About these ads

M Fadli: Victory Lap Berakhir Bencana

Indonesia patut berbangga karena mempunyai talenta-talenta yang sangat istimewa di berbagai cabang olahraga, salah satunya adalah M Fadli dari tim Astra Honda Racing Team. M Fadli berhasil finis di urutan pertama kejuaraan Asia Road Racing Championship yang diselenggarakan di sirkuit sentul pada Ahad, 7 Juni 2015. Akan tetapi bukan M Fadli yang menerima trofi kemenangan, dikarenakan victory lap M Fadli berakhir bencana.

Video kengerian tabrakan M Fadli Imamanuddin
www.youtube.com/watch?v=BqY9wnZV5ll

Dari video yang beredar M Fadli yang telah menyelesaikan lomba di urutan pertama sedang melakukan victory lap dengan menyapa pendukungnya setelah melewati garis akhir, namun naas dari belakang pembalap dari Thailand, Jakkrit Sawangsat dari tim AP Honda. Dar video terlihat M Fadli masih bisa untuk duduk dan sadar (kemungkinan menahan sakit) sedangkan pembalap yang menabrak terlempar ke dinding dan tidak sadarkan diri. Hingga saat ini Sawangsat disebut masih dalam keadaan koma.

Rekaman video yang merekam kejadian naas M Fadli membuat rekan satu timnya berkomentar. Dimas Ekky Pratama, meminta agar video tersebut tidak disebarluaskan (m.liputan6.com/bola/read/224361/rekan-m-fadli-minta-netizen-tak-sebarkan-video-kecelakaan-maut). Permintaan ini wajar dari rekan satu tim M Fadli, namun saya berpendapat berbeda dari Dimas Ekky. Menurut saya video yang menayangkan kengerian ini harus ada agar baik pihak penyelenggara dapat menentukan apakah kecelakaan ini disengaja atau murni kecelakaan.

Kondisi M Fadli saat ini sudah membaik. Kabar optimis ini disampaikan oleh humas RS Pertamedika Sentul, dr Bertie R, MM. Sebelumnya ada kabar yang menyebutkan bahwa kaki kiri M Fadli yang tertabrak akan diamputasi namun setelah tim dokter menangani kabar ini ditepis. Menurut Humas Pertamedika Sentul adanya kesimpulan untuk amputasi memang ada namun setelah diobservasi nadi kaki kiri yang disangka telah hilang kembali terasa sehingga operasi dilakukan di bagian tungkai bawah kiri.

Saat ini M Fadli menerima pengawasan dari dokter ortopedi, dokter paru, dokter penyakit dalam, dan anestesi. Tim dokter juga belum bisa memberikan jawaban kapan pembalap nasional dari tim Astra Honda Racing Tim ini akan sembuh total. (www.kompas.com/otomotif/read/2015/06/08/1155312/Kaki.M.Fadli.Disebut)

Dan juga apakah M Fadli akan kembali berlaga menunggangi kuda besinya setelah kecelakaan mengerikan yang ia terima, ini yang jadi pertanyaan saya. Saya pribadi pernah mengalami kecelakaan motor, walaupun bukan balap tetapi ada trauma yang muncul setiap saya mengendarai kendaraan roda dua.

Saya juga berharap agar tim Astra Honda Racing Team tempat M Fadli bernaung telah mengasuransikan pembalapnya. Baik asuransi kesehatan maupun asuransi jiwa pembalap-pembalapnya. Secara umum perusahaan asuransi jiwa atau asuransi kecelakaan tidak akan mengkofer mereka yang berprofesi sebagai pembalap namun jika tim AHRT serius dalam melindungi pembalap sebagai aset mereka maka asuransi untuk para pembalap menjadi hal yang sangat urgent. Kejadian seperti yang dialami oleh M Fadli pastinya tidak diharapkan oleh seorang pembalap, sebuah polis asuransi khusus dari perusahaan asuransi yang mempunyai reputasi baik pasti akan bersedia untuk melindungi pembalap entah berupa asuransi jiwa maupun asuransi kecelakaan diri.

M Fadli pasti sudah sadar dengan resiko yang akan ia alami sebagai pembalap di arena balapan resmi. Resiko tabrakan ketika saling berlomba untuk menjadi yang paling depan adalah sebuah keniscayaan, tapi resiko tabrakan ketika balapan telah berakhir seperti yang dialami M Fadli tentu tidak dapat diprediksi.

Semoga M Fadli dapat kembali berlaga di dunia yang ia pilih.

About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: