Kuliah Itu Berapa Tahun Sih? Ini Jawabannya

Saya sering mendapat pertanyaan dari pengunjung blog “kuliah itu berapa tahun?” atau “Kuliah S1 sampai berapa semester?” dan “semester kuliah ada berapa?”

Untuk menjawabnya saya mengalami sedikit kesulitan. Pasalnya saya sendiri tidak lulus kuliah sesuai waktunya. Mungkin yang bertanya sedang menghitung berapa biaya yang harus dikeluarkan saat kuliah atau mungkin juga sedang merencanakan apa yang bisa ia lakukan disela-sela perkuliahan.

Berdasarkan pertanyaan yang beberapa kali muncul di kolom komentar beberapa postingan saya dua kategori tersebut yang dapat saya simpulkan. Oleh karena itu saya mencoba untuk menjawab dengan sepengetahuan saya dan juga pengalaman saya.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi berapa semester dalam kuliah dijalani oleh seseorang. Contohnya apakah jurusan yang diambil oleh mahasiswa tersebut sesuai dengan minat dan bakatnya, Apakah mahasiswa itu tok hanya kuliah atau ia juga mencari nafkah sembari kuliah, Bagaimana kemampuan seseorang dalam mengikuti perkuliahan, dan lain sebagainya.

Seperti yang telah saya sebutkan diatas berapa lama kuliah seseorang itu banyak faktor yang mempengaruhinya. Makanya sebagai seorang calon mahasiswa saya sarankan banyak mencari informasi tentang perkuliahan. (baca: informasi kuliah sastra inggris)

Selain pertanyaan semester kuliah ada berapa untuk lulus sarjana bagi calon mahasiswa perlu tahu juga apa itu sks dalam kuliah. Idealnya dengan tidak ada ospek calon mahasiswa harus banyak mencari informasi agar bisa membantu percepatan proses belajar di perguruan tinggi dan juga merancang rencana masa studinya.

Kuliah S1 berapa semester idealnya untuk diselesaikan? Menurut pendapat saya sebaiknya kuliah untuk gelar sarjana S-1 diselesaikan dalam 4 tahun atau 8 semester. Jika terpaksa maka usahakan untuk menyelesaikan kuliah maksimal dalam 6 tahun.

Jika anda terpaksa menyelesaikan kuliah selama 6 tahun anda harus bertekad untuk menjadi lulusan terbaik di kampus. Mungkin anda akan merasa bingung karena ada orang disekitar anda yang kuliah lebih dari durasi waktu yang saya sebutkan. Hal ini membuat anda menjadi galau dan bertanya-tanya “kuliah itu sampai berapa semester sih?”

Pembahasan kuliah itu berapa tahun saya coba fokuskan dipendidikan tinggi untuk mendapatkan gelar sarjana S-1. Dengan memfokuskan di satu proses ini saya bisa dengan mudah menyampaikan apa yang saya alami dalam menyelesaikan kuliah sastra inggris.

Jumlah semester dalam kuliah sastra inggris yang saya jalani totalnya adalah 10 semester. Saya masuk ke jurusan bahasa dan sastra inggris Universitas Negeri Padang di tahun 2002 dan saya lulus di tahun 2007. Jadi anda bisa menyimpulkan jawaban atas pertanyaan semester kuliah itu berapa bulan.

Jika anda tidak menyelesaikan dalam jangka waktu yamg diberikan maka kemungkinan besar anda akan diberi 3 pilihan

  1. Memperpanjang studi dalam 1 atau 2 semester. Artinya anda harus selesai kuliah dalam semester ke 7 atau 8
  2. Mengundurkan diri
  3. Drop out

Untuk menyelesaikan satu gelar sarjana anda akan mengikuti 145 sampai 147 mata kuliah. Saya sendiri menyelesaikan kuliah sastra inggris setelah menyelesaikan 57 mata kuliah sastra inggris.

Sebelum menjawab pertanyaan kuliah itu berapa tahun, saya ingin anda menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini,

  1. kenapa anda ingin kuliah?
  2. Apakah anda kuliah karena orang tua?
  3. Apakah anda kuliah karena teman anda kuliah?
  4. Apa anda kuliah untuk mendapatkan pekerjaan yang meningkatkan taraf hidup keluarga?

Kenapa saya menanyakan hal-hal diatas kepada anda? Bukan langsung menjawab pertanyaan yang mudah itu?
Pertama saya ingin anda kembali pada tujuan anda.

Dalam Islam ada hadist yang berbunyi innama amalu binniyaat. Segala sesuatu berawal dari niat.

Begitu pun kuliah.

Jika anda niat kuliah karena orang tua yang ingin agar anda kuliah, tanyakan kenapa? Lihat keadaan keluarga anda. Saya ingin memberikan contoh pada anda. Contoh ini tidak jauh karena ia berasal dari saya sendiri. Jadi semoga anda bisa mendapatkan pelajaran darinya.
Setelah selesai sekolah di kota Bukittinggi dan mendapatkan berita kelulusan Evaluasi Belajar Tahap Akhir saya bersiap diri untuk kuliah. Orangtua saya sangat mengharapkan agar anak-anaknya jadi Orang.

Maksudnya bukan selama ini saya kera dan berevolusi jadi manusia seperti kata si Darwin. Tetapi menjadi individu yang sukses dengan simbol yang berlaku yaitu mempunyai mobil, rumah, istri yang cantik, dan anak yang banyak.

Banyak orang yang dikenal oleh orang tua saya menjadi Orang karena gelar sarjana. Karena itu mereka berusaha dengan sangat keras agar saya dan adik-adik (anak-anaknya) memiliki gelar sarjana. Tujuannya satu agar anak-anaknya tidak senasib seperti mereka.

Orangtua saya sendiri tidak memiliki pendidikan tinggi karena situasi ekonomi keluarga mereka. Ibu saya mempunyai banyak saudara dan pendidikan paling tinggi yang diusahakan oleh kakek dan nenek saya hanya setingkat SMA. Begitu pula ayah saya.

Karena pengalaman mereka tersebut saya dan adik-adik selalu di pecut agar berprestasi dan semangat sekolah. Saya masih ingat ketika orang tua saya marah karena malas belajar, mereka memarahi saya dengan mengatakan

mau jadi tukang angkat dipasar kamu?

Tentu saja saya tidak mau. Dan itu membuat saya dan adik-adik selalu push to the maximum limit of our strenghts.

Saya pun menyelesaikan sekolah menengah atas dengan prestasi yang membuat Ibu terharu. Mendapatkan peringkat ketiga dikelas (selama ini tidak pernah masuk rangking 10 besar) dan menjadi salah satu lulusan terbaik.

Setelah ebtanas saya pun merasa euforia kuliah sedang mewabah, termasuk saya. Pembahasan di sekolah tidak luput dari memilih jurusan di perguruan tinggi.

Saya sendiri memilih untuk kuliah di jurusan sastra. Pilihan sementara saya kala itu adalah sastra perancis. Tapi orang tua dan kerabat saya menganjurkan agar saya masuk sastra inggris. Orang tua saya melihat bakat saya untuk bahasa inggris diatas rata-rata. Soalnya mereka melihat teman-teman saya banyak yang bertanya jika ada soal bahasa inggris kepada saya. Dan dari kecil saya juga dilihat banyak belajar bahasa inggris sendiri dengan perantaraan film kartun.
Pilihannya hampir seragam yaitu kuliah di luar kota karena budaya orang minang adalah merantau.

Karena euforia itu kami tidak membuat rencana berapa lama kuliah di jurusan yang kami pilih. Saya sendiri akhirnya lulus setelah lima tahun menjalani kehidupan kuliah. Lama kuliah saya ini masih terhitung standar karena jurusan sastra inggris di perguruan tinggi yang saya pilih masih tergolong baru.

Umumnya untuk menyelesaikan sebuah perkuliahan adalah 4 tahun. Jika kampusnya memiliki fasilitas perkuliahan lengkap mulai dari dosen hingga alat-alat bantunya, sebaiknya usahakan menyelesaikan kuliah kurang dari 4 tahun.

Ini alasan saya mengatakan hal tersebut.

Lapangan kerja bagi fresh graduate itu mempunyai persaingan yang cukup tinggi. Jika kamu tidak menyelesaikan kuliah dengan jangka waktu normal, kamu akan tergencet dalam persaingan di dunia kerja.

Orang yang sudah bekerja pun akan memilih perusahaan yang sama dengan fresh graduate. Anda akan mengetahui alasannya di lain waktu.

Semakin lama anda kuliah beban ekonomi keluarga anda akan semakin tinggi. Saya merasakan kondisi ini karena orang tua saya tidak mampu. Makanya agar meringankan beban orang tua saya banyak dibantu dengan kuciran bantuan beasiswa dari kampus. Saya heran jika beberapa dari mahasiswa sekarang yang tidak mencari beasiswa sekarang ini.

Usahakan untuk mendapatkan beasiswa saat kuliah. Mungkin nilainya kecil dalam pandangan anda tetapi beasiswa tersebut dapat mengurangi beban dari orang tua anda.

Jika anda mendapatkan beasiswa maka secara tidak langsung meringankan beban orang tua. Selain itu anda juga menolong biaya sekolah saudara anda yang lain.

Semoga kisah yang saya bagi dan juga saran yang saya sampaikan bisa menjawab pertanyaan anda kuliah itu berapa tahun. Jangan lupa jika ada pertanyaan silahkan gunakan kolom komentar, saya akan berusaha menjawab pertanyaan anda. Bagikan artikel ini agar bisa bermanfaat juga bagi rekan-rekan anda yang lain.

Advertisements

6 Replies to “Kuliah Itu Berapa Tahun Sih? Ini Jawabannya”

  1. Jadi kk, skrg kerja sebagai apa?, apakah ilmu2 yg didapat selama kuliah, membantu banyak untuk pekerjaan mu saat ini? Saya ini calon mahasiswa, tapi saya masih ragu ,apakah seharusnya saya lebih baik lansung mencoba berbisnis atau kuliah,soalny saya takut habis waktu dan uang di pakai buat kuliah, tapi setelah keluar,malah ga dapat pekerjaan dengan gaji yang tinggi atau tidak membantu apa2 untuk berbisnis

  2. Kk,boleh nanya sekarang kk kerja sebagai apa? Apakah hasil kuliahnya membantu pada pekerjaan nya , apakah sekarang mendapat pekerjaan dengan gaji tinggi? Saya ini calon mahasiswa, saya masih ragu, apakah seharusnya saya kuliah atau lansung mencoba berbisnis, sebab saya takut kalau udah kuliah, udah habis uang habis waktu 4-6tahun ,terus tidak membantu apa2 dan tidak mendapat pekerjaan yang bagus dengan gaji tinggi, jika ada yang menyinggung saya minta maaf, saya hanya ingin meminta saran ya. Terima kasih

    1. Halo Felix
      Pertanyaannya sangat bagus.
      1. Saya saat ini bekerja di sebuah perusahaan asuransi di Jakarta Selatan.
      2. Latar pendidikan saya sangat membantu untuk pekerjaan. Khususnya saat melakukan korespondensi dengan klien yang umumnya menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantar.
      3. Baiknya kuliah atau langsung bisnis ya? Menurut saya lebih baik kuliah. Ambil jurusan yang felix suka dan minati. Sembari kuliah Felix juga bisa memulai bisnis. Orang mungkin masih terkesima dengan Mark Zuckerberg yang menjadi milyuner di usia muda dengan facebooknya, atau dengan Bill Gates dan Microsofnya. Tapi selain mereka top 100 orang terkaya menurut forbes memiliki gelar sarjana. Bahkan sampai mendapatkan gelar master (S-2).
      4. Kalau bahas gaji relatif lah ya. Orang yang gaji 20 juta rupiah pun di perusahaan minyak nasional masih merasa kurang karena banyak pengeluaran. Gaji 4 juta rupiah di perusahaan kecil akan terasa besar jika pandai mengelolanya.
      Jadi jangan ragu Felix, kalau bisa kuliahlah di bisnis yang akan digeluti. Semoga saran saya bisa diterima yah.

  3. Artikel ini sangat bermanfaat sekali terima kasih banyak atas informasi, sarannya. Habis dikasih pencerahan sama mama tentang kuliah, dunia pekerjaan terus search di google tentang kuliah2 trs nemu blog ini. Jadi makin paham dan uda mulai menyiapkan sejak skrg. Meskipun aku baru masuk kls 10. Tapi mama blg sm aku “kalo sebaiknya dipersiapkan mulai dr skrg”. Aku masih labil ttg jurusan kuliah, pekerjaan, dll. Hrs byk2in baca artikel dan hrs sering2 dpt pencerahan☺

Tinggalkan Balasan