(Kembali) Berdoa Dalam Kehidupan

Kadang menjadi seorang muslim kita hanya menjadi muslim yang tertera di KTP. Kita tak pernah mempraktekkan ajaran yang telah diberikan oleh ISLAM sendiri. Saya sendiri merasa malu dengan teman kristiani yang selalu berdoa dalam setiap kegiatannya. Ketika akan makan, mulai bekerja, akan melakukan perjalanan dan lain-lain. Saya seakan tertohok, malu rasanya. Saya merasa kasihan dengan dia yang berdoa tapi pada Tuhan yang saya anggap salah namun saya sendiri yang telah meyakini Tuhan saya adalah SATU dimana dalam agama saya diajarkan sebagai tempat meminta, tempat berserah diri.

Ketika saya di Taman Kanak-Kanak dulu guru saya sering membimbing saya dan teman-teman untuk selalu berdoa ketika akan melakukan segala sesuatu. Dari hal terkecil seperti makan, hingga hal besar seperti akan mengerjakan sesuatu. Entah kenapa sekarang seakan saya lupa dengan doa-doa yang saya hapal itu.

Doa bukanlah sebuah rapalan mantra yang membuat di perapal menjadi kuat, bisa terbang, atau mempunyai kekuatan luar biasa lainnya (walaupun kemungkinan melakukan hal yang luar biasa itu ada). Doa adalah sebuah motivasi yang selalu kita ucapkan yang menstimulasi alam bawah sadar kita untuk mencapai tujuan yang kita inginkan, dengan doa juga kita mempersiapkan tubuh untuk menerima semua resiko yang kita tempuh dalam mencapai tujuan kita.

Banyak para cendikiawan tidak hanya berkemauan keras dalam mencapai apa yang dia inginkan tapi mereka (apakah disadari atau tidak) mereka berdoa dalam mencapai apa yang mereka inginkan.

Advertisements

Tinggalkan Balasan