Aturan Baru Panitia Pusat SBMPTN Akan Buka Lebar Kesempatan Lulus PTN Favorit

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017 memberikan evaluasi penting bagi panitia pelaksana.

Bersamaan dengan evaluasi tersebut panitia pusat SBMPTN tahun 2018 melakukan perubahan untuk sistem penilaian akhir setiap peserta ujian.

Jika sebelumnya metode penilaian SBMPTN menggunakan skor 4, 0, -1 maka di SBMPTN 2018, setiap peserta akan diberi skor bonus tergantung dari karakteristiknya.
Diberitakan dari detik, Joni Hermana, Sekretaris Panitia Pusat SBMPTN, menyampaikan pengumuman perubahan skoring ini secara tertulis,

“Penilaian terhadap SBMPTN 2018 tidak lagi menggunakan skor 4 (empat) untuk jawaban yang benar, 0(nol) untuk yang tidak menjawab dan negatif 1 (-1) untuk jawaban yang salah”

sumber: https://news.detik.com/berita/d-3963481/aturan-4-dan–1-dihapus-begini-sistem-penilaian-sbmptn

Jadi bagaimana sistem penilaian SBMPTN 2018?

Dalam surat yang diterbitkan oleh Panitia Pelaksana Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri yang ditayangkan oleh portal berita detik, mekanisme pemberian nilai akhir akan melalui dua tahap.

Pertama untuk jawaban yang benar akan diberi nilai 1 (satu) dan untuk jawaban yang salah atau soal yang tidak dijawab akan diberi nilai 0 (nol).

Kedua panitia akan mengevaluasi setiap soal yang diberikan berdasarkan tingkat kesulitan dengan menganalisa response peserta terhadap soal yang diujikan dengan menggunakan metode Item Response Theory.

Setiap soal memiliki karakteristik tersendiri dan jawaban yang diberikan peserta terhadap soal tersebut akan menentukan skor masing-masing peserta.

Jawaban yang diberikan peserta untuk soal-soal tertentu akan menjadi bonus tersendiri dengan diberikan skor khusus.

Artinya untuk soal ujian yang secara keseluruhan menurut peserta sulit, bagi peserta yang bisa menjawab dengan benar akan diberikan skor khusus (baca: bonus) yang akan diakumulasi pada penilaian jawaban peserta tersebut secara keseluruhan.

Metode Item Response Theory dianggap lebih fair untuk peserta ujian dan metode ini sudah digunakan sebagai seleksi calon mahasiswa di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Eropa.

So,

… bagi kamu yang merencanakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Universitas, jangan sia-siakan momen perubahan yang berlangsung sekarang.

Saya sendiri bisa masuk ke salah satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Barat juga karena memanfaatkan perubahan sistem yang dilakukan oleh panitia pelaksana.

Di masa saya (hiks… udah tua nih) perubahan yang terjadi adalah perubahan ujian nasional dari EBTANAS (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional) menjadi UN (Ujian Nasional).

Dibarengi setelah itu perubahan dari UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri) menjadi SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru).

Sekali lagi… jangan sia-siakan kesempatan langka sekarang ini. Maksimalkan kemampuan kamu di UNBK dan hampiri kesempatan perubahan sistem penilaian SBMPTN 2018

Advertisements

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *