3 Statistik Laporan GA Untuk Membuat/Memperbaiki Konten Blog/Website

Google Analytics merupakan tool gratis dari google yang kita semua ketahui digunakan untuk mencatat statistik yang dihasilkan oleh kunjungan ke blog yang kita kelola. Ada beberapa jenis laporan yang diberikan oleh analytics bagi blogger atau webmaster. Laporan tersebut seperti sessions, Avg. Session Duration, Bounce Rate dan Goal Conversion Rate. 4 Laporan yang saya sebutkan tadi dapat anda temukan langsung begitu anda masuk akun google analytics dengan catatan anda telah menginstal pelacakan analytics.js di dalam blog terlebih dahulu.

Jika anda belum menginstal pelacakan analytics.js maka ikuti langkah-langkah menginstal pelacakan analytics.js yang banyak tersebar di internet.

Blog pribadi saya ini sudah menggunakan hosting dari blogger.com dari tahun 2008. Sejak pertama kali saya menggunakannya hingga saat ini saya sudah menginstal pelacakan analytics.js. Tetapi saya jarang mengunjungi dan menelaah data yang terdapat dalam google analytics dashboard.

Sesekali saya login ke google analytics hanya untuk melihat berapa banyak kunjungan yang saya dapatkan dalam sebulan. Dan saya hanya melihat 4 laporan diatas lalu setelah itu saya keluar dan membuat artikel baru. Disini kesalahan saya…

Blog saya yang sudah terbit dari tahun 2008 ini tidak tumbuh. Jika orang lain (blogger) sudah mendapatkan puluhan ribu pageview (bahkan visitor) per hari, blog saya seakan jalan ditempat. Situasi ini membuat saya sempat berpikir untuk berhenti mengelola blog dan memilih bisnis online yang lain.

Untungnya saya termasuk orang yang keras kepala. Saya tetap bertekad untuk berbuat sesuatu agar blog saya ini mendapatkan kunjungan yang semestinya. Tujuan saya satu. Ketika saya pensiun blog yang saya kelola (kandrawilko.info dan pencaricerah.com) bisa bantu saya dalam menjalani masa-masa pensiun.

Jadi langkah pertama saya adalah kembali mencari bagaimana cara membuat konten yang menarik dan saya menemukan artikel dari Neil Patel tentang cara menganalisa blog dengan 3 fitur yang sudah ada di google analytics.

Ketiga Fitur yang disebutkan dalam artikel tersebut adalah Laporan Average time on page (Durasi Rata-rata Kunjungan), Referrals (Perujuk), dan Interest (Minat). Ketiga laporan yang terdapat di google analytics ini menyimpan rahasia bagaimana anda membuat konten yang berbeda dengan blog lain tetapi tetap banyak dicari oleh orang melalui search engine.

Stats #1 Average Time on Page (Rata-rata Waktu di Laman)

google analytics stats average time on page
gambar: http://wordsbyevanporter.com/

Anda mungkin sering membaca jika konten adalah raja (content is king). Makanya sekarang baik blog maupun vlog tidak asal-asalan dalam menerbitkan konten. Jika anda membuat konten yang berbentuk teks dan membahas sebuah solusi atas satu permasalahan dengan lengkap dengan jumlah kata lebih dari 1500 seharusnya pengunjung anda akan berada di halaman artikel tersebut minimal selama 1 menit. Tetapi ternyata untuk artikel tersebut anda hanya mendapatkan data durasi rata-rata kunjungan di blog hanya 20 detik. Apa yang terjadi?

Mungkin gaya penulisan anda membosankan pengunjung blog anda tidak menemukan solusi dari apa yang mereka cari. Maka apa yang harus anda lakukan?

Menurut Neil Patel, dalam artikel These 3 Numbers in Google Analytics Will Help You Make Better Content, anda harus menemukan gaya penulisan yang disukai oleh pembaca. Laman mana dari tulisan anda dimana pengunjung betah membaca artikel dalam waktu yang anda tentukan. Cara menemukan artikel mana yang mendapatkan durasi yang lama cukup mudah.

1. Login ke akun google analytics anda
2. klik link yang direkomendasikan oleh neil patel berikut, http://goo.gl/09Npp
3. pilih properti analytics blog atau web anda  yang akan menampilkan laporan kustom tersebut

Saya sendiri mempraktekkan apa yang disampaikan oleh Neil Patel dalam artikel diatas. Dan saya menemukan jika artikel rekomendasi hosting untuk UKM memiliki durasi terlama dibaca oleh pengunjung.

Setelah menemukan gaya menulis seperti apa yang ternyata membuat pengunjung betah di laman artikel maka, kata Neil Patel, anda tinggal mengubah gaya penulisan yang ada di artikel lain yang telah terbit.

Stats #2 Referals

google analytics stats referral
gambar: blog kissmetric

Sebuah konten yang bagus, menurut Neil Patel, akan di-endorse oleh website lainnya. Apakah konten anda mendapat endorse dari website lain? Cara mengetahui apakah ada blog atau website yang melakukan backlink dengan anda adalah dengan melihat data referal. Cara mengetahuinya
1. Login ke akun google analytics anda
2. pada sidebar kiri anda pilih judul menu Acquitition (Akuisisi)
3. klik sub-menu Overview (ikhtisar)
Setelah anda klik sub-menu tersebut maka anda akan menemukan saluran (channel) dimana blog atau web anda di endorse oleh blog/website lain. Ada empat saluran secara default yang akan diperlihatkan yaitu: Organic Search (Penelusuran Organik), Direct (Langsung), Referal (Rujukan), Social (Media Sosial), dan Saluran Lainnya (Other).
4. klik pilihan Referal
5. pada bagian atas tabel cari fitur secondary dimension
6. setelah menu secondary dimension dibuka anda cari menu Behaviour (Perilaku) lalu klik
7. di menu Behaviour (Prilaku) Seconday Dimension tersebut cari sub-menu Destination Page (Laman Dituju)

Untuk blog kandra wilko saya menemukan banyak sekali spam referal. Apa itu spam referal? Spam referal adalah website yang menggunakan saluran data analytics agar kita (blogger) mengunjungi web atau situs mereka. Hampir semua spam referal yang terdapat di laporan referal saya merujuk ke homepage. Dan dari sekian banyak spam referal yang saya dapatkan saya mendapatkan com.google.android.apps.plus dan com.google.android.googlequicksearchbox, images.google.co.id, dan mysearch.com.

Kalau melihat alamat url yang saya dapatkan alhamdulillah banyak kunjungan yang saya dapatkan dari smartphone android melalui aplikasi google plus dan google search. Dan artikel saya tentang 35% penurunan earning adsense dan bikin situs bahasa indonesia yang menghasilkan dengan adsense merupakan artikel yang banyak dituju dari saluran gplus dan quicksearch.

So saya akan mengubah beberapa postingan di glus agar mendapatkan tambahan trafik. Bukan artikelnya loh ya. Karena kalau trafik datang dari gplus berarti gaya penulisan saya di gplus lebih mengena di bandingkan artikel.

Stats #3 Interest

google analytics stats user interests
sumber: business2community.com

Apa minat minat dari pengunjung anda? Jika anda tidak mengetahui minat dari pengunjung anda maka dapat dipastikan anda akan kesulitan untuk membuat konten yang sesuai dengan target pengunjung. Bagaimana cara kita mengetahui minat dari pengunjung jika pengunjung tersebut malah tidak pernah meninggalkan komentar di kolom yang sudah disediakan?

Ingat anda menggunakan pelacak yang bernama analytics.js.

Cara kerja dari skrip analytics.js yang anda instal adalah menempelkan cookie di web browser. Cookie ini akan menentukan seseorang merupakan pengunjung baru atau pengunjung lama. Dari cookie yang disematkan di google analytics ini google mendapatkan informasi apa saja yang telah dijelajahi oleh pengunjung tersebut sebelum si pengunjung datang ke blog yang kita terbitkan. Mengerikan sekaligus informatif ya…

Jika anda telah menginstal skrip analytics.js cukup lama tetapi belum pernah mengaktifkan fitur ini di dashboard saran saya aktifkan sekarang. Jika anda sudah lama mengaktifkan fitur ini maka anda akan mendapatkan data minat pengunjung yang telah dikumpulkan oleh google analytics.

Cara mengetahui minat yang dimiliki oleh pengunjung kita dengan google analytics adalah sebagai berikut:

  1. Di sidebar klik menu Audience (Pengunjung)
  2. Pilih Interest (Minat) dari menu drop-down yang tampil
  3. Klik Overview

Umumnya minat pengunjung yang dikumpulkan oleh google analytics terbagi atas tiga bagian yaitu:

  1. Affinity
  2. in-segment market
  3. lainnya (Other)

Kategori Affinity (Affinitas) menurut keterangan google yang disimpulkan oleh Neil Patel adalah hobi dari pengunjung kita. Kategor In-Segment Market (Segmentasi Pasar) adalah pengunjung yang sedang mencari informasi dan perbandingan produk. Dan terakhir Kategori lainnya (Other) pengunjung dengan minat yang lebih spesifik lagi. Contoh: Jika di Affinity (Afinitas) terlihat data minat pengunjung pada makanan (Foodies), maka di kategori Other akan dirinci lagi minat tersebut menjadi Recipes/Cuisine/East Asian.

Oke sekarang saya sudah tahu minat dari pengunjung saya lalu bagaimana?

Cara paling mudah membuat orang tertarik dengan kita adalah berbicara dengan bahasa lawan bicara tersebut. Di Islam, Rasulullah mengatakan (dikutip oleh sebuah hadist) bicaralah dengan bahasa lawan bicaramu. Maksudnya begini jika anda berhadapan dengan anak kecil bicaralah seperti anak kecil, jika anda berhadapan dengan orang dewasa seumuran gunakanlah bahasa yang gaul.

Jadi sesuaikan artikel anda dengan minat pengunjung anda. Tentunya perubahan setelah memahami statistik ini akan terjadi, oleh karena itu harus dibuat time schedule agar semua rancangan mencapai titik yang diinginkan.

Akhir Kata ..

Tool yang digunakan secara gratis dari google ini jangan disia-siakan. Maksudnya jangan sampai setelah instal lalu anda tinggal begitu saja. Jika anda tidak belajar dari kesalahan saya dalam menggunakan tool analytics dan pelacakan dari google ini, mungkin blog untuk bisnis online yang anda lakukan akan sia-sia.

Jadi berikan waktu sekali dalam seminggu untuk merenungi tulisan-tulisan yang telah anda terbitkan sebelumnya. Apakah sudah menjawab permasalahan dari pengunjung atau malah hanya menimbulkan masalah baru? Untuk sekarang cukup Average time on page, Referrals, dan Interest yang jadi bahan percobaan. Pastinya untuk mendapatkan trafik besar dengan artikel yang sedikit banyak hal yang harus dipersiapkan.

Advertisements

Tinggalkan Balasan