Amati: Saudari Yang Bertemu Teuku Wisnu

Mungkin sudah sikap normal sebagai manusia kalau bertemu dengan orang yang ia idolakan maka momen itu harus diabadikan. Apalagi di zaman sekarang dimana sebuah gadget multifungsi selalu dibawa-bawa untuk merekam momen tersebut. Ada sebuah kejadian menarik ketika acara #atm di SMESCO berakhir.

Setelah acara seminar #ATM, Teuku Wisnu sebagai pemateri dikepung remaja putri untuk foto bersama, meskipun tidak semua yang berfoto bersama adalah remaja putri dan ada juga ikhwan juga ada yang mengabadikan momen ini, tapi saya lebih tertarik kepada perilaku kaum hawa. Saudari saya seakan lupa dengan kajian yang baru disampaikan oleh ustad Felix Siau. Dalam wejangannya ustadz Felix membahas bagaimana laki-laki dan perempuan berinteraksi. Dua-duanya harus saling menjaga. Ada kaidah-kaidah yang harus dipegang teguh agar interaksi dalam kerangka hablumminannas tidak melanggar larangan Allah.

Semoga seorang Teuku Wisnu juga membaca postingan ini. Dalam berhijrah godaannya pasti ada. Dan godaan seorang artis seperti beliau adalah menjaga hati para penggemarnya sekaligus menjaga kaidah-kaidah berinteraksi. Ingatlah Bapak kisah nabi kita Muhammad SAW ketika membaiat wanita, beliau tidak menjabat tangan mereka namun menjaga jarak dan beliau membaiat dengan perkataan dan itu tidak mengurangi kewibawaan beliau dan kecintaan para wanita yang beriman kepada beliau SAW.

Beberapa dari saudari/saudara saya yang ikut seminar yang diadakan di gedung SMESCO ini mungkin sedang mencari pendamping yang sesuai dengan ayat “wanita yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk wanita yang baik.” Oleh karena itu mari mengambil pelajaran dari kisah sang ustadz yang berlabel fundamentalis romantis ini. Ketika kuliah ia diharuskan untuk masuk di hari libur untuk praktek lapangan. Kalau tidak salah prakteknya adalah menanam kedelai. Ketika sampai di tempat praktikum kebetulan hujan turun dan ustadz Felix dengan menggerutu melaksanakan tugasnya sebagai mahasiswa. Tidak disangka ternyata ada mahasiswi yang datang juga dengan tujuan yang sama yaitu praktek lapangan. Sang mahasiswi berbusana islam yang rapi langsung masuk ke area praktikum yang berlumpur. Itu momen ustadz Felix mengamati dan juga mungkin memutuskan si Mahasiswi cocok menjadi istri dan ibu bagi anak-anaknya. Alasannya sederhana, si Mahasiswi betul-betul menjaga auratnya dan tidak membuka celah auratnya tersingkap walau harus berhadapan dengan lumpur yang digambarkan oleh ustadz Felix lumpurnya tidak akan hilang walau dicuci beratus kali.

Sang ustadz mengaku kalau kriteria menjaga aurat yang merupakan salah satu bagian dari keimanan sang Mahasiswa adalah alasannya untuk melamar muslimah tersebut.

Advertisements

Satu Balasan untuk “Amati: Saudari Yang Bertemu Teuku Wisnu”

  1. Ping-balik: Teuku Wisnu dan Website Resmi Artis One Day One Juz | PencariCerah

Tinggalkan Balasan