang seseorang yang akhirnya secara tidak sadar membentuk saya menjadi orang yang karakternya lebih bertoleransi, lebih mengerti pribadi orang per orang, lebih kritis, dan juga saya cenderung bisa melihat banyak perspektif.

Sastra itu bagi saya sesuatu yg sangat biasa, 1 tulisan bisa menceritakan banyak hal: Sejarah, bagaimana perasaan si penulis, bagaimana situasi si penulis pada saat ia menuliskan karya sastra itu, Apa sih maksud dan tujuannya. Bagaimana sebuah kata saja bisa membalikkan suasana hati pembaca.

Saya pribadi yakin dengan jurusan ini dari awal.

Bahasa Inggris seperti yang kita tahu sudah menjadi bahasa Internasional dan sebuah nilai plus apabila kita mampu berbahasa Inggris (tapi skarang bahasa mandarin pun sudah mulai menjadi poin plus). Dan karena bahasa Inggris yang sudah mendunia itulah bisa menjadi sebuah keuntungan bagi kita, karena setiap pekerjaan membutuhkan bahasa, dan apabila bisa berbahasa inggris, peluang kita jauh lebih besar.

Saya pribadi dengan status saya sebagai calon Sarjana Sastra saja udah berbolak-balik menentukan apa yang mau saya kerjakan nanti, karena saking banyaknya pilihan pekerjaan yang bisa kita kerjakan dengan modal SS di ujung nama.

Saya pernah berpikir menjadi seorang tour guide, seorang translator , seorang duta, sampai yang terakhir itu saya mau jadi seorang PR dari sebuah resort . Pun nanti ketika saya sudah berkeluarga, saya juga masih bisa mengajar untuk mendukung perekonomian keluarga atau hanya untuk sekedar iseng2 mengisi waktu luang.

Jangan lupa baca 7 Peluang Kerja Sastra Inggris buat nambah motivasi

So… buat adik2 yang masi ragu , sastra inggris jelas merupakan pilihan yang tepat :)

About these ads

9 Comment

  1. […] mahasiswa sastra adalah sebuah keputusan terbaik saya walaupun jika mengingat masa lalu kadang saya menjadi merinding. Teringat dosen killer yang […]

  2. Hidup mahasiswa Sastra Inggris….. 😉 Inspiring nih…

    1. kandra says: Reply

      🙂

    2. ka boleh konsul tentang sastra inggris langsung??

      1. kandra says: Reply

        Silahkan dm twitter saya. 🙂

  3. […] SASTRA DALAM PERADABAN ISLAM Testimoni Mahasiswa Sastra Inggris: Yang Dipelajari Adalah Proses Testimoni Mahasiswa Sastra Inggris Tentang Jurusan Lulusan Sastra Inggris Sebaiknya Menghindari Bank Mandiri Phonetics: Teknik Bahasa Inggris […]

  4. jessica says: Reply

    hi.. mau nny nih.. klo msk jurusan sastra inggria ad bljr matematika lg gk nnti??

    1. kandra says: Reply

      Untuk konsentrasi sastra inggris ga ada belajar matematika tetapi mungkin belajar hitungan akan bertemu di mata kuliah umum. Karena di jurusan sastra inggris metodologi penelitiannya kualitatif.
      Bisa juga anda akan bertemu hitungan jika anda nantinya akan menggunakan penelitian kuantitatif.

  5. […] SASTRA DALAM PERADABAN ISLAM Testimoni Mahasiswa Sastra Inggris: Yang Dipelajari Adalah Proses Testimoni Mahasiswa Sastra Inggris Tentang Jurusan Lulusan Sastra Inggris Sebaiknya Menghindari Bank Mandiri Phonetics: Teknik Bahasa Inggris […]

Leave a Reply