About these ads

ISIS Teroris Ter-Narsis

By: Nandang Burhanudin
****
Teroris, Narsis dan ISIS
By: Nandang Burhanudin
*****

(1)
Kini kita hidup di zaman Fitnah. Rasul menyebutnya dengan istilah fitnah Duhaima atau Dahma.

(2)
Fitnah kegelapan yang tak berujung dan tak tahu kapan mulainya. Namun ciri khasnya, menempeleng satu persatu wajah
umat Islam.

(3)
Berlangsung lama. Menyerang umat Islam, hingga banyak yang murtad: pagi beriman, sore hari sudah kufur.

(4)
Fitnah teroris yang diidentikkan dengan Muslim/Islam, adalah fitnah rekayasa satuan-satuan Dajjal. Sebab mereka paham, hanya Islam dan umatnya yang akan berjaya.

(5)
Hingga kini, dunia tidak memiliki kesamaan persepsi tentang kata “teroris”. Kata bersayap, tergantung siapa yang memegang media dan kuasa. 

(5)
Fitnah teroris membuat zaman kita zaman kematian tanpa belas kasihan. Kematian tanpa rasa sakit. Pembunuhan atas dalih dan dalil yang dibuat-buat, asal legal.

(6)
Fitnah teroris menjadi tayangan paling menjual. Ratingnya selalu tinggi. Terutama rating bagi kaum kapitalis. Teroris ternyata hobi narsis.

(7)
Kameraaaa … action! Hingga tak lupa sebelumnya dihias make up. Soal dress/pakaian tergantung pesanan siapa pengiklan.

(8)
Teroris tergantung Badan Intelejen mana yang menjadi sutradara. Selain itu, besaran bujet dan target juga menentukan.

(9)
Ledakan di taman Sultan Ahmad Istambul, jelas digawangi Badan intelejen super canggih. Intelejen Turki kecolongan. Ternyata Rusia berada di balik bom bunuh diri. 

(10)
Timing. Time schedule. Lalu lintas pelaku. Diatur sedemikian rupa. Media tak sempat meliput detik per detik. Kedubes AS tak sempat mengeluarkan warning.

(11)

Adapun teroris Sarinah. Dipastikan kerjaan intelejen oplosan, bujet terbatas, target tidak jelas. teroris setengah hati.

(12)
Bisa juga disebut, teroris yang belum matang di masa training. Atau bisa jadi, efek dari BIN yang dikomandoai kakek tua, jenderal yang bintangnya sudah lama pudar.

(13)
Namun skenario terkuat, menutupi kemandulan pemerintah Jokowi menghadapi Freeport. Sebagai rakyat, kita harus siap disuguhi sineteron teroris yang hobi narsis.

(14)
Selamat ISIS. Aksi anda selalu dishoot kamera yang ON terus menerus. Hal yang tak mampu dilakukan untuk menshoot aktivitas HAMAS. Tak aneh memang.

About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: