Mengatasi Sitemap Error Pada Google Search Console

menggunakan url parameter google search console

Mengatasi sitemap error pada google search console – Sitemap artinya secara harafiah adalah peta situs. Kegunaannya seperti peta yang kita kenal selama ini yaitu memberikan gambaran kepada PENGUNJUNG tentang area (baca:konten) yang sedang disinggahinya saat ini di situs/blog yang dikunjungi.

Situs yang mempunyai sitemap yang bagus dan terperinci akan menjadi primadona bagi mesin pencari seperti google. Tapi kenapa saat submit url di google webmaster malah muncul error peta situs anda terlihat seperti laman html. pakai format peta situs resmi? 

Bagaimana cara mengatasi sitemap error tersebut di Google Search Console?

Mari kita pelajari sama-sama.

Continue reading “Mengatasi Sitemap Error Pada Google Search Console”

Advertisements

Situs Belum Memenuhi Kebijakan Google; Cara Mengatasinya Dengan Lengkap

situs belum memenuhi kebijakan google
gambar dari flyn’s blog
gambar minjem dari flyn-dvb

Situs belum memenuhi kebijakan google. Pernah mendapatkan pesan tersebut saat melamar program adsense? kira-kira permasalahannya apa ya? Jika anda hanya bermodalkan artikel dari blogger lain mungkin anda tidak mendapatkan informasi secara lengkap dan menyeluruh. Saran saya lebih baik anda langsung ke laman support adsense disini (untuk bahasa Indonesia) atau disitu (bahasa Inggris = English).

Saya sendiri lebih menyukai keterangan dalam bahasa inggris tetapi jika anda lebih menyukai bahasa Indonesia tidak masalah.

Kenapa google sangat ketat dalam menjalankan kebijakan menerima publisher? Dalam situs support adsense google menyatakan tujuan dari kebijakan ketat yang diberikan oleh google adalah untuk memberikan lingkungan yang nyaman untuk pengiklan (adwords), user (google search) dan publisher (penerbit iklan=blogger).

Anda harus memahami hubungan segitiga pengiklan, user, dan publisher agar anda dapat lebih mudah diterima di program adsense. Kalau seorang blogger tidak memahami hubungan timbal balik antara ketiga unsur di jaringan yang disebutkan google diatas, saya yakin sampai kapan pun blogger tersebut tidak akan diterima sebagai partner google dalam program adsense.

Mengenali Masalah, Memahami Latar Belakang

Google merupakan situs pencarian informasi yang sangat populer bukan tanpa alasan. Hasil pencarian yang terdapat di hasil pencarian google selalu mendekati atau menyelesaikan permasalahan dari penggunannya. Contoh: jika anda mencari informasi tentang cara membuka tabungan online, maka anda akan mendapatkan ribuan hasil bank-bank yang menyediakan layanan pembukaan rekening secara online.

Artinya google memberikan solusi instant terhadap permasalahan yang sedang dihadapi orang yang mencari informasi pembukaan rekening tabungan online tersebut. Ini yang menjadikan google mesin pencari favorit orang-orang di dunia.

Karena kualitas hasil pencarian yang diberikan tersebut benar-benar dibutuhkan oleh orang dan jaringan yang berada di google benar-benar menjawab informasi yang dibutuhkan tersebut maka google merintis bisnis melalui periklanan yang tertarget berdasarkan kata yang diketikkan oleh orang-orang. Program periklanan ini dikenal dengan nama AdWords.

Wordstream mengutip data dari situs resmi google menulis pendapatan Google di tahun 2011 mencapai 37.9 milyar dolar amerika. Bisnis periklanan (Adwords) menyumbang kontribusi terbesar dalam pencapaian tersebut yaitu sebesar 96% atau kira-kira 36 milyar us dolar.

adwords sumber pendapatan terbesar google tahun 2011
gambar penghasilan google tahun 2011. sumber gambar wordstream

Untuk tahun 2016 dalam rilisan kuarter ketiga Alphabet (induk perusahaan Google) menyatakan pendapatan perusahaan melalui iklan meningkat 18% dari tahun sebelumnya 16.781 milyar dolar menjadi 19.821 milyar us. Meskipun tidak lagi menjadi primadona, adwords telah menjadi bagian penting yang tidak bisa dipisahkan dari saluran pemasukan google.

Dari sedikit gambaran dimana Google mendapatkan uang tersebut dan juga tujuan dari dibuatnya kebijakan google maka saya mau masuk ke inti permasalahan yaitu pesan yang diterima oleh blogger yang mendaftar adsense; situs belum memenuhi kebijakan google.

Kesalahan Blogger Hingga Mendapatkan Situs Belum Memenuhi Kebijakan Google

Tidak Sabar

Biasanya pesan “situs belum memenuhi kebijakan google” di dapat oleh calon publisher adsense ketika mendaftar ke program adsense. Dari pengamatan saya selama ini kesalahan dari blogger pemula ini adalah mereka terlalu tergesa-gesa untuk segera mendaftarkan blog atau situs yang baru dibuat ke kerjasama tersebut. Padahal selain mempunyai blog sebagai penampil iklan adsense, blog yang baru diterbitkan tersebut membutuhkan trafik atau pengunjung.

Traffic merupakan sebuah harga mati untuk menjadi seorang publisher adsense. Logikanya seseorang mau mengiklankan produknya di blog yang kita miliki jika blog tersebut mempunyai pengunjung dengan jumlah tertentu. Untuk jumlah pengunjung yang harus didapat oleh blog baru yang didaftarkan ke program adsense tidak ada yang benar-benar mengetahuinya. Google pun dalam adsense inside tidak merinci berapa jumlah trafik yang dibutuhkan untuk disetujui mengikuti program adsense mereka.

Di Forum Indonesia Adsense Publisher yang saya ikuti pageview rata-rata member yang masih belum disetujui untuk bekerja sama dengan adsense lebih banyak dibandingkan dengan pageview blog saya.

Oleh karena itu kesabaran dibutuhkan untuk mendaftar di program adsense.

Tidak Baca Panduan Dari Google (Webmaster dan Adsense)

Kesalahan lain yang saya perhatikan pada blogger pemula yang daftar di program adsense adalah tidak membaca panduan umum tentang kebijakan yang diberikan baik oleh program adsense maupun yang telah disampaikan di panduan webmaster. Jika calon publisher adsense tersebut mau meluangkan waktunya untuk membaca dan memahami panduan yang telah diberikan oleh google tersebut, tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mendapatkan full approved sebagai partner.

Apa saja panduan dari program adsense agar blog yang didaftarkan disetujui untuk menjadi partner periklanan google?

#1 Konten

Google sangat menghargai sebuah konten yang dibuat sendiri oleh blogger. Makanya calon publisher minimal harus familiar dengan istilah konten adalah raja atau content is king. Konten tidak melulu tulisan tapi bisa juga berupa video, gambar, audio, file pdf dan lain sebagainya.
Di panduan webmaster google anda akan menemukan panduan konten blog yang sesuai dengan selera google. Panduan konten untuk blog yang akan anda daftarkan di program adsense ada enam bagian yaitu
  1. Situs yang menggunakan program AJAX
  2. Artikel yang membahas sebuah permasalahan dengan menyeluruh
  3. Penggunaan gambar dan video
  4. Situs yang menargetkan pembaca Internasional
  5. Situs yang dapat ditemukan dengan Perangkat Mobile
  6. Penggunaan Meta Tags
  7. Struktur URL yang sederhana
  8. Penggunaan URL kanonikal
  9. Penggunaan “rel=nofollow” untuk link tertentu
  10. Memberitahukan Laman Berseri
  11. Tag untuk situs yang khusus untuk perlindungan bagi anak
Wah kalau baca semua bakal lama donk om?
Sebagai orang yang mau bekerja sama dengan perusahaan besar tentu kita harus mengikuti alur kerja perusahaan tersebut. Jadi sembari melamar anda bisa tetap membuat konten yang dibutuhkan oleh pengunjung.

#2 Materi Hak Cipta

Anda pernah melihat sebuah situs yang menyediakan software bajakan? Atau anda pernah mengunduh film bajakan dari situs tertentu? Nah Google tidak menyukai konten-konten yang melanggar hukum seperti itu.
contoh hasil pencarian google yang menghilangkan situs yang melanggar hak cipta film Moana
Bahkan jika anda menerbitkan konten hasil copas dari situs lain dan blog anda mempunyai pengunjung hingga jutaan hit setiap hari, Google dapat menghukum anda dengan cara menghapus blog yang telah anda daftarkan di dalam database mereka.
Pada beberapa kasus saya sering melihat teman-teman publisher adsense yang sukses menjadi partner google dengan program adsense (setelah sebelumnya mendapatkan pesan situs belum memenuhi kebijakan google) hanya dengan menghilangkan gambar yang mereka gunakan untuk artikel yang diterbitkan.

#3 Sumber Traffik

Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, trafik atau kunjungan ke blog yang dibuat harus ada. Akan tetapi sumber trafik tersebut haruslah alami. Maksud alami disini adalah sumber traffic ke blog anda itu berasal dari mesin pencari (google, bing, yahoo dan website lainnya), dari media sosial (twitter, instagram, facebook, dan lain-lain).
Sumber trafik yang dilarang untuk menampilkan iklan adsense adalah sebagai berikut:
  1. sumber trafik yang berasal dari layanan pihak ketiga seperti paid to click, paid to surf, dan program auto surf dan klik iklan. (Bagaimana dengan blog yang menggunakan jasa Adwords sebagai sumber traffic? Saya masih mencari tahu tentang hal ini)
  2. Dipromosikan dengan cara mengirimkan email massal tanpa persetujuan pemilik email tersebut (metode ini dikenal dengan email spamming)
  3. Menerima traffic dari situs periklanan yang tidak mengikuti panduan kualitas landing page
  4. Konten harus menggunakan bahasa yang didukung oleh Google (Bahasa Indonesia termasuk dalam bahasa yang didukung oleh Google)

#4 Navigasi

Pengunjung yang datang ke blog harus dibuat benar-benar nyaman. Untuk itu google menyarankan kepada pemilik blog atau website agar mempermudah alur pencarian informasi pengunjung. Oleh karena itu anda harus berhati-hati dalam memilih template blog jika anda tidak mengetahui cara membuat template blog sendiri.
Google sangat tidak respek jika sebuah situs yang mereka rekomendasikan kepada pengguna mesin pencari malah membuat pengguna menjadi tidak nyaman. Ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna bisa karena beberapa hal yaitu tiba-tiba pengunjung diredirect  ke situs lain yang tidak diinginkan, atau tiba-tiba perangkat yang digunakan mengeluarkan notifikasi melakukan pengunduhan file tertentu, atau situs tersebut sengaja disusupkan malware, atau mempunyai pop-up yang susah untuk dihilangkan.
(Pernah gak anda mengunjungi situs-situs tersebut? Nyaman gak?)
Intinya anda membuat navigasi di blog sesuai dengan kebutuhan oleh pembaca. Jika harus mereferensikan ke artikel lain di blog anda jangan disusupi link referensi tersebut dengan jebakan-jebakan betmen. Atau jika anda mereferensikan artikel diluar blog anda usahakan agar pembaca betul-betul sampai ke situs yang anda referensikan (tidak menclok ke website lain dulu).
Jika anda mengikuti link ke situs bantuan google yang saya berikan diatas ada banyak aturan lain yang harus diikuti. Saya hanya memilih empat kebijakan google diatas karena menurut saya hal ini yang kudu diperhatikan oleh blogger yang mendapat pesan situs belum memenuhi kebijakan google. Poin-poin lainnya tidak saya ikut sertakan di dalam artikel ini karena menurut saya kebijakan tersebut dibutuhkan saat anda betul-betul sudah diterima oleh pihak google sebagai partner penerbit iklan mereka.

Kesimpulan

Menjadi publisher adsense merupakan salah satu prestasi bagi beberapa blogger. Selain kebanggaan yang didapat setelah disetujui sebagai partner perusahaan IT terbesar dan terpopuler di dunia, potensi penghasilan yang didapat pun sangat menjanjikan.
Hanya saja untuk mencapai posisi tersebut, partner google, sebuah strategi dan juga usaha yang keras dibutuhkan. Salah satu usaha yang dibutuhkan itu adalah dengan memenuhi kebijakan google. Dengan mengenali aturan main (baca: kebijakan) yang ditetapkan oleh Google maka anda akan terhindar dari pesan situs belum memenuhi kebijakan google yang tidak diinginkan.
Akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat.

Cara Mengenali dan Menghilangkan SPAM di Laporan Google Analytics

Setiap blogger pasti tahu Google Analytics tapi apakah setiap blogger menggunakan tool gratis dari google tersebut untuk mendapatkan data dari websitenya? Tidak juga. Tidak sedikit juga blogger memilih untuk tidak menggunakan tool gratis dari google ini untuk mengumpulkan data dari webnya. Salah satu tool analytics yang banyak digunakan teman-teman blogger komunitas indonesia adsense publisher adalah hitstats.com.

Tulisan ini bukan tentang perbandingan tool analitik mana yang lebih banyak dipakai tapi bagaimana seorang blogger harus menyaring data yang disampaikan Google Analytics agar dapat menganalisa, membuat strategi dan membuat konten yang akan membuat blog yang dikelola berkembang. Kenapa data di google analytics harus disaring?

Ide tulisan ini muncul ketika kang ghani beberapa waktu lalu pernah membuat thread yang mewanti-wanti blogger pada sebuah spam yang muncul di laporan Google Analytics. Spam ini tidak hanya mengganggu data yang dikumpulkan oleh Analytics tetapi juga membebani server hosting dari blog yang bersangkutan. Untuk hosting spam akan membuat kecepatan situs untuk tampil menjadi lebih lambat karena membebani bandwith hosting blog.

Semua mungkin sudah tau apa itu Spam? Singkatnya spam adalah penawaran yang dikirim oleh seseorang kepada anda (dan saya) dimana penawaran tersebut tidak anda butuhkan dan sifatnya mengganggu. Ibaratnya anda mendapat teror sms atau telpon promosi dari telemarketing sebuah perusahaan.

Selama ini saya mengetahui spam hanya ada di email, tetapi thread yang ditulis oleh moderator IAPD tentang spamming url yang ada di dashboard Google Analytics beliau beberapa saat yang lalu, saya coba kembali belajar tentang pemfilteran data di Google Analytics. Sebelumnya saya pernah membaca sebuah spam yang terdapat di laporan kata kunci yang berjudul “Ghost spam is free from the politics” beberapa tahun yang lalu.

Saya pernah mendapatkan spam tersebut dan saya melakukan filtering terhadap kata kunci spam tersebut. Tapi ternyata ada banyak cara dan celah yang digunakan oleh Spammer dengan memanfaatkan kode analytics yang diberikan oleh google. Kita akan membahas lebih lanjut celah-celah yang dimanfaatkan oleh spammer lebih lanjut dengan bantuan Himanshu Sharma.

Apakah spam bot ini hanya muncul di google analytics? Tidak juga karena di selain di google analytics saya juga sering mendapatkan spam yang terlihat seperti situs perujuk. Silahkan coba dilihat pada gambar dibawah.

Data Situs Perujuk dimana Spam Bot ikutan nyampur

Situs perujuk yang terindikasi sebagai spam mengirimkan data palsu ke google analytics. Data google analytics itu penting apalagi jika anda blog atau website anda ditujukan untuk menambah penghasilan. Dalam salah satu artikel Neil Patel yang saya terjemahkan disini ada 3 data yang dapat membantu kita untuk membuat sebuah konten yang sesuai dengan pengunjung.

Makanya tindakan penting yang anda butuhkan untuk mendapatkan data yang bersih adalah dengan melakukan filtering terhadap semua spam bot yang muncul di dalam analytics anda.

Bagaimana cara menemukan situs yang terindikasi spam tersebut? Saya menemukan sebuah artikel yang sangat bagus dari Himanshu Sharma, www.optimizesmart.com. Menurut pengarang buku Maths and Stats for Web Analytics and Conversion Optimization tersebut, anda harus mengidentifikasi tipe spam yang ada di dalam google analytics.

Sharma menemukan spam yang terdapat di google analytics terdapat di beberapa tempat di laporan google analytics yaitu

  • laporan event,
  • laporan landing page,
  • laporan referer,
  • laporan Search Organic,
  • Laporan Keyword,
  • Laporan Language,
  • Laporan transaksi dan sales.

Wah banyak juga ya..

Spammers menurut Sharma melakukan aksi spam dengan cara mengirimkan “fake hit” ke data Google Analytics anda. Apa itu hit? Sebuah hit adalah istilah yang digunakan google dimana pelacak yang telah ditanamkan (kode pelacakan google analytics) di dalam blog atau website dikirimkan ke sebagai data di laporan yang terdapat di akun google analytics.

Jadi si spammer melakukan sebuah modifikasi yang memanfaatkan perintah ga('send','pageview'); yang akan mengirimkan hit ke laporan GA di akun blog. Perintah ga(‘send’,’pageview’); adalah perintah standar di semua kode GA.

(wah hebat banget spammernya)

Cara Mengenali Spam di Laporan Google Analytics

Menurut artikel yang diterbitkan oleh Himanshu Sherma cara mengenali spam di laporan Google Analytic adalah dari bounce rate atau rasio pentalan yang terdapat di dalam laporan.  Seperti yang terlihat di dashboard statistik blog saya diatas beberapa situs perujuk yang terlihat terindikasi sebagai spam.

Di google analytics anda dapat mengenali situs spam dengan masuk ke laporan Referrals (Situs Perujuk). Laporan ini dapat anda temukan pada menu sidebar bernama Acquitition (Akuisisi) >> All Traffic (Semua Lalu Lintas).

laporan situs perujuk yang terindikasi spam

Sharma menyarankan agar periode laporan yang digunakan dua bulan belakang. Misal anda melihat data analytics di tanggal 8 Desember 2016, maka periode pengumpulan data yang anda tayangkan adalah dari 1 Oktober 2016 hingga 8 Desember 2016. Dengan mengatur periode pengumpulan data seperti itu maka anda akan melihat situs perujuk yang merupakan spam.

Gambar diatas merupakan contoh spam referal yang saya dapatkan di laporan google analytics milik saya.

Setelah mengatur periode pengumpulan data, anda melakukan sortir di kolom Bounce Rate (Rasio Pentalan). Situs referal yang mempunyai rasio 100%, 0% dengan jumlah sesi 10 atau lebih adalah situs spam yang merusak data Google Analytics anda.

Buat daftar situs spam yang memenuhi kriteria diatas. Cara mudahnya adalah dengan mengunduh data tersebut langsung dari tampilan laporan yang anda buka.

Setelah anda membuat daftar dari situs-situs spamming di data google analytics langkah selanjutnya adalah membuat filter yang akan menolak fake hit yang dikirim situs spam tersebut ke akun GA.

Caranya adalah dengan melakukan filtering.

Cara Menghilangkan Spam di Laporan Google Analytics

Ada banyak kegunaan menu filter di Google Analytics. Salah satunya adalah memisahkan data dan kemudian menyaring data tersebut untuk keperluan yang kita tetapkan sendiri. Dalam konteks pembahasan kali ini Sharman memberikan panduan untuk memisahkan dan menghilangkan situs-situs spam yang membuat data analytics menjadi tidak valid.

 

  1. Buat salinan dari All Website Data (Semua Data Situs)
  2. masuk ke tab admin lalu klik pengaturan View
  3. Klik salin (copy View)
  4. Buat judul view “nama blog + test view” lalu klik tombol biru create view
  5. Balik lagi ke tab Admin lalu klik Filter
  6. Klik tombol Buat Filter Baru
  7. Buat Filter Exclude yang baru dan tempelkan daftar situs spam yang anda dapatkan
  8. Klik Verifikasikan Filter lalu klik tombol Simpan
  9. Jika filter ini berhasil menyaring Spam anda aplikasikan di filter utama
Saya sendiri melewati satu langkah yang telah disampaikan oleh Sharman. Langkah tersebut adalah membuat regular expression atau regex. Dalam contoh yang ada di situs optimize smart Sharman memberikan contoh begini.

Ini daftar spam yang terdapat di laporan referal (situs perujuk) yang didapat dalam akun google analytics optimize smart

Dari daftar tersebut Sharman membuat regular expression yang akan ia pakai untuk filtering nantinya. semalt.com, semalt.semalt.com, buttons-for-website.com, blackhatworth.com, 7makemoneyonline.com.
Begini bentuk regex dari daftar diatas,
semalt|buttons|blackhatworth|7makemoneyonline(.com)+
Keliatannya mudah, akan tetapi dari daftar yang saya sudah kumpulkan dari data yang terdapat di akun Google Analytics saya menemukan beragam TLD. Contoh yang diberikan oleh Sharman hanya situs dengan ekstensi .com, sedangkan daftar yang saya punyai mempunyai beragam ekstensi TLD mulai dari .com, .net, .org hingga domain aneh sepert gq, ml, cn, dan lain-lain.
Oleh karena itu tulisan tentang cara mengenali dan menghilangkan spam di Laporan Google Analytics ini masih sangat jauuuh dari sempurna. Mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu karena regular expression ini butuh waktu untuk mempelajarinya.

footnote:

  1. Sending data to google analytics
  2. Guide to removing referer spam and fake traffic in Google Analytics

Domain dan Hosting Gratis dari KOMINFO

Siapa sih yang ga suka dengan gratisan? Buktinya kata kunci domain gratis atau hosting gratis mempunyai merupakan kata kunci yang paling banyak digunakan di mesin pencari, khususnya google. 

Mungkin salah seorang dari yang mengetikkan kata kunci itu kamu. Jadilah kamu datang berkunjung ke blog pencaricerah.com ini untuk mencari tahu. 

Biasanya provider yang menyediakan domain dan hosting gratis mengharuskan pengguna untuk melakukan promosi. Jika salah satu teman atau kerabat kebetulan butuh maka ia akan membeli domain tersebut lalu hingga pada satu range tertentu baru kita, yang mengharap domain dan / hosting gratis, mendapatkan realisasi janji tersebut. 

Nah, kebetulan ketika saya sedang makan siang salah seorang teman yang juga sedang berbisnis jual beli bibit tanaman menginformasikan kalau dari Kementerian Komunikasi, Informasi dan Telwmatika mempunyai program bagi-bagi domain dan hosting gratis. 

Saya kaget. Kok istri ga bilang ya, pikir saya. 

Maka setelah dapat informasi tersebut saya cek situs yang diberikan oleh teman tersebut. Ternyata benar. Kominfo sedang mengadakan program pemberdayaan ukm melalui internet marketing. 

Syarat pendaftaram program ini kalau dibaca melalui situsnya saya rasakan cukup mudah. Silahkan saja cek situs https://1juta.id.

Saya sendiri mencoba mendaftarkan nama blog yang ingin saya jadikan toko online pada menu periksa domain. Setelah nama domain saya tersedia saya mencoba daftarkan nama domain tersebut melalui tombol daftar.

Saat kamu menekan tombol daftar baru, anda diberikan pilihan domain yang akan anda gunakan untuk apa. Pilihannya ada UKM, komunitas, pesantren, sekolah, dan satu lagi saya lupa. 

Setelah memilih kegunaannya langkah selanjutnya adalah memberikan informasi daerah domisi anda yaitu provinsi dan kabupaten/kota.

konfirmasi pendaftaran domain dan hosting gratis untuk tokopencaricerah.id
gambar 1 email konfirmasi pendaftaran

Sebelum masuk ke form pendaftaran domain .id kamu diminta untuk memilih nama domain yang akan didaftarkan dan digunakan. Saya memilih nama domain tokopencaricerah.id

Dari nama domain kamu tentu paham dong kemana arah website yang saya buat? 😁 

Untuk isian formulir standar saja. Kamu hanya memberikan informasi lengkap seperti nama lengkap, alamat domisi, nomor KTP dan lain-lain. Hanya saja yang membedakan adalah kamu harus meng-upload Kartu Tanda Penduduk yang dimiliki.

Setelah mengisi formulir pendaftaran dan juga mengupload KTP maka kamu tinggal menunggu konfirmasi dari sistem satu juta domain id. Prosesnya kalau menurut website resmi bisa membutuhkan waktu hingga 1 minggu. Namun saya mendapat konfirmasi untuk domain dan hosting hanya selang satu hari.

dapat domain dan hosting gratis dari program satu juta id kominfo
Gambar 2. Email konfirmasi domain & hosting telah aktif

Makanya kalau mau domain gratis, buruan daftar.  

Nah sekarang tanggapan saya dengan program satu juta domain id dari kominfo ini.

Program satu juta domain ini bagus bagi pemilik kits karena

  1. domain .id itu harga normalnya bisa mencapai 500 ribu rupiah. Harga yang cukup mahal dibandingkan domain tld seperti .com, .net, .org ataupun .xyz. 
  2. saat kamu mendaftarkan diri melalui program domain & hosting gratis dari kominfo kamu juga akan mendapatkan ruang hosting seharga Rp. 250 ribu. Dan kamu juga bisa memilih perusahaan hosting mana yang akan dipilih. 
  3. Sayangnya program kominfo ini hanya menggratiskan sewa domain dan hosting. Maka dari itu kamu butuh banyak belajar dan juga komitmen agar website gratis yang didapat dari program ini bisa bermanfaat. 
  4. meskipun sepertinya banyak anda jangan sampai telat untuk mendapatkan program satu juta domain .id kerja sama kominfo dan pandi. Sebagai gambaran saja id toko online yang saya daftarkan tadi, tokopencaricerah.id, 30.596. Asumsi saya adalah sudah ada 30 ribu lebih domain .id yang saat ini di booking oleh para internet marketer maupun praktisi blog di Indonesia. Tidak mendaftar sekarang entah kapan lagi anda akan mendapatkan domain dan hosting gratis.

 

Domain dan Hosting Gratis Dengan Program Satu Juta Domain .ID

Dilansir dari blog Maxmonroe.com, kementerian komunikasi dan informatika mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 50 Milyar agar masyarakat Indonesia mendapatkan domain .id beserta hosting dari masing-masing partner yang bekerja sama dengan kominfo dan pandi. Tujuan program domain dan hosting gratis .id sebagaimana dikutip oleh blog tersebut adalah mengurangi besarnya bandwith yang digunakan oleh Indonesia dalam mengakses internet.

Domain Murah Penawaran Namecheap Bikin Saya Galau

Akhir tahun ini saya ingin beli domain. Pikiran itu datang lagi. Ini penyakit kambuhan saya selain asma. Siapa yang bisa nolak jika melihat harga domain yang puluhan dolar dapat dimiliki dengan harga tiga dolar saja. Tambah lagi nama domain yang saya incar masih tersedia.

Ya Allah ampuni kelemahan saya pada harga diskon.

Saya ga bisa melihat promo domain bagus dikit pengennya langsung pengen beli aja. Padahal biaya yang saya keluarkan untuk meneruskan kegiatan blogging saat ini sudah cukup mahal bagi kantong seorang karyawan kasta sudra.

Apalagi beli domain dari provider luar negeri harus menggunakan kartu kredit. Baru saja kemarin saya harus memperpanjang domain pencaricerah. hiks..

Semua ini berawal dari email namecheap yang baru saya terima kemarin. Dalam email tersebut diinformasikan jika namecheap mempunyai promo untuk Blackfriday. Setahu saya hari yang disebut blackfriday itu memang jebakan penjual untuk membuat pembelinya menguras kantong dengan penawaran-penawaran yang menggiurkan.

Coba kalau email promo domain namecheap datang sebelum saya perpanjang domain pasti saya juga galau. hahahaha…

Promo beli domain baru yang ditawarkan namecheap tidak tanggung-tanggung, 3 dolar untuk sewa setahun. Kalau saya bandingkan dengan domain yang saya pakai sekarang, pencaricerah.com, promo domain murah namecheap tersebut sangat-sangat menggiurkan.

Ibarat Son Go Ku yang lagi kelaparan dan melihat makanan yang cukup melimpah di meja makan, itu keadaan saya. Hanya saja son go ku bisa menghabiskan makanan di meja makan dan saya hanya bisa berpuasa. hiks..

Harga sewa pencaricerah.com per tahun adalah 26 yu es dalar atau kira-kira 300 rebuan rupiah. Bandingkan jika saya dapat promo ini beberapa tahun yang lalu. Setiap tahun hanya menyiapkan dana sebesar 3 dolar alias 39 rebu rupiah. Kalau dapat diskon hosting pas promo apa lagi. Jadilah saya tidak terlalu pusing menjalankan hobi yang cukup mahal ini.

Jika tidak menabung perbulan untuk mempersiapkan renewal domain dan hosting saya mungkin akan kehilangan blog pencaricerah.com dan kembali menggunakan pencaricerah.wordpress.com. Kembali menggunakan hosting gratis dari wordpress tersebut pastinya akan membuat saya kehilangan penghasilan adsense yang notabene memiliki skrip yang tidak bisa digunakan di hosting gratis wordpress.

Duh.. jangan sampai saya kehilangan momen ini. Sebelum menggunakan adsense di blog pencaricerah saya pernah menggunakan WordAds. Ngumpulin recehannya untuk mencapai 1 dolar itu loh, Allahuakbar, lama banget. Empat tahun saya butuhkan untuk mengumpulkan receh demi receh melalui Word Ads.

Ini edisi galau karyawan kantor sekaligus publisher yang juga blogger.