Google Keyword Planner: Rahasia Data Pencarian Rata-Rata per Bulan

Google Keyword Planner: Rahasia Data Pencarian Rata-Rata per Bulan – Google Keyword Planner merupakan sebuah tool gratis yang disediakan oleh google untuk para pengiklan di Adwords. Setiap blogger yang sudah lama aktif di dunia blogging pasti tahu dengan cara menggunakan tool gratisan dari google ini. Tool ini selalu direkomendasikan oleh beberapa situs panduan blogging maupun kursus internet marketing. Intinya Google Keyword Planner merupakan tool wajib yang harus anda gunakan jika anda tidak punya modal besar untuk menggunakan keywords tool lain.

google-keywords-planner
gambar: seattleorganicseo.com

Google adalah mesin pencari informasi terpopuler menyimpan kata kunci yang berarti pasar bagi internet marketer dan juga blogger. Jika anda ingin mencari pembeli untuk barang atau jasa anda maka google memberikan hal tersebut untuk anda. Google adalah sebuah pasar yang sangat ramai dikunjungi calon pembeli potensial dimana Blogger atau Internet marketer harus tau dimana letak lapak yang strategis untuk mendapatkan pelanggan potensial.

Kali ini saya tidak membahas bagaimana cara menggunakan google keywords planner untuk mencari pasar dengan memanfaatkan fitur keyword planner dari google adwords. Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi sebuah wacana tentang bagaimana kita (baca:blogger) membaca data yang diberikan oleh google yang terdapat di fitur google adwords: keywords planner.

Apakah anda menggunakan google keyword planner seperti video dibawah ini?

Jika jawabannya anda adalah IYA, maka saya ingin anda membaca artikel yang saya terjemahkan dari blog  MOZ  kepada anda perihal rahasia dari data yang diberikan oleh google keyword planner yang belum diketahui banyak orang.

Termasuk saya juga.

Kenapa blogger indonesia harus mempertimbangkan menggunakan data yang ditampilkan oleh google keyword planner?

Sebagai perusahaan di bidang pencarian yang sangat populer dan menjadi rujukan bagi blogger dan internet marketer di dunia, kita sering menganggap data yang ditampilkan oleh google (dalam hal ini keyword planner) sebagai data pasti tetapi hasil penelitian dari moz tahun 2015 menyatakan jika google keyword planner masih menyimpan 35% kata kunci yang tidak ditampilkan dan banyak digunakan oleh orang di penjuru dunia dalam mencari informasi di internet.

Hal ini berarti masih ada lapak kosong yang mempunyai banyak pengunjung tetapi tidak diinformasikan oleh google di fitur keyword planner.

Saya sendiri bukan ahlinya tentang tools riset keyword tapi saya menyampaikan ulang bahasan ini dalam bahasa sendiri.

Tulisan ini berawal dari artikel yang diterbitkan moz tahun 2015.

Menurut artikel dari moz tersebut Blogger dan internet marketer harus menggunakan google keyword planner dengan cara yang berbeda dari yang biasa agar mendapatkan hasil yang memuaskan saat menggunakan tool gratis tersebut.

Situasi ini disebabkan ketidak sempurnaan yang dimiliki oleh google adword planner sebagai ciptaan manusia.

Ketidak sempurnaan itu terdapat pada beberapa hal.Salah satunya adalah kata kunci yang tidak dikeluarkan oleh google pada saat seseorang menggunakan keyword planner sebagai alat untuk riset kata kunci. Dan ini yang akan kita bahas dalam tulisan ini.

Kata kunci atau keyword dalam blogging atau Internet marketing merupakan hal yang krusial. Kata kunci adalah pasar dimana lapak anda berada untuk menjual informasi. Salah kata kunci berarti anda salah menempatkan lapak. Hal ini juga berarti bisnis online anda akan mengalami kerugian tepat saat anda memulainya.

Agar menghindari kerugian tersebut saya harap anda membaca hasil penelitian dari moz yang terbit di akhir tahun 2015 lalu.

Menurut Rush Jones, peneliti di situs moz, ada 5 hal yang membuat anda tercerahkan saat menggunakan tampilan dari sebuah kata kunci yang anda riset di keyword planner.

  1. Pembulatan Nilai Rata² Pencarian
  2. Pengelompokan traffic per bulan
  3. Kata kunci yang masih disembunyikan
  4. Tidak konsisten rekomendasi kombinasi kata kunci, dan
  5. Rekomendasi kata kunci yang jauh dari relevan

Mari bahas satu persatu poin yang disampaikan oleh Rush Jones dalam artikelnya Google Keywords Planner’s Dirty Secret.

#1 Pembulatan Avg. Monthly Search

Google menurut Rush Jones memberikan data yang ”salah” ketika menampilkan nilai sebuah keyword. Jones memberikan contoh dua keyword yang ia pilih yang memiliki nilai yang sama pada rata-rata pencarian bulanan.

Keyword pertama adalah baseball scores dan keywords kedua adalah basketball games. Kedua kata kunci ini mempunyai nilai rata-rata pencarian yang sama yaitu 201 ribu pencarian setiap bulan.

Logikanya jika ada dua kata kunci yang mempunyai rata-rata pencarian yang cukup besar tentu anda mungkin akan memilih menggunakan dua kata kunci ini untuk dioptimalkan dalam blog anda. Jika saya mendapat trafik dari dua kata kunci diatas di blog saya tentu saya akan gunakan kedua kata kunci tersebut untuk tetap menjaring visitor dan juga menjual produk tentunya.

Padahal menurut Jones justru kata kunci baseball scores yang mempunyai nilai yang lebih besar dibanding dengan kata kunci basketball games.

Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Hal ini dapat diketahui dengan melakukan penelitian lebih jauh untuk dua kata kunci tersebut. Jones menulis di tahun 2015 bahwa jika anda melakukan riset sedikit lagi terhadap dua kata kunci diatas khususnya pada pencarian kata kunci yang dicari per bulan maka anda akan menemukan selisih pada data yang ditampilkan oleh google keyword planner.

Jones menemukan dari breakdown kata kunci baseball scores dan basket games dalam satu tahun ada selisih 10 ribu pencarian antara kata kunci tersebut diatas. Saat jones breakdown dua kata kunci tersebut dalam dua belas bulan terakhir ia menemukan bahwa kata kunci baseball scores mendapat pencarian sebesar sebesar 217.275 sementara basketball games mendapatkan 205,750.

Berarti anda seharusnya lebih fokus pada pengembangan kaya kunci baseball scores daripada basketball games.

Kenapa ini bisa terjadi?

#2 Pengelompokan Traffik

Dalam program sederhana anda butuh parameter tertentu untuk menampilkan data secara otomatis. Contohnya saat anda melakukan sebuah pemanggilan pada data yang terdapat pada file excel dengan menggunakan perintah vlookup.
Begitu pula dengan google.

Untuk menampilkan kata kunci dan besaran pencarian atas kata kunci tersebut ada parameter yang telah diatur. Pada kasus diatas google tidak memberikan nilai sebenarnya dari kata kunci yang sedang diriset, tetapi google memberikan data atas kategori yang telah ditetapkan.

Dari hasil penelitian Rush Jones diatas besaran kata kunci dari basket ball gamea dan baseball scores dikelompokkan kepada satu parameter yaitu traffik yang bernilai 201 ribu.Maksudnya disini kata kunci yang mendapat pencarian 217.275 dan 205,750 termasuk pada kategori pencarian rata-rata bulanan 201 ribu.

Dalam penelitiannya moz menemukan bahwa google mempunyai 85 lebih parameter untuk ditampilkan pada saat seseorang melakukan riset kata kunci di keyword planner. Moz menyimpulkan bahwa semakin besar data pencarian yang ditampilkan oleh keyword planner semakin rendah akurasi yang ditampilkan.

#3 Kata kunci yang Disembunyikan

Anda mungkin sama dengan saya yang mengambil informasi dari keyword seperti adanya.Maksudnya begini ketika anda memilih kata kunci football dan anda melakukan riset dengan google keyword planner, anda akan diberikan hasil berupa kata kunci yang dapat anda gunakan.

Anda kemudian akan memilih beberapa kata kunci untuk anda sisipkan dalam dari strategi onpage seo artikel anda. Saya menganggap google keyword planner telah mengeluarkan seluruh data kata kunci yang ada pada database google.

Ternyata saya salah..

Peneliti dari Moz, Rush Jones dengan berbekal kata kunci football dan tool bernama gerpwords. For your info tool ini merupakan bagian dari aplikasi moz dalam memberikan anda ide kata kunci dan juga tingkat persaingan atas kata kunci tersebut. Dengan gerpword peneliti moz, rush jones, menemukan bahwa google keyword planner tidak mengeluarkan semua kata kunci yang dibutuhkan dalam penelitian kata kunci atau research keyword.

Dalam temuannya moz menemukan bahwa google keyword planner hanya mengeluarkan 35% database yang mereka punya. Menurut moz google berusaha untuk diverse cross-section of terms.

Kondisi ini tidak menguntungkan bagi internet marketer. Cara mengurangi kerugian karena diverse cross-section terms yang digunakan google adalah dengan melakukan riset lebih dalam dengan menggunakan term yang lebih spesifik dan membatasi volume dan cpc.

#4 Tidak Konsisten Dalam Menampilkan Kombinasi Kata Kunci

Google search sebagai produk yang khusus menelusuri informasi yang terdapat di dunia maya memiliki fitur rekomendasi dari ejaan yang salah. Misal anda ingin ke situs facebook tetapi anda malah menulis facbook di kotak pencarian dibanding facebook.

Maka secara otomatis google search memberikan kata yang benar untuk pencarian kita. Rush Jones dalam artikelnya memperhatikan hal ini dan bertanya apakah google keyword planner menghitung penggunaan kata yang salah atau kombinasi antara kata yang miss spelled dan kata yang benar? Hasil penelitiannya menunjukkan kalau keyword planner memberikan data berdasarkan dua hal tersebut.

#5 Rekomendasi kata kunci yang jauh dari relevan

Pada poin terakhir ini Rush Jones menitik beratkan pada pengguna jasa periklanan google.Rush menemukan bahwa google keyword planner tidak memberikan Rekomendasi kata kunci yang relevan. Hal ini justru merugikan pengguna jasa periklanan adwords karena secara buta mengikuti rekomendasi dari google tersebut.

Data yang anda terima masih belum cukup. Anda butuh analisa dari tool pencari keywords yang lain seperti semrush ataupun moz sendiri.

Kesimpulan

Apa yang dapat kita pelajari dari penelitan Moz? Google Keyword Planner tetap sebagai sebuah referensi untuk kata kunci yang dibutuhkan untuk kampanye seo atau ppc. Hanya saja cara menggunakan tool ini harus lebih teliti lagi. Kita tidak serta merta mengikuti rekomendasi kata kunci yang diberikan google tetapi harus spesifik dalam melakukan riset kata kunci.

Apakah google telah memperbaiki kinerja keyword planner setelah keluarnya hasil temuan dari moz ini? Bagaimana pendapat anda tentang Google Keyword Planner: Rahasia Data Pencarian Rata-Rata per Bulan

Advertisements

Tinggalkan Balasan