Layanan Bolt Dihentikan, Saatnya Pindah ke Indihome?

Kaget saya mendengar layanan Bolt dihentikan oleh Kominfo. Pasalnya saya sudah menggunakan modem yang memiliki jargon pertama di jaringan 4G LTE semenjak produk ini diperkenalkan. Bahkan beberapa bulan belakangan telemarkegin PT Internux rajin menelpon untuk mengupgrade paket pasca bayar yang saya gunakan saat ini menjadi layanan prabayar.

Untung saja saya belum mengiyakan.

Bolt dan pencaricerah.com (juga blog saya yang lain) telah bekerjasama dengan baik sejak beberapa tahun yang lalu. Dengan modal kuota Flexi Bolt saya menerbitkan tulisan di pencaricerah.com hingga saat ini mendapatkan kunjungan unik hingga 600 kali setiap harinya.

Mendengar PT Internux memiliki utang kepada Pemerintah (dalam hal ini KOMINFO) rasanya saya ingin tertawa sendiri. Konyol juga perusahaan yang memiliki Bolt yang menunggak pembayaran penggunaan jaringan frekuensi 2,3 GHz hingga 343.57 Milyar rupiah.

Kepala Bagian Bantuan Hukum SDPPI Kominfo, Fauzan Priyadhani kepada kompas malah menyebutkan kalau utang PT Internux (pemilik Bolt) di tahun 2018 digabungkan dengan utang yang belum terbayar dari tahun 2016 nilainya mencapai 438 Milyar Rupiah.

Dua bulan terakhir saya memang tidak membeli layanan internet BOLT! dan menerbitkan tulisan baru di blog pencaricerah.com. Tapi apa iya hanya karena saya seorang yang tidak membeli paket Flexi kemudian PT Internux tidak memiliki uang untuk membayar hak penggunaan frekuensi kepada pemerintah?

Saya sendiri memiliki keterbatasan waktu untuk memperbaharui konten-konten di pencaricerah.com. Sejak memiliki dua orang anak yang lucu-lucu tenaga saya rasanya sudah habis untuk membuka blog pencaricerah dan menerbitkan tulisan-tulisan baru.

Bukannya saya berhenti menulis. Hanya saja saya tidak lagi menulis langsung di blog, melainkan di buku-buku catatan kecil yang sering saya bawa kemana-mana. Tulisan itu belum sempat terbit di blog namun masih berupa draft di aplikasi ms Word.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu adik perempuan saya menganjurkan agar saya mengganti layanan internet dari Bolt! ke Indihome-nya PT Telkom. Alasannya Indihome memiliki dua layanan sekaligus yang dapat saya gunakan dalam satu kali pembayaran. Layanan tersebut adalah tv kabel dan juga internet. Menurut adik saya penggunaan modem Bolt! untuk internet dan layanan tv kabel nexmedia untuk hiburan tidak menghemat pengeluaran saya untuk keluarga.

Setelah kabar layanan Bolt! di stop hingga waktu yang belum ditentukan, membuat saya mempertimbangkan ulang gagasan menggunakan indihome. Hanya saja saya masih punya kegelisahan perihal after sales service-nya. Mertua saya yang menggunakan layanan indihome memiliki banyak komplain terhadap produk PT Telkom tersebut. Tapi yah si babe juga tidak mau mengganti layanan indihome ke bolt! juga. Meski beberapa kali memuji kalau biaya layanan internet menggunakan bolt lebih murah dibandingkan layanan indihome yang ia pakai.

Jadi pertanyaannya sekarang paket layanan indihome mana yang cocok untuk aktifitas blogging dan sarana hiburan bagi keluarga saya?

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *