18 Pertanyaan Yang Ditanyakan Pada Saat Wawancara

18 pertanyaan yang ditanyakan pada saat wawancara ini saya ambil dari blog hubspot. Setelah membaca daftar pertanyaan wawancara hubspot ini, saya jadi ingat bahwa saat wawancara dulu pertanyaan-pertanyaan ini yang saya terima dari tim personalia perusahaan.

18 daftar pertanyaan wawancara ini digunakan oleh Director of Global Sales Development hubspot, Justin Hiatt, dalam mencari kandidat terbaik untuk bergabung dalam Sales Development Representatives.

Sales Development Representatives adalah sebuah posisi di hubspot yang merupakan perpaduan antara posisi sales dan marketing.

Walaupun digunakan untuk mencari seorang Sales Development Representatives (SDR) ketika saya membaca pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan saya merasa pertanyaan-pertanyaan tersebut sangat menggambarkan pertanyaan yang ditanyakan pada saat wawancara kerja. Mungkin cara tim personalia bertanya tidak persis sama, tetapi konteks yang dikandungnya sama.

Jadi harapan saya, pengunjung blog pencaricerah dapat sebuah pencerahan tentang bagaimana cara menjawab pertanyaan yang akan diajukan oleh Tim Personalia dari perusahaan yang anda lamar.

Berikut 18 Pertanyaan yang ditanyakan pada saat wawancara :

  1. What is your greatest achievement? (Apa pencapaian yang membanggakan saudara?)
  2. What puts that above the others? (Kenapa pengalaman tersebut yang menjadi istimewa?)
  3. What did you learn from that experience? (Apa yang anda pelajari dari pengalaman tersebut?)
  4. What goals have you set for yourself this year? (Apa resolusi anda tahun ini?)
  5. What have you done to hit them? (Apa yang harus anda lakukan untuk mencapainya?)
  6. How did you go about setting these goals? (Bagaimana cara anda menentukan resolusi anda?)
  7. Why is sales a career you’re interested in pursuing? (Kenapa memilih sales menjadi pilihan karir anda?)
  8. If you get this position, where do you want to take your career? (Jika anda diterima, apa yang ingin anda capai di karir anda?)
  9. What are two strenghs you have that will lead you to success? (Sebutkan 2 kelebihan anda yang akan membantu anda untuk sukses?)
  10. What do you feel will be most enjoyable about the position? (Menurut anda apa yang menarik dari posisi anda nanti?)
  11. What do you feel will be most challenging? (Menurut anda apa saja tantangan yang akan anda hadapi?)
  12. Who’s the best coach you’ve ever had in your life and why? (Siapa yang berpengaruh dalam hidup anda dan kenapa?)
  13. What did they teach you? (Apa yang mereka ajarkan kepada anda?)
  14. How can you apply those lesson in your job? (Bagaimana cara anda mengaplikasikan pelajaran-pelajaran tersebut dalam pekerjaan anda nantinya?)
  15. What is the last thing you taught yourself? (Hal apa yang anda pelajari akhir-akhir ini?)
  16. Why do you decide to learn it? (Kenapa anda mempelajarinya?)
  17. How would you apply this skill to your position? (Bagaimana cara anda mengaplikasikan pelajaran tersebut ke posisi anda nantinya?)
  18. Tell me about a time you failed or something didn’t quite go your way (Coba ceritakan tentang kegagalan anda atau sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan anda?)

Pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan tim personalia pada saat wawancara secara garis besar ingin mengetahui 6 atribut kunci dari kandidat (yaitu ANDA). 6 Atribut Kunci tersebut yaitu:

  1. Track Record of Achievement (Prestasi yang pernah anda raih)
  2. Result and Goal-Oriented (Hasil dan Berorientasi target)
  3. Sales Desire (Hasrat untuk Menjual)
  4. Coachability (Mau Dilatih)
  5. Commitment to Learning (Komitmen Belajar)
  6. Self Awareness (Pengenalan Jati Diri)

Kenapa tim personalia ingin menanyakan hal-hal yang tersebut diatas?

Penjelasannya sebagai berikut:

1. Track Record
Perusahaan mencari seseorang yang sangat spesial untuk menjadi bagian dalam keluarga besarnya. Orang tersebut tidak harus mempunyai pengalaman pekerjaan dibidang yang sama tetapi paling tidak kandidat harus mempunyai bakat dan “faktor X” untuk diterima.

2. Result and Goal-Oriented
Pertanyaan ini menyiratkan bahwa perusahaan ingin mengetahui dedikasi calon karyawan dalam mencapai tujuan yang telah ia tetapkan sebelumnya. Determinasi dan semangat pantang menyerah adalah dua kunci untuk menjadi seorang penjual sukses.
Perusahaan juga mencari orang-orang yang mempunyai ambisi untuk promosi dan mengembangkan karir. Kandidat tidak bergantung pada orang lain seperti manager untuk menetapkan tujuan bagi mereka.

3. Sales Desire
Motivasi menjadi bagian penting dari posisi sales development representative hubspot.
Tidak hanya hubspot dan posisi SDR juga. Hampir semua perusahaan menanyakan hal yang sama. Kenapa?
Karena motivasi akan selaras dengan performa karyawan itu sendiri.
Pertanyaan tentang tantangan atau apa yang tidak disukai oleh karyawan juga memberikan gambaran kepada perusahaan untuk memfilter kandidat. Contohnya, saat kandidat SDR hubspot mengatakan mereka tidak menyukai tugas yang berhubungan dengan menjawab telpon, tim personalia hubspot langsung menandai mereka dengan nilai minus. Menurut Justin Hiatt, seorang yang tidak suka mengangkat telpon tidak cocok berada di bidang sales.

4. Coachability
Perusahaan mencari kandidat yang bisa dilatih untuk posisinya dan belajar kemampuan-kemampuan yang diperlukan dalam waktu yang singkat.

5. Commitment to Learning
Kandidat yang ideal adalah kandidat yang mempunyai rasa haus untuk selalu belajar. Kalau Anda tidak menjelaskan apa saja yang telah dipelajari atau apa yang INGIN anda pelajari maka anda telah memberikan pertanda buruk kepada perusahaan.
Pertanyaan yang diberikan dalam Commitment to Learning juga menunjukkan intelektualitas anda. Orang yang menunjukkan rasa ingin tahu pastinya akan banyak bertanya dan dari sana akan digali informasi-informasi penting tentang hal yang ingin ia ketahui.

6. Self Awareness
Jika pertanyaan ini diberikan oleh tim personalia tujuannya adalah untuk mengetahui sejauhmana usaha yang telah anda lakukan untuk mencapai tujuan anda. Tidak semua keinginan manusia dapat diwujudkan. Oleh karena itu perusahaan ingin tahu bagaimana anda memotivasi diri anda sendiri untuk tidak menyerah pada kegagalan yang anda alami dalam mencapai tujuan anda.

Kesimpulan

Wawancara adalah sebuah kegiatan yang dilakukan oleh tim personalia sebuah perusahaan untuk mendapatkan informasi mengenai kandidat untuk mengisi posisi yang kosong.

Seorang kandidat harus berhati-hati dalam memilih jawaban yang akan ia berikan karena dari jawaban tersebut perusahaan (baca: tim personalia) akan melihat cocok atau tidak kandidat tersebut untuk posisi yang sedang kosong.

Dengan adanya 18 pertanyaan yang ditanyakan pada saat wawancara ini semoga dapat membantu rekan-rekan dalam mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang dituju.

Jika ada tanggapan mengenai artikel ini silahkan tulis di kolom komentar, dan tolong bantu sebarkan agar rekan-rekan yang masih dalam tahap mencari pekerjaan dapat terbantu.

About these ads

1 Comment

  1. […] anda telah mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang kira-kira ditanyakan oleh HRD ketika wawancara, tetapi ada hal lain yang belum […]

Leave a Reply