Wordads vs Google Adsense, Mana Yang Lebih Menguntungkan?

Mana sih yang lebih baik? Wordads vs Adsense? Penghasilan WordAds bulan ini naik menjadi 3 dolar. Kondisi ini patut saya syukuri walaupun peningkatan ini masih jauh dari target yang saya canangkan.

Selain itu dengan mendapatkan penghasilan yang tetap setiap bulan saya paling tidak sudah masuk dalam kategori semi-profesional blogger. Target kedepannya ada profesional blogger, yaitu seorang blogger yang fokus dalam mengembangkan blog dan konten (baik berupa tulisan, gambar, maupun video) yang bermanfaat dan banyak dicari oleh setiap manusia di dunia (baik yang berbahasa inggris maupun berbahasa indonesia).

Pencapaian saya kali ini tentu tidak mudah bahkan saya saat ini ingin rasanya merobek-robek setiap postingan yang memberikan angan-angan tentang kaya mendadak dengan bisnis online. Ada beragam upaya yang saya lakukan untuk memproduksi konten yang berkualitas (indikasi yang paling mudah itu ada orang yang komentar) hingga melakukan promosi melalui media sosial seperti facebook, twitter, dan google adwords.

Blog yang mempunyai prestasi ini terletak di hosting gratis wordpress.com, layanan blogging ini telah saya gunakan sejak pertama kali saya mengenal dunia tulis menulis online.

Sekarang tantangan baru yang harus saya hadapi adalah bagaimana caranya agar blog saya ini semakin rame dikunjungi orang dan juga akan berefek pada peningkatan visitor dan juga earning dari wordsads. Hingga saat ini saya lebih memilih wordads sebagai platform pay per click. Adapun Google adsense saya harus memutar otak lagi untuk meningkatkan penghasilannya.

Saya mempunyai kegemaran untuk mengikuti jejak orang-orang yang telah mendapatkan penghasilan yang besar dari kegiatan blogging. Beberapa bahkan telah membuat perusahaan IT sendiri, tujuan saya pun seperti mereka. Satu masa saya akan mepunyai perusahaan sendiri yang akan mengelola seluruh blog yang saya punya.

Saya mencoba menganalisa perbedaan penghasilan yang saya punyai di dua platform ppc yang saya punyai, wordads dan google adsense. Pertama untuk kebebasan meletakkan kode iklan. WordAds yang sedang running di blog saya telah diletakkan secara otomatis dari template wordpress yang saya pilih. Sedangkan pada google adsense baik layout maupun format iklan harus saya sendiri yang meletakkannya.

Letak iklan di wordads yang telah otomatis muncul di blog ternyata tidak sembarangan diletakkan oleh tim wordpress. Iklan yang secara default terletak di header dan di sidebar kanan ternyata memiliki tingkat konversi yang tinggi. Jadi saya hanya fokus untuk menghasilkan tulisan tanpa harus memikirkan lebih dalam tentang letak iklan.

Hal ini berbeda dengan google adsense, saya harus meletakkan kode iklan dimanapun yang saya tahu akan membuat iklan mendapatkan konfersi yang tinggi. Tapi hal ini juga masih belum cukup. Saya harus menganalisa di beberapa waktu agar konversi yang saya dapatkan dari letak iklan dapat selalu konstant. Sekarang untuk google adsense saya mencoba mencontoh posisi iklan wordads.

Advertisements
Iklan

Cara Membeli Domain di Situs namecheap.com

Cara membeli domain di situs namecheap.com sangat mudah dan sebaiknya anda mendaftar dulu di situs ini sebelum anda membeli domain. Tujuan mendaftar di situs namecheap.com ini agar transaksi pembelian domain yang anda lakukan lebih mudah.

Berikut cara mudah membeli domain di situs namecheap.com

  1. Anda perlu masuk ke situs namecheap.com (silahkan klik linknya) 
  2. cari nama domain yang anda inginkan pada kotak yang terdapat tulisan “find your new domain name” 
    finding domain box in namecheap.com
    namecheap.com
  3. Setelah menemukan nama domain yang anda inginkan klik tombol keranjang belanja disebelah kanan.
    bulk domain namecheapcoupon2015
    contoh pencarian nama domain
  4. Setelah itu klik view chart 
  5. Setelah itu cari tombol confirm order, jika anda mempunyai kode promo (ketik SUNSHINE pada kotak kode promo) setelah itu klik tombol apply

Untuk memudahkan transaksi pastikan anda telah terdaftar pada situs namecheap.com, jika belum silahkan lanjut ke cara mudah mendaftar di situs namechep.com. Sekian cara mudah membeli domain di situs namecheap.com, semoga bermanfaat.

Memilih Domain Untuk Website dan Blog

ekstensi domain

Saat anda menerbitkan sebuah blog atau membuat sebuah website bagaimana cara anda memutuskan memilih nama blog atau website yang akan diterbitkan tersebut? Apakah anda memilih sebuah nama yang terlintas di pikiran anda saat itu? Apakah anda perlu melakukan sebuah riset yang membuat anda yakin blog ato website yang diterbitkan akan dicari orang? 

Nama situs atau blog lebih dikenal dengan sebutan domain. Anda tentu memperhatikan (atau tidak sama sekali) bahwa ada akhiran pada setiap website/blog yang anda temui di dunia maya. Ada web yang berakhiran .com, ada yang berakhiran .net, dan ada yang berakhiran .org. Ketiga akhiran ini yang paling umum digunakab para penerbit web atau blog. (Akhiran web disebut juga dengan nama ekstensi).

Pada beberapa blog atau situs anda akan menemukan akhiran yang lebih kompleks lagi yaitu co.id, .co.uk.or.id, atau .net.id. Dua akhiran terakhir seperti .id dan .uk merupakan penanda bahwa blog/web tersebut berasal dari negara tertentu. Dalam contoh yang diberikan diatas.co.id berarti bahwa blog atau web berasal dari perusahaan Indonesia sedangkan .co.uk berarti web/blog berasal dari negara united kingdom (uk).

Saat ini perkembangan domain tld (top level domain) yang sangat bervariasi. Pandi, organisasi yang mengatur penyediaan, penggunaan, domain Indonesia menginformasikan bahwa ada varian baru untuk domain yang berasal dari Indonesia. Jika selama ini dikenal ekstensi domain .co.id, .net.id, .or.id, dan web.id maka sekarang diperkenalkan domain baru dengan ekstensi .id.

pandi

Jadi jika anda berencana untuk menerbitkan blog/website sebaiknya pahami dulu tujuan anda membuat website/blog karena nama domain yang anda pilih menjadi brand anda untuk tahun-tahun mendatang.

Jika anda ingin mengetahui nama domain yang anda pilih tersedia atau tidak silahkan gunakan link ini untuk melakukan pengecekan dan juga pembelian.

Google Menghilangkan Nama Domain Untuk Meningkatkan Hasil Pencarian Mobile

 

 

Google mengumumkan bahwa mereka melakukan perubahan mengenai bagaimana sebuah URL ditampilkan di halaman pencarian mobile. Bahkan google tidak akan menyertakan URL sama sekali.
Sebagai gantinya Google akan menampilkan “nama asli” situs yang menjadi nama domain situs tersebut. Sementara struktur URL akan ditampilkan dalam bentuk format breadcrumbs.
Berikut contoh Perubahan yang terjadi.
Gambar diatas adalah hasil pencarian
Google sebelumnya
Gambar diatas adalah gambar hasil pencarian google setelah perubahan dilakukan.

 

Google memberikan penjelasan resminya terhadap perubahan ini sebagai berikut:
“Untuk membantu para pengguna google mobile agar memahami website anda dengan benar saat kami menampilkannya di hasil pencarian mobile.”

Perubahan ini hanya berlaku pada hasil pencarian mobile, dan penerapannya akan dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini perubahan terhadap tampilan nama situs hanya dapat terlihat pada hasil pencarian Amerika Serikat, sementara breadcrumbs akan terlihat secara global.

Jika pemilik website menginginkan kontrol yang lebih mengenai bagaimana cara tampilan website mereka, ada struktur data mark up baru yang dapat membantu anda untuk menampilkan website dengan lebih baik dibandingkan menyerahkannya kepada google seluruhnya.

Dengan menggunakan struktur data domain ini anda dapat memberitahu Algoritma Google mengenai bagaimana website anda ingin ditampilkan. Lebih dari itu, struktur data ini juga menjelaskan kepada Google tentang bagaimana struktur website anda yang akan ditampilkan oleh Google.

Demikian posting mengenai perubahan yang dilakukan Google menghilangkan nama domain untuk meningkatkan hasil pencarian mobile.

Apa yang harus dipersiapkan saat membuat blog sendiri (menggunakan domain dan hosting sendiri)?

Ini hal yang paling membuat saya kaget ketika blog sutanmudo.com ini telah berhasil terinstal dalam hosting. Saya menggunakan wordpress.com karena latar belakang pemakaian menggunakan blog wordpress di masa lalu. Untuk menginstal wordpress sebagai cms saya menggunakan fitur softlicious yang terdapat di cpanel. Hanya dalam beberapa menit situs/ blog anda akan terinstal begitu pun dengan databasenya. Hanya saja setelah itu anda harus mencari layanan yang cocok dengan situs / blog anda sendiri.

Saya sangat merasakan perbedaan antara mengelola blog yang menggunakan layanan hosting gratis di wordpress.com dengan menggunakan hosting sendiri. Yang paling terasa adalah memilih plugin yang setidaknya sama dengan yang terdapat pada hostingan gratis. Jadi saya login dulu ke akun wordpress saya setelah itu mencari plugin yang sama di wordpress.org. Pilihan pertama saya adalah menggunakan akismet dan jetpack. Keduanya adalah plugin standar yang terdapat di dalam hostingan gratis wordpress.com yang selama ini saya gunakan. Jadi paling tidak saya merasa tidak terlalu mengalami culture shock.

Plugin akismet berguna untuk menyaring komentar-komentar yang bersifat spam, sedangkan jetpack seperti all in one fitur blog wordpress yang terintegrasi dengan akun wordpress. (anda bingung, apalagi saya tapi percayalah saya sudah mencoba membuatnya mudah).

Plugin selanjutnya yang saya instal dalam blog adalah Yoast untuk SEO. Plugin ini disebut-sebut sebagai plugin yang sangat membantu blogger profesional untuk mencari traffic dan juga meningkatkan peringkat situs di halaman hasil pencarian mesin pencari atau SERP.

Plugin keempat adalah Google Sitemap XML. Plugin ini berguna untuk menghasilkan halaman sitemap yang akan ditambahkan kedalam indeks mesin pencari seperti google, yahoo, dan bing. Jika peta situs tidak ditambahkan maka akan sangat berdampak buruk bagi pengelolaan anda. Anda tidak akan tahu postingan mana yang paling bagus untuk iklan google atau postingan yang mana yang bagus untuk memancing traffik atau halaman yang mana yang berguna untuk menjual produk afiliasi.

Setelah keempat plugin tersebut saya sedang menimbang-nimbang untuk menambahkan plugin google adsense. Kenapa saya menimbang? Karena bagi saya pengalaman baru ini membuat saya tertantang untuk belajar dan saya mendapat warning dari forum pengguna cms wordpress kalau salah kode maka efeknya akan sangat berat buat blog dan juga tujuan jangka panjang saya.

Jika dulu saya hanya memikirkan mau nulis apa hari ini, sekarang saya harus memikirkan teknisnya. Tidak hanya kualitas tulisan yang harus saya perhatikan tapi juga hal-hal teknis yang membuat blog sutanmudo.com menarik dan menjual (hehehe..).