Memilih Domain Untuk Website dan Blog

ekstensi domain

Saat anda menerbitkan sebuah blog atau membuat sebuah website bagaimana cara anda memutuskan memilih nama blog atau website yang akan diterbitkan tersebut? Apakah anda memilih sebuah nama yang terlintas di pikiran anda saat itu? Apakah anda perlu melakukan sebuah riset yang membuat anda yakin blog ato website yang diterbitkan akan dicari orang? 

Nama situs atau blog lebih dikenal dengan sebutan domain. Anda tentu memperhatikan (atau tidak sama sekali) bahwa ada akhiran pada setiap website/blog yang anda temui di dunia maya. Ada web yang berakhiran .com, ada yang berakhiran .net, dan ada yang berakhiran .org. Ketiga akhiran ini yang paling umum digunakab para penerbit web atau blog. (Akhiran web disebut juga dengan nama ekstensi).

Pada beberapa blog atau situs anda akan menemukan akhiran yang lebih kompleks lagi yaitu co.id, .co.uk.or.id, atau .net.id. Dua akhiran terakhir seperti .id dan .uk merupakan penanda bahwa blog/web tersebut berasal dari negara tertentu. Dalam contoh yang diberikan diatas.co.id berarti bahwa blog atau web berasal dari perusahaan Indonesia sedangkan .co.uk berarti web/blog berasal dari negara united kingdom (uk).

Saat ini perkembangan domain tld (top level domain) yang sangat bervariasi. Pandi, organisasi yang mengatur penyediaan, penggunaan, domain Indonesia menginformasikan bahwa ada varian baru untuk domain yang berasal dari Indonesia. Jika selama ini dikenal ekstensi domain .co.id, .net.id, .or.id, dan web.id maka sekarang diperkenalkan domain baru dengan ekstensi .id.

pandi

Jadi jika anda berencana untuk menerbitkan blog/website sebaiknya pahami dulu tujuan anda membuat website/blog karena nama domain yang anda pilih menjadi brand anda untuk tahun-tahun mendatang.

Jika anda ingin mengetahui nama domain yang anda pilih tersedia atau tidak silahkan gunakan link ini untuk melakukan pengecekan dan juga pembelian.

Advertisements

Google Menghilangkan Nama Domain Untuk Meningkatkan Hasil Pencarian Mobile

 

 

Google mengumumkan bahwa mereka melakukan perubahan mengenai bagaimana sebuah URL ditampilkan di halaman pencarian mobile. Bahkan google tidak akan menyertakan URL sama sekali.
Sebagai gantinya Google akan menampilkan “nama asli” situs yang menjadi nama domain situs tersebut. Sementara struktur URL akan ditampilkan dalam bentuk format breadcrumbs.
Berikut contoh Perubahan yang terjadi.
Gambar diatas adalah hasil pencarian
Google sebelumnya
Gambar diatas adalah gambar hasil pencarian google setelah perubahan dilakukan.

 

Google memberikan penjelasan resminya terhadap perubahan ini sebagai berikut:
“Untuk membantu para pengguna google mobile agar memahami website anda dengan benar saat kami menampilkannya di hasil pencarian mobile.”

Perubahan ini hanya berlaku pada hasil pencarian mobile, dan penerapannya akan dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini perubahan terhadap tampilan nama situs hanya dapat terlihat pada hasil pencarian Amerika Serikat, sementara breadcrumbs akan terlihat secara global.

Jika pemilik website menginginkan kontrol yang lebih mengenai bagaimana cara tampilan website mereka, ada struktur data mark up baru yang dapat membantu anda untuk menampilkan website dengan lebih baik dibandingkan menyerahkannya kepada google seluruhnya.

Dengan menggunakan struktur data domain ini anda dapat memberitahu Algoritma Google mengenai bagaimana website anda ingin ditampilkan. Lebih dari itu, struktur data ini juga menjelaskan kepada Google tentang bagaimana struktur website anda yang akan ditampilkan oleh Google.

Demikian posting mengenai perubahan yang dilakukan Google menghilangkan nama domain untuk meningkatkan hasil pencarian mobile.

Apa yang harus dipersiapkan saat membuat blog sendiri (menggunakan domain dan hosting sendiri)?

Ini hal yang paling membuat saya kaget ketika blog sutanmudo.com ini telah berhasil terinstal dalam hosting. Saya menggunakan wordpress.com karena latar belakang pemakaian menggunakan blog wordpress di masa lalu. Untuk menginstal wordpress sebagai cms saya menggunakan fitur softlicious yang terdapat di cpanel. Hanya dalam beberapa menit situs/ blog anda akan terinstal begitu pun dengan databasenya. Hanya saja setelah itu anda harus mencari layanan yang cocok dengan situs / blog anda sendiri.

Saya sangat merasakan perbedaan antara mengelola blog yang menggunakan layanan hosting gratis di wordpress.com dengan menggunakan hosting sendiri. Yang paling terasa adalah memilih plugin yang setidaknya sama dengan yang terdapat pada hostingan gratis. Jadi saya login dulu ke akun wordpress saya setelah itu mencari plugin yang sama di wordpress.org. Pilihan pertama saya adalah menggunakan akismet dan jetpack. Keduanya adalah plugin standar yang terdapat di dalam hostingan gratis wordpress.com yang selama ini saya gunakan. Jadi paling tidak saya merasa tidak terlalu mengalami culture shock.

Plugin akismet berguna untuk menyaring komentar-komentar yang bersifat spam, sedangkan jetpack seperti all in one fitur blog wordpress yang terintegrasi dengan akun wordpress. (anda bingung, apalagi saya tapi percayalah saya sudah mencoba membuatnya mudah).

Plugin selanjutnya yang saya instal dalam blog adalah Yoast untuk SEO. Plugin ini disebut-sebut sebagai plugin yang sangat membantu blogger profesional untuk mencari traffic dan juga meningkatkan peringkat situs di halaman hasil pencarian mesin pencari atau SERP.

Plugin keempat adalah Google Sitemap XML. Plugin ini berguna untuk menghasilkan halaman sitemap yang akan ditambahkan kedalam indeks mesin pencari seperti google, yahoo, dan bing. Jika peta situs tidak ditambahkan maka akan sangat berdampak buruk bagi pengelolaan anda. Anda tidak akan tahu postingan mana yang paling bagus untuk iklan google atau postingan yang mana yang bagus untuk memancing traffik atau halaman yang mana yang berguna untuk menjual produk afiliasi.

Setelah keempat plugin tersebut saya sedang menimbang-nimbang untuk menambahkan plugin google adsense. Kenapa saya menimbang? Karena bagi saya pengalaman baru ini membuat saya tertantang untuk belajar dan saya mendapat warning dari forum pengguna cms wordpress kalau salah kode maka efeknya akan sangat berat buat blog dan juga tujuan jangka panjang saya.

Jika dulu saya hanya memikirkan mau nulis apa hari ini, sekarang saya harus memikirkan teknisnya. Tidak hanya kualitas tulisan yang harus saya perhatikan tapi juga hal-hal teknis yang membuat blog sutanmudo.com menarik dan menjual (hehehe..).

Domain dan Hosting Sendiri

Banyak blogger yang sudah mendapatkan penghasilan dari blog mereka menyarankan agar siapapun yang berniat untuk mengikuti langkah mereka agar mengusahakan menggunakan domain dan hosting sendiri.

Apa Manfaat menggunakan domain dan hosting sendiri?

John Chow dalam ebook Ultimate Blog Profit menyebutkan jika seorang yang blogging untuk mendapatkan penghasilan dari Internet menggunakan sub domain dan hosting gratisan maka blogger tersebut tidak serius menekuni kegiatan blogging. Membeli domain san hosting sendiri akan memberikan kesan sebaliknya.
Fakta:
Menekuni kegiatan blogging itu membutuhkan modal yang tidak sesikit dan juga waktu yang cukup lama.

Saya sendiri dalam perjalanan blogging semenjak mengenal aktifitas ini baru membeli domain level top atau yang lebih dikenal dengan TLD untuk saya gunakan bersama layanan hosting gratis yang telah saya buat di situs wordpress.com dan blogger.com. Meskipun kedua layanan hosting gratis ini sangat berguna untuk mempercepat indexing blog tapi ada beberapa kekurangan yang membuat aktivitas internet marketing yang sedang saya pelajari dan praktekkan menjadi kurang.

Pertama untuk worpress.com, jika anda seperti saya yang menggunakan situs layanan hosting gratis di wordpress tentunya anda mengalami kesulitan untuk menanamkan kode javascript kedalam postingan atau halaman yang mempunyai traffic tinggi. Salah satu kebijakan wordpress adalah tidak mengijinkan program berbasis javascript atau iFrame berada di dalam hosting gratis mereka. Alasan wordpress pada waktu itu adalah program javascripts membuat layanan hosting gratis mereka menjadi berat dan membuat service mereka kepada para blogger menjadi kurang maksimal. Sedangkan jika anda mempunyai traffic rata-rata 1000/bulan anda akan mempunyai kesempatan untuk mendapatkan penghasilan minimal 1 US dolar setiap bulannya. Saat ini jika anda telah membeli domain TLD sendiri dan tidak menggunakan subdomain xxx.worpress.com tentu anda dapat menghasilkan uang dari program penayangan iklan wordpress yang bernama WordAds. Tapi hanya wordads, anda tidak bisa menggunakan link affiliasi anda untuk mendapatkan tambahan penghasilan karena kebijakan worpress yang menyebutkan tidak boleh ada penjualan afiliasi pada hostingan mereka. Saya pernah beberapa kali mendapatkan warning dengan dikuranginya akses ke halaman dashboard. Dan percayalah mengurus izin untuk posting lagi akan sangat menyebalkan.

Kedua blogger.com. Situs layanan hosting gratis dari google ini adalah situs yang sangat populer dikalangan blogger (pengguna blog).  Kebalikan dengan wordpress yang tidak mengijinkan berjalannya kode javascript di layanan mereka, blogger.com justru memberikan hak penuh untuk menjalankan program tersebut. Program Adsense for publisher merupakan program periklanan google yang merangkul blogger untuk menayangkan iklan dari partner google. Salah satu blogger yang sukses mendapatkan penghasilan dari program Adsense adalah Darren Rowse, owner problogger.net. Blogger dari Aussie inilah yang saya kira membuat program adsense menjadi program penayangan iklan yang sangat populer diantara blogger saat ini. Pasalnya Darren Rowse pernah memperlihatkan cek pembayaran dari Google sebesar USD 10.000 dan fotonya menjadi viral. Meskipun google mempunyai kelebihan dari wordpress.com dalam hal penggunaan javascript, pengguna layanan ini tidak diberikan hak akses ke dalam hostingan. Dalam menjual produk afiliasi anda harus membuat masking url afiliasi anda dengan menggunakan penyingkat url google (goo.gl).

Saya telah menggunakan keduanya dan saya menyadari bahwa untuk membuat impian saya agar bisa lepas dari pekerjaan rutin offline saya harus membuat langkah besar maka saya akhirnya membeli domain dan hosting sendiri. Dan saya memilih niagahoster.co.id. Saya tidak punya keahlian dalam membuat web tapi dengan bantuan sumber daya dari mesin pencari seperti bing dan google saya yakin saya bisa belajar dan mempraktekkan beragam tips yang diberikan oleh blogger yang telah sukses meraup dolar dari internet marketing. Kenapa saya membeli dari niagahoster.co.id? Silahkan lanjutkan ke halaman berikutnya.