About these ads

Al Aqsa dan Intifadha Ketiga Palestina

Gambar yang anda lihat diatas merupakan gambar yang sangat menginspirasi kaum Islamis di seluruh dunia. Bocah yang sedang anda lihat melawan tank merkava diatas merupakan anak Palestina yang mempertahankan tanah airnya. Peristiwa ini terkait dengan pendudukan tentara zionis Israel terhadap Masjidil Aqsa dimana mereka (zionis) mengklaim bahwa dibawah masjidil Aqsa terdapat komplek reruntuhan kuil Sulaiman a.s.
Saat ini gambar yang anda lihat mungkin akan berganti dengan gambar gagahnya prajurit Al Qassam, sayap militer Hamas yang dipimpin oleh Muhammad Dheif, tetapi gambar yang anda lihat tetap akan menjadi inspirasi setiap muslim yang dibakar semangat jihad untuk mempertahankan masjidil Aqsa. 
Saya teringat sebuah tulisan yang mengatakan pemimpin Al Qassam mempunyai visi yang jauh kedepan melampaui batas ruang dan waktu. Para pemimpin Al Qassam bersiap dengan intifada ketiga untuk membebaskan Palestina dari zionis Israel dan juga membebaskan komplek masjidil Aqsa dari kekuasaan Israel. 
Tak terhitung banyaknya provokasi yang dilakukan oleh zionis Israel untuk membuat bangkitnya perlawanan rakyat Palestina. Di awal kemunculan negara zionis ini, aktivis-aktivis ekstrim zionis memprovokasi umat Islam di dunia wa bil khusus Palestina dengan melakukan pembakaran di masjidil Aqsa. Bahkan beberapa bulan belakangan pihak keamanan zionis Israel sempat menutup akses muslim Palestina untuk beribadah di dalamnya. Bahkan untuk melakukan pembenaran atas klaim sepihak mereka (masjidil Aqsa dibangun diatas reruntuhan kuil Sulaiman a.s.) zionis Israel merampok peninggalan sejarah Palestina. Tindakan ini kemudian menuai kecaman di dunia internasional dan seperti biasa kecaman dan kutukan dunia hanya dianggap angin oleh Zionis.
Hamas dan Muhammad Dheif yang baru saja memenangkan peperangan dengan bala tentara zionis yang kejam bersiap untuk kemungkinan intifadah ketiga. Walaupun dianggap sebagai ancaman oleh gerakan Fatah, para pemimpin Hamas dan sayap militer mereka tegas mengatakan bahwa mereka tidak takut oleh ancaman gerakan Fatah malah sebaliknya mereka mengingatkan gerakan Fatah, yang semakin keluar dari jalur dan lebih dekat dengan solusi-solusi zionis yang melenakan, untuk mengangkat senjata dalam mempertahankan Palestina dan masjid Al Aqsa.
Al Qassam sendiri telah mempersiapkan 2500 pemuda untuk bergabung dalam gerakan intifada ketiga ini. Pemuda yang mereka persiapkan tentu tidak sembarangan karena persyaratan untuk masuk kedalam pasukan elit Al Qassam ini seseorang haruslah hafal Al Quran sebanyak 30 Juz, shalat subuh berjamaah di mesjid, selalu mengutamakan shalat jamaah di mesjid, dan lain sebagainya. Persyaratan inilah yang membuat Al Qassam menjadi pasukan yang elit, karena mereka telah menempa ruh dan keyakinan yang kuat untuk mendapatkan janji Allah (mati syahid atau hidup mulia).
Indonesia memang sedang dilanda perpecahan antar dirinya sendiri, tapi sembari menjaga keutuhan NKRI mari bersama mengingatkan teman, sahabat, keluarga dan orang-orang terdekat untuk selalu membantu Palestina melalui dana dan doa. 
About these ads

Leave a Reply

%d bloggers like this: