About these ads

Hari Pahlawan Ala Arham Kendari

Selain orang tua dan guru sekolah, disadari atau tidak pada sudut pandang tertentu bertebaran para pahlawan dalam diam yg padanya layak gelar kepahlawanan itu disematkan:
– Istri atau suami yg menemanimu pada masa-masa sulit, serta setia bersamamu hingga seorang di antara kalian keriput dan seorang lainnya selulit.
– Guru mengaji yg mengenalkanmu huruf hijaiyah dan melemaskan lidahmu dengan lafal demi lafal ilmu tajwid.
– Dokter atau perawat yg telah andil menyelamatkan nyawamu atas cekatan tindakannya menanganimu di kala sakit.
– Petugas kebersihan yg rela mengais bagian terburuk dari kotoran buanganmu yg bahkan sekadar menyentuh pun kau jijik.
– Bendahara kantor yg menyetujui permohonan kasbon saat tanggal terjepit sementara kau sudah diteror telepon jatuh tempo dari operator KPR atau perusahaan pemberi kredit.
– Atau bahkan barisan para mantan yg menempamu menjadi pribadi tangguh setelah jatuh bangun di urusan perasaan dan diantaranya kau pernah terpuruk mengenaskan hingga terasa susah untuk bangkit

Dan siapapun orang-orang yg pernah berjasa memberi warna pada perjalanan hidupmu, memberi motivasi untuk berdiri setelah jatuh, memberi makna pada setiap denyut nadi dan detak jantungmu..
Pada mereka pahlawan-pahlawan itu, ucapkanlah terima kasih. Sambunglah silaturahmi. Tegur, sapa, atau tanyakan kabar meski sekadar basa-basi.

Kecuali pada poin terakhir di atas, hal itu tak perlu kau lakukan. Cukup kau doakan atau kirim alfatihah. Sebab seperti kata pepatah, jangan karena “apa kabar” setitik, rusak move on sebelanga.

Selamat hari pahlawan untuk semua..

About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: